Liputan6.com, Jakarta Presiden Partai Buruh Said Iqbal angkat suara terkait kasus mahasiswa berinisial SSS yang ditangkap karena membuat meme Presiden Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi) sedang berciuman.
Said Iqbal menilai kebebasan berekspresi dalam menyampaikan pendapat di negara yang menganut demokrasi sesuai dengan konstitusi.
"Oleh karena itu Partai Buruh dan KSPI mendukung sikap dan langkah-langkah yang diambil oleh KM ITB dan civitas academi ITB yang meminta mahasiswi ITB tersebut dilepaskan dan tidak ada kriminalisasi," kata Said Iqbal, dalam keterangan resmi, Minggu (11/5/2025).
Advertisement
Partai Buruh dan KSPI mendesak Bareskrim Mabes Polri untuk melepaskan mahasiswi ITB tersebut dan tidak dilakukan tindakan kriminalisasi atas ekspresi yang diungkapnya.
Sebab, dia menilai lebih baik bila Polri melakukan tindakan persuasif dan dialog dengan mahasiswi tersebut yang didampingi oleh KM ITB tanpa perlunya penahanan dan tindakan kriminalisasi.
"Buruh mendukung perjuangan KM ITB dan para mahasiswanya dalam penegakan nilai-nilai demokrasi, serta perlu dibangunnya sebuah dialog sosial dalam menangani ekspresi yang dilakukan oleh kalangan mahasiswa dan rakyat," kata Said.
Sebelumnya diberitakan, seorang mahasiswi ITB berinisial SSS telah ditetapkan sebagai tersangka kasus meme Presiden RI Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi) sedang berciuman.
"Sudah (tersangka)" kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Erdi A. Chaniago pada wartawan, Sabtu (10/5/2025).
Mahasiswi tersebut diduga melanggar Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) dan/atau Pasal 51 ayat (1) jo Pasal 35 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukum 6 tahun penjara.
Menurut Erdi, saat ini SSS sudah ditahan di rumah tahanan (rutan) Bareskrim Polri. "Sudah ditahan, di Bareskrim," tuturnya.
Kata Erdi, penyidik Bareskrim Polri masih melakukan pendalaman soal kasus ini.
Â
Anggota DPR Minta Mahasiswi ITB Pembuat Meme Prabowo-Jokowi Ciuman Dibebaskan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1755112/original/0_1509352127-Mural_Pemimpin_Jerman_Timur_Erich_Honecker_berciuman_dengan_pemimpin_Uni_Soviet_Leonid_Brezhnev_di_Tembok_Berlin_pada_masa_Perang_Dingin__Wikimedia_CommonsBundesarchivJoachim_F_Thurn_.jpg)
Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana meminta aparat kepolisian membebaskan mahasiswi ITB yang ditangkap usai mengunggah meme Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sedang berciuman. Dia pun menyinggung mural serupa yang terlukis di Tembok Berlin.
"Kritik mahasiswa FSRD ITB melalui karya visual seperti itu harusnya bukan dimaknai secara literal. Itu metafor yang membutuhkan kecerdasan untuk menangkap maknanya," tutur Bonnie Triyana kepada wartawan, Minggu (11/5/2025).
Bonnie mengingatkan, seharusnya publik sekaligus pemerintah dapat berpikir lebih dalam, alih-alih meluapkan emosi. Di Tembok Berlin sendiri terpampang jelas Pemimpin Jerman Timur Erich Honecker dan Pemimpin Uni Soviet Leonid Brezhnev digambarkan berciuman, yang dimaknai sebagai simbol persahabatan.
"Meme itu mengajak kita berpikir, bukan mengajak kita marah. Apalagi dibikin oleh seorang mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB, yang pasti tak ingin menyerang kehormatan pribadi mantan presiden dan presiden yang kini memerintah," jelas dia.
"Mural yang sama juga ada di Tembok Berlin, yang melukiskan Erich Honecker dari Jerman Timur dan Leonid Brezhnev dari Uni Soviet, sedang berciuman, melambangkan persahabatan pemimpin dua negeri sosialis," sambungnya.
Bonnie menilai, suara mahasiswa sangat perlu mendapatkan ruang dalam demokrasi Indonesia. Bangsa ini diharapkan dapat lebih bijaksana dalam menafsirkan kreasi yang dibuat.
"Menurut saya, ini juga pertanda bahwa suara mahasiswa harus didengar, diberi ruang diskusi yang luas dalam rangka memperkuat pondasi demokrasi kita. Atau malah meme tersebut sebuah imbauan persatuan buat bangsa Indonesia. Kan bisa saja ditafsir demikian, namanya juga kreasi seni," kata dia.
"Jadi menurut saya polisi harus membebaskan mahasiswi tersebut. Biarkan dia belajar dari pengalaman ini dan juga membuat kita sama-sama belajar tentang arti berdemokrasi," ucap Bonnie menandaskan.
Â
Reporter: Alma Fikhasari
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Infografis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3386030/original/042383000_1614168916-Infografis_poin-poin_penting_penanganan_kasus_uu_ite.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312395/original/029328500_1785490278-Screenshot_2026-07-31_154400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5394044/original/017340400_1761624269-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1129521/original/070433500_1454399964-20160202-Reaksi-Presiden-FSPMIKSPI-Terkait-Tutupnya-Dua-Perusahaan-Raksasa-Elektronik-Helmi-tebe-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184984/original/001805500_1744356237-Prabowo_Subianto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1216097/original/056335700_1500809346-Screen_Shot_2017-07-23_at_17.34.30.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312461/original/030286400_1785494655-email-attachment_2026_07_31_ariefhakim-at-klyid_prabowo-subianto-sebut-semua-negara-gagal-karena-elitnya-ribut_1000393888.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311708/original/015209300_1785423333-IMG-20260730-WA0281.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9311856/original/087282700_1785465850-20260728_fecdb3eb4c7e25e2_momen_purbaya_hingga_danantara_mendadak_dipanggil_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311707/original/005886600_1785423333-IMG-20260730-WA0284.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311735/original/007703000_1785425716-IMG-20260730-WA0204.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303356/original/032748400_1784627628-IMG_5798.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311138/original/017677600_1785389537-IMG_6258.jpg)