PDIP-Gerindra Kakak Adik, PDIP: Abang dan Adik Sedarah, Tak Harus Satu Rumah Koalisi

Presiden Prabowo Subianto menyebut Partai Gerindra dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) seperti layaknya kakak beradik.

Diterbitkan 23 Juli 2025, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyebut Partai Gerindra dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) seperti layaknya kakak beradik.

Politikus PDIP Andreas Pareira menilai apa yang disampaikan Prabowo ada benarnya. Ia mengibaratkan, meski kakak beradik kandung, namun tidak mesti berada dalam satu rumah atau koalisi yang sama.

"Benar apa yang dikatakan oleh pak Prabowo ibaratnya abang-adik yang sedarah, tetapi tidak harus tinggal serumah," ujar Andreas saat dikonfirmasi, Rabu (24/7/2025).

Dia menyebut, meski berbeda rumah atau koalisi, sebagai saudara tetap bisa bekerjasama.

"Sebagai partai nasionalis pluralis PDI Perjuangan bersama atau pun tidak bersama di pemerintahan tetap bisa bekerjasama secara kritis untuk mengawal demokrasi dalam mekanisme check and balances," terang Andreas.

Sebelumnya, Politikus PDIP Guntur Romli menyebut pernyataan Prabowo menunjukkan kedekatan Prabowo-Megawati.

"Pernyataan itu untuk menunjukkan Pak Prabowo sebagai pengagum Bung Karno, kedekatan Pak Prabowo dengan Ibu Megawati, dan Gerindra dgn PDI Perjuangan yang sama-sama partai nasionalis," kata Guntur saat dikonfirmasi, Selasa 22 Juli 2025.

Meski memiliki kedekatan dengan Gerindra, Guntur menegaskan PDIP masih berada diluar pemerintah.

"Namun posisi PDI Perjuangan sampai saat ini berada di luar pemerintahan, kalau pun ada perubahan biasanya akan diputuskan di Kongres," pungkasnya.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto menyinggung semboyan Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno bahwa Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri. Dia menyebut Soekarno adalah milik semua rakyat Indonesia.

"Saya percaya bahwa niat kita semua adalah ingin Indonesia lebih baik, ingin Indonesia sejahtera, ingin Indonesia sungguh-sungguh merdeka, ingin Indonesia bangkit, berdiri di atas kaki kita sendiri. Itu semboyan proklamator kita, pendiri bangsa kita, Bung Karno, yang saya katakan Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Senin 21 Juli 2025.

 

Prabowo Sebut Negara Barat Ajarkan Demokrasi

Prabowo pun menyampaikan kepada Puan yang merupakan cucu Bung Karno, bahwa Sang Proklamator itu juga ayahnya. Bahkan, dia mengaku memiliki pemikiran Marhaenisme yang dianut Bung Karno.

"Nuwun sewu Mbak Puan, Bung Karno Bapak saya juga. Mungkin kalau dipotong, ini yang keluar Marhaen juga ini. Ini sebenarnya PDIP sama Gerindra ini kakak adik ini," ucap Prabowo.

Kendati begitu, kata dia, negara barat mengajarkan sebuah demokrasi. Sehingga, harus ada partai politik yang berada di luar koalisi pemerintah.

Hal ini agar ada pihak-pihak yang mengoreksi kebijakan-kebijakan pemerintah. Meski di luar koalisi, Prabowo menganggap PDIP sebagai seorang saudara.

"Tapi benar, kita ini karena apa ya, demokrasi kita kan diajarkan oleh negara barat, jadi enggak boleh koalisi. Satu, itu memang benar, harus ada yang di luar, koreksi kita gitu, ngoreksi tapi ya sedulur, ya kan?" tutup Prabowo Subianto.

 

Disebut Kakak Adik dengan Gerindra, PDIP: Sinyal-Sinyal dari Prabowo

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyebut Partai Gerindra dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) seperti kakak beradik.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menilai pernyataan itu adalah sinyal dari Prabowo soal kedekatan psikologis PDIP-Gerindra.

"Sinyal-sinyal yang ingin ditujukan Pak Prabowo bahwa PDIP punya hubungan psikologis juga dengan Gerindra. Karena dulu ketika berdirinya Gerindra Pak Prabowo menjadi wakil nya Bu Mega tahun 2009," ujar Deddy pada wartawan, Selasa (22/7/2025).

Menurut Deddy, dari pernyataan Prabowo tersebut bisa diartinya PDIP punya posisi istimewa bagi Prabowo.

"Beliau (Prabowo) menempatkan PDIP pada posisi yang special di pikiran beliau," jelas Deddy.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6