Doa Setelah Sholat Idul Adha: Amalan Penting dan Keutamaannya

Simak bacaan doa setelah sholat Idul Adha lengkap dengan tata cara dan keutamaannya agar ibadah semakin berkah.

Diterbitkan 06 Juni 2025, 09:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hari Raya Idul Adha adalah momen istimewa bagi umat Islam, identik dengan ibadah kurban dan doa yang tulus. Menyambut Idul Adha, umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah, termasuk doa-doa khusus yang memiliki keutamaan besar dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Tidak hanya saat sholat, bahkan sebelum menyembelih hewan kurban pun ada doa yang perlu dibaca agar ibadah kurban diterima dengan sempurna. Doa-doa tersebut tidak hanya penting dalam menjalankan ritual, tetapi juga memiliki makna yang dalam. Dengan berdoa, umat Muslim diingatkan untuk senantiasa mengharapkan ridha Allah dalam segala amalan, termasuk dalam ibadah kurban.

Seperti yang dijelaskan oleh para ulama, bacaan doa pada Idul Adha memiliki beberapa ragam yang bisa diamalkan, baik untuk menunaikan ibadah kurban maupun memperbanyak takbir pada hari raya tersebut. Mari kita simak lebih lanjut doa-doa apa saja yang wajib diketahui, serta bagaimana cara dan keutamaannya dalam meraih keberkahan Idul Adha.

Amalan Takbir pada Hari Raya Idul Adha

Pada hari Raya Idul Adha, salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah membaca takbir. Takbir dimulai dari pagi hari setelah sholat Subuh pada hari Arafah dan dilanjutkan hingga akhir hari Tasyrik. Takbir ini memiliki keutamaan tersendiri, sebagai bentuk pengagungan terhadap Allah SWT.

Menurut Imam Syafi'i, umat Islam dapat mengumandangkan takbir dengan lafal, 'Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar,' yang artinya 'Allah Maha Besar.' Selain itu, takbir juga dapat diiringi dengan kalimat tambahan yang mengandung pujian dan pengesaan terhadap Allah, seperti yang disebutkan dalam buku 'Amalan dan Doa Spesial Idul Adha.'

Bacaan takbir tersebut juga bisa ditambahkan dengan bacaan: 'Allaahu akbar kabiiraw walhamdu lillaahi katsiiraa. Wa subhaanallaahi bukkrataw wa ashiilaa.

Tata Cara Sholat Idul Adha Sesuai Sunnah

Sholat Ied Adha merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan umat Islam pada hari raya Idul Adha, tepatnya tanggal 10 Dzulhijjah. Ibadah ini dilakukan sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah SWT dan untuk memperingati pengorbanan Nabi Ibrahim AS. Sholat Ied Adha terdiri dari dua rakaat yang dilaksanakan secara berjamaah.

Pelaksanaannya memiliki beberapa kekhususan dibandingkan sholat wajib lima waktu, seperti adanya takbir tambahan dan tidak didahului dengan adzan maupun iqamah. Para ulama sepakat bahwa hukum melaksanakan sholat Ied Adha adalah sunnah muakkadah, yang berarti sangat dianjurkan.

Meskipun bukan kewajiban, Rasulullah SAW selalu mengerjakannya dan tidak pernah meninggalkannya selama beliau hidup. Dalil yang menunjukkan kesunnahan sholat Ied Adha antara lain: Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik RA bahwa Rasulullah SAW selalu melaksanakan sholat dua hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha).

  • Hadits riwayat Abu Daud dari Ummu Athiyyah RA bahwa Rasulullah SAW memerintahkan para wanita, termasuk yang sedang haid, untuk keluar menghadiri sholat Ied.
  • Meski hukumnya sunnah, umat Islam sangat dianjurkan untuk melaksanakannya karena memiliki banyak keutamaan dan hikmah.

Waktu dan Niat Sholat Idul Adha

Waktu pelaksanaan sholat Ied Adha dimulai sejak matahari terbit setinggi tombak (sekitar 15-20 menit setelah terbit) hingga matahari tergelincir ke arah barat (masuk waktu Dzuhur). Namun, dianjurkan untuk melaksanakannya lebih awal, yaitu sekitar 15-30 menit setelah matahari terbit.

Disunnahkan untuk mengakhirkan sholat Idul Fitri dan menyegerakan sholat Idul Adha. Jika tidak mengetahui masuknya hari raya kecuali setelah matahari tergelincir, maka sholat Ied dilaksanakan keesokan harinya. Sholat Ied Adha sebaiknya dilaksanakan di lapangan terbuka (tanah lapang), kecuali ada halangan seperti hujan.

Niat merupakan salah satu rukun sholat yang harus ada dalam hati. Untuk sholat Ied Adha, niatnya adalah sebagai berikut:

  • Untuk imam: أُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى Ushalli sunnatan li 'iidil adha rak'ataini imaaman lillaahi ta'aala Artinya: 'Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala'
  • Untuk makmum: أُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى Ushalli sunnatan li 'iidil adha rak'ataini ma'muuman lillaahi ta'aala Artinya: 'Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala'
  • Untuk yang sholat sendiri: أُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى Ushalli sunnatan li 'iidil adha rak'ataini lillaahi ta'aala Artinya: 'Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta'ala'

Tata Cara Sholat Ied Adha

Berikut adalah tata cara pelaksanaan sholat Ied Adha sesuai sunnah Rasulullah SAW:

  1. Melakukan niat sholat Ied Adha di dalam hati.
  2. Takbiratul ihram (mengangkat kedua tangan dan mengucapkan 'Allahu Akbar').

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6