Sukses

Cerita Megawati Protes Bung Karno Soal Teman-temannya Tak Pakai Sepatu saat Sekolah

Liputan6.com, Jakarta Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menceritakan kisah menarik mengenai sepatu yang dialami Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Kata Hasto, Proklamator RI Soekarno sampai bertindak.

Megawati saat ini masih di taman kanak-kanak. Sosok seorang yang sangat memperhatikan teman-temannya. Mulanya Megawati bersekolah di taman kanak-kanak di lingkungan Istana Negara bersama anak lainnya.

"Tapi sepatu punya cerita menarik dari Istana, karena ketika Ibu Megawati kecil beliau itu kan ada satu rumah di tengah taman di antara Istana Negara dan Istana Merdeka itu, yang dipakai untuk taman kanak-kanak," kata Hasto saat konferensi pers acara Banteng Ride And Night Run di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/1).

Acara olahraga yang digelar PDIP ini akan membagikan sepeda dan sepatu gratis untuk guru dan murid di daerah tertinggal.

"Istana ini kan suatu kampung, seluruh pegawai Istana itu ya tinggal disana," lanjutnya.

Suatu saat, Megawati kecil bangga masuk ke sekolah taman kanak-kanak dengan mengenakan sepatu.

Tak disangka, teman-temannya satu kelas tidak ada yang memakai sepatu. Megawati pun protes kepada sang ayah, Bung Karno.

"Ibu Mega protes kepada Bung Karno enggak mau sekolah selama teman-teman yang lain belum pakai sepatu yang sama," kata Hasto.

Menurut Hasto, apa yang dilakukan oleh Megawati merupakan sebuah sikap dan nilai-nilai sosial kepada sesama.

"Itulah nilai-nilai keadilan sosial yang tinggi," tambahnya.

Akhir cerita, lanjut Hasto, seluruh teman-teman Megawati diberikan sepatu oleh Bung Karno. Dan, mereka wajib mengenakan itu saat bersekolah.

"Cerita tentang sepatu ini akhirnya, sama Bung Karno seluruh anak-anak Istana itu TK, diberikan sepatu dan wajib memakai sepatu," kata Hasto.

 

2 dari 2 halaman

Agenda Banteng Ride dan Night Run 2022

 

Untuk diketahui, agenda Banteng Ride dan Night Run 2022 akan dilaksanakan di enam kota, yakni GBK, Jakarta; Borobudur, DIY; Danau Toba, Sumatera Utara, Kupang serta Labuan Bajo, NTT; dan Mandalika, NTB. PDIP memasukkan tempat tersebut untuk mendukung lima destinasi wisata prioritas Indonesia.

 

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

  • Dr.(H.C.) Hj. Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri adalah Presiden Indonesia ke 5 periode  23 Juli 2001 — 20 Oktober 2004.
    Dr.(H.C.) Hj. Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri adalah Presiden Indonesia ke 5 periode 23 Juli 2001 — 20 Oktober 2004.
    Megawati
  • Bung Karno