Liputan6.com, Jakarta - Sampah kondom hingga celana dalam ditemukan menyumbat gorong-gorong di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Sampah itu diduga berasal dari hotel dan gedung-gedung di kawasan tersebut.
Berdasarkan sejumlah foto yang diterima dari PD PAL Jaya, tampak tumpukan penampakan sampah kondom dan celana dalam berbaur dengan sampah-sampah rumah tangga lainnya.
Tampak juga sejumlah sampah plastik dan lilitan kabel bekas yang diangkat dari dalam gorong-gorong.
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2858369/original/076667600_1563535155-WhatsApp_Image_2019-07-19_at_18.16.57.jpeg)
"Sampah-sampah itu 10 karung, bermacam-macam. Ada celana dalam, baju, pampers, termasuk kondom. Kondom banyak sekali,"kata Direktur Utama PD PAL Jaya Subekti saat dihubungi, Jumat (19/7/2019).
Dia menjelaskan terdapat sampah yang dibuang melalui jamban yang di-flus. Selain itu petugas PAL Jaya juga menemukan kabel, akan tetapi Subekti belum mengetahui jenisnya.
"Jadi kabel-kabel utuh, masih 35 meter. Besok masih ada lagi enggak tahu," ucap dia.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2858400/original/085129100_1563536238-WhatsApp_Image_2019-07-19_at_18.31.08.jpeg)
Subekti menyatakan sampah kondom dan celana dalam yang ditemukan pun hingga saat ini berjumlah hingga 10 karung. Awalnya, lanjut dia, penemuan sampah tersebut berawal dari adanya penyumbatan air sejak 2 Juli 2019 dan ditemukan di gorong-gorong belakang Kedutaan Malaysia.
Dia menduga sejumlah sampah itu berasal dari hotel, perkantoran, hingga gedung tinggi di kawasan Mega Kuningan.
Â
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2858223/original/081842700_1563528089-WhatsApp_Image_2019-07-19_at_16.18.57.jpeg)
"Sekarang belum sempurna lancar. Penanganan Sabtu besok kan Sabtu kan gedung-gedung tinggi banyak yang libur, sehingga limbahnya sedikit," jelasnya.
Subekti mengatakan PD PAL Jaya pernah mengumpulkan pengelola gedung di Mega Kuningan untuk tegas kepada tenant-tenant. Perlu ada peringatan kembali agar tidak membuang sampah di lubang toilet.
"Jangan sampai buang padatan apa pun, biasanya di WC, di-flush. Yang banyak itu kan pembalut pantyliner, celana dalam, dimasukkan ke WC, langsung di-flush di situ. Terus ya termasuk kondom, celana dalam. Bahkan botol plastik banyak sekali," kata Subekti.
Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295706/original/066644800_1783939615-cek_fakta_-_prasetyo_hadi_umumkan_dana_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317894/original/043579200_1786076765-Screenshot_2026-08-07_110222.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318485/original/050923200_1786098399-Cek_fakta_-_blt_umkm_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2858371/original/021282200_1563535428-WhatsApp_Image_2019-07-19_at_18.16.51.jpeg)