Viral Ular Muncul di Kaca Mobil saat Berkendara di BSD, Ini Kata Damkar yang Evakuasi

Kedua orang di dalam mobil melihat ular berukuran besar merayap di kaca depan mobil saat sedang melaju di kawasan BSD, Kabupaten Tangerang.

Diperbarui 30 Juli 2025, 12:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ular besar merayap di kaca mobil saat melaju di kawasan BSD.
  • Pengemudi panik mencari bantuan petugas Damkar terdekat.
  • Petugas Damkar evakuasi ular yang bersembunyi di kolong mobil.

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video viral yang memperlihatkan pengendara mobil yang terkejut dan ketakutan. Kedua orang di dalam mobil melihat ular berukuran besar merayap di kaca depan mobil saat sedang melaju di kawasan BSD, Kabupaten Tangerang.

Video tersebut viral dibagikan berbakal media sosial kawasan. Seperti @infopagedangan.

"Astagfirullahaladzim beb, tolong beb. Gede banget itu. Berhenti dulu, minta tolong, panggil satpam atau gimana," ungkap penumpang di mobil tersebut.

"Iya sebentar, cari dulu," ungkap pengemudi di dalam video tersebut.

Ular berukuran besar tersebut tetap merayap ke atap mobil, sementara mobil tetap melaju tenang. 

Dari video lainnya yang viral terlihat pengemudi berhasil mendatangi pos Damkar terdekat untuk meminta pertolongan. 

Dua petugas Damkar berbekal alat penjepit satwa berbahaya, mencoba mengevakuasi ular yang sudah sampai di atap mobil.

Lalu, saat coba ditarik, ular tersebut coba bersembunyi di kolong mobil dekat dengan ban belakang, hingga akhirnya berhasil dikeluarkan dari mobil.

"Enggak tahu ini masuk darimana, saya juga kaget,"ungkap pengemudi dalam video tersebut.

 

Kata Petugas Damkar

Ular tersebut pun dievakuasi dan dibawa petugas ke dalam pos.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Kapospol BPBD BSD, Darda membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, pengemudi mendatangi Pospol sekitar jam 21.00 WIB malam.

"Jam 9 malam. Datang dengan panik langsung anggota dan Danru tangani dan berhasil evakuasi ular dari atas mobil," katanya.

Ular tersebut pun langsung dievakuasi dan diserahkan ke BKSDA agar tidak membahayakan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6