Cerita Napak Tilas Megawati di Rumah Masa Kecil Bung Karno

Megawati menyoroti masih minimnya pengetahuan pemandu soal masa kecil Bung Karno.

Diterbitkan 15 Juni 2026, 18:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Megawati meminta Istana Gebang ditutup sehari untuk perawatan koleksi dan foto kusam.
  • Megawati menyoroti pengetahuan pemandu terbatas dan usul penambahan staf museum.
  • Wali Kota Blitar akan tambah petugas; Megawati usul rekam pertanyaan pengunjung.

 

Liputan6.com, Jakarta - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri melakukan napak tilas ke rumah masa kecil Presiden pertama RI, Soekarno, Istana Gebang, Blitar pasa Senin (15/6/2026).

Usai berkeliling ke area museum dan menerima penjelasan dari pemandu, Megawati meminta agar Istana Gebang dapat ditutup untuk umum selama satu hari dalam sepekan. Waktu libur itu dapat dimanfaatkan secara khusus untuk pembersihan dan perawatan koleksi museum.

“Saya minta museum ini ditutup sehari. Bersihkan semuanya. Barang-barang di sini harus dirawat dengan baik,” kata Megawati.

Megawati juga menyoroti sejumlah koleksi foto di museum yang sudah terlihat kusam dan membutuhkan perawatan profesional.

 

Pengetahuan Pemandu Terbatas

Pada kesempatan itu, dia juga menyadari bahwa pengetahuan kedua petugas itu masih terbatas mengenai detail masa kecil Bung Karno dan keluarganya saat tinggal di Blitar.

"Harus ada kursus khusus untuk menambah pengetahuan tentang Bung Karno, terutama masa kecilnya dan keluarganya. Pegawai museum harus diberi kursus supaya pengunjung mengerti dengan penjelasan mereka,” jelas Megawati.

Alhasil, dia banyak memberikan informasi baru kepada petugas Istana Gebang saat berkeliling. Megawati menjelaskan satu per satu koleksi foto, termasuk ruangan mana yang dihuni oleh siapa di masa kecil Bung Karno.

Selain itu, dalam dialognya dengan petugas, Megawati menanyakan jumlah pengunjung harian. Petugas menjawab rata-rata 200 orang per hari. Namun, dengan hanya dua orang petugas yang memberi informasi, Megawati menilai itu sangat tidak memadai.

“Harusnya bisa ditambah jadi 10 orang. Mana Pak Wali? Bisa ada anggarannya nggak untuk penambahan staf?” ujar Megawati.

 

Wali Kota Blitar Bakal Tambah Petugas

Wali Kota Blitar H.Syauqqul Muhibbin yang ada di lokasi langsung menjawab dan bakal mengupayakan permintaan soal jumlah petugas tersebut.

Tak hanya itu, Megawati juga mengusulkan agar pertanyaan yang diajukan pengunjung dapat direkam dan dikumpulkan. Menurut dia, hal itu penting agar museum bisa mengetahui apa saja yang ingin diketahui publik tentang Bung Karno, sehingga pelayanan bisa terus ditingkatkan.

Di sela-sela napak tilas, Megawati dan juga menyempatkan diri mengecek sumur tua di kompleks Istana Gebang. Didapati bahwa sumur tersebut ternyata masih berfungsi dengan baik.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6