Petugas Ungkap Kendala Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

Hampir lima jam, petugas berjibaku memadamkan kebakaran Gedung Bapenda DKI.

Diterbitkan 08 Agustus 2026, 11:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemadaman Gedung Bapenda lama karena petugas pastikan api tidak merambat dan angin kencang.
  • Api diduga berasal dari ruang server lantai 11, penyebab pasti masih diselidiki.
  • 30 unit damkar, 185 personel, dan 3 Bronto Skylift dikerahkan; satu warga dievakuasi selamat.

Liputan6.com, Jakarta - Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mengungkap alasan proses pemadaman Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta memakan waktu cukup lama. Petugas harus memastikan tidak ada titik api yang dapat memicu kebakaran kembali.

Laporan kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis No. 66, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8/2026) diterima petugas Gulkarmat sekitar pukul 21.30 WIB. Sembilan menit kemudian, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan pemadaman berlangsung cukup lama karena petugas harus memastikan api tidak merambat ke lantai lain.

“Memang tadi agak lama karena anggota kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan,” ujar Bayu di lokasi.

Petugas kemudian bergerak menyisir lantai atas. Hingga dini hari, penyisiran masih dilakukan hingga lantai 12 untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

“Kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan kembali. Saat ini teman-teman masih menyisir, sekarang sudah ada di lantai 12,” katanya.

Setelah hampir lima jam berjibaku, petugas mulai memasuki tahap pendinginan.

“Alhamdulillah sudah mulai pendinginan,” kata Bayu.

Bayu menyebut embusan angin yang cukup kencang sempat menjadi kendala. Kobaran api beberapa kali kembali membesar dan merambat.

“Kita tahu ya cuaca Jakarta, angin terasa agak sedikit cukup kencang. Itu yang menjadi pemicu kembali untuk timbulnya kebakaran,” ujarnya.

 

Kendala Lain

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran Dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Syarifudin mengungkapkan, terdapat sedikit hambatan yang dirasakan timnya dalam memadamkan api kebakaran di Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Jakarta Pusat.

"Hambatan pertama, kemarin kita kesulitan di tangga darurat ya, karena tebal ada asap,"

"Tapi secara umum tidak ada, karena yang terbakar cukup lumayan, lantai dari lantai 11 langsung ke atas. Untuk ke bawahnya kita bisa cover, jadi tidak ada penjalaran," tambahnya.

Selain kepulan asap tebal, Syarifudin juga mengatakan kertas-kertas yang berada di area kebakaran juga sempat jadi kendala. Sebab bahan tersebut mudah terbakar.

"Itu juga salah satunya tumpukan-tumpukan kertas, tumpukan itu, memang bahan yang mudah terbakar. Makanya ini kita sisir, tumpukan-tumpukan itu kita sisir, kita bongkar, biar benar-benar aman," jelas Syarifudin.

Lebih jauh Syarifudin juga menjelaskan terkait titik api kebakaran. Ia menyebut semua bermula dari gedung lantai 11. Namun belum diketahui secara pasti penyebabnya.

"Sementara informasi dari ini, dari lantai 11. Untuk penyebabnya proses penyelidikan kepolisian. Kita belum bisa memastikan untuk penyebab kebakaran itu sendiri," katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6