Sukses

Kasus Kematian Akibat COVID-19 Meningkat, Satgas Kekurangan Tenaga Pemulasaraan Jenazah

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Bidang Koordinasi Relawan Satgas COVID-19 Andre Rahadian mengatakan saat ini kekurangan tenaga pemulasaraan akibat kenaikan kasus kematian akibat COVID-19. Untuk itu, dia berharap ada ralawan yang bersedia menjadi tenaga pemulasaraan.

“Kenapa relawan sangat diharapkan untuk turun tangan dalam proses ini? Karena data dan fakta mengatakan bahwa angka kematian yang tinggi menyebabkan terjadinya antrean jenazah untuk proses pemulasaraan," jelas Andre dalam keterangan pers diterima, Jumat (30/7/2021).

Andre juga berharap, seluruh jenazah dapat diproses secara cepat dan tepat oleh tenaga pembantu pemulasaraan yang paham mengenai cara pemulasaraan jenazah. Tidak hanya dengan protokol kesehatan COVID-19 tetapi juga sesuai dengan pedoman keagamaan.

"Saya harap ini mampu menggugah hati para relawan untuk turun tangan menjadi relawan pemulasaraan jenazah COVID-19 sebagai tenaga pembantu yang memiliki standar keahlian dan pemahaman yang tepat," jelas dia.

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Wahyu Tantular Tunggul Kuncahyo mengatakan kurangnya relawan di bidan pemulasaraan, membuat jenazah COVID-19 sempat terbengkalai.

"Jenazah di beberapa lokasi, diketahui tertahan karena minimnya tenaga pemulasaraan yang tersedia," ujar Wahyu.

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

2 dari 3 halaman

Kewalahan

Senada, Wakil Kepala BAZNAS Tanggap Bencana, Taufiq Hidayat, memaparkan bahwa selama peningkatan kasus COVID-19 banyak fasilitas kesehatan yang kewalahan dan mengakibatkan pasien melakukan isolasi mandiri dengan kondisi protokol kesehatan yang kurang layak.

"Ini kemudian menyebabkan polemik baru dengan banyak meningkatnya kasus kematian dalam keadaan isoman dimana jenazah telah meninggal lebih dari empat jam, bahkan beberapa tercatat lebih dari 20 jam," tambah dia menandasi.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: