Liputan6.com, Jakarta - Teras sederhana sebenarnya bisa terlihat jauh lebih berkelas jika ditata dengan tepat. Cara membuat teras sederhana terlihat mahal dengan tanaman tidak selalu membutuhkan furnitur mahal atau renovasi besar. Pemilihan tanaman, bentuk pot, komposisi warna, hingga cara menyusunnya dapat membuat area depan rumah terasa lebih rapi dan berkarakter.
Tanaman menjadi salah satu elemen yang mudah digunakan untuk mengubah suasana teras. Kehadiran dedaunan hijau dapat membuat area masuk rumah terasa lebih segar, sementara pot dengan bentuk dan warna yang tepat memberikan kesan dekorasi yang direncanakan.
Namun, terlalu banyak tanaman juga bisa membuat teras terlihat penuh dan kurang teratur. Karena itu, kuncinya bukan sekadar menambah tanaman, melainkan memilih beberapa jenis yang sesuai lalu menatanya dengan komposisi yang seimbang. Berikut ulasan Liputan6.com, Jumat (25/9/2026).
Advertisement
1. Pilih Pot dengan Warna dan Bentuk yang Seragam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287445/original/089092400_1783227618-Gemini_Generated_Image_7aj3l7aj3l7aj3l7.jpg)
Salah satu perubahan paling sederhana yang dapat langsung membuat teras tampak lebih mahal adalah menyamakan tampilan pot. Teras yang dipenuhi pot dengan berbagai warna, ukuran, dan bentuk memang bisa terasa hidup, tetapi jika tidak ditata dengan baik, tampilannya mudah terlihat berantakan.
Untuk mendapatkan kesan elegan, pilih satu gaya pot sebagai benang merah. Misalnya, gunakan pot semen berwarna abu-abu, pot keramik putih, atau pot bernuansa hitam dengan bentuk sederhana. Tidak harus seluruh pot benar-benar identik, tetapi setidaknya memiliki warna, material, atau bentuk yang saling berhubungan.
Keseragaman tersebut membuat tanaman yang berbeda-beda tetap terlihat sebagai satu kesatuan. Prinsip ini juga membantu menciptakan kesan bahwa dekorasi teras memang dirancang sejak awal, bukan sekadar mengumpulkan tanaman yang tersedia.
Jika anggaran terbatas, tidak perlu mengganti semua pot. Kelompokkan pot lama berdasarkan warna yang paling mirip, kemudian letakkan di area yang berbeda. Pot yang kurang menarik juga dapat ditempatkan di belakang dan disamarkan dengan tanaman yang lebih rimbun.
2. Susun Tanaman dengan Ketinggian Berbeda
Teras akan terasa lebih dinamis jika tanaman tidak diletakkan dalam satu garis dengan ketinggian yang sama. Gunakan kombinasi tanaman tinggi, sedang, dan rendah untuk menciptakan lapisan visual.
Misalnya, tanaman dengan bentuk tegak dapat ditempatkan di belakang. Di bagian tengah, letakkan tanaman dengan daun lebih lebat, sementara tanaman berukuran kecil atau menjuntai dapat mengisi bagian depan.
Komposisi seperti ini membuat sudut teras tampak lebih penuh tanpa harus memasukkan terlalu banyak pot. Salah satu prinsip yang bisa digunakan adalah rule of threes, yakni mengelompokkan tiga elemen dengan bentuk atau ketinggian berbeda agar susunannya terasa lebih alami.
Contohnya, satu tanaman tinggi dapat dipadukan dengan tanaman rimbun berukuran sedang dan tanaman kecil yang menjuntai. Perbedaan bentuk daun juga dapat digunakan untuk menciptakan kontras.
Hindari menempatkan semua tanaman dalam satu kelompok yang terlalu padat. Berikan sedikit ruang di antara setiap pot sehingga bentuk tanaman dan pot tetap dapat terlihat.
3. Gunakan Tanaman dengan Bentuk Daun yang Tegas
Tidak semua tanaman memiliki efek visual yang sama ketika digunakan sebagai dekorasi teras. Untuk mendapatkan nuansa elegan, tanaman dengan bentuk daun yang tegas dan siluet yang mudah dikenali dapat menjadi pilihan.
Lidah mertua, monstera, palem berukuran kecil, atau tanaman dengan bentuk pertumbuhan yang teratur dapat digunakan sebagai titik perhatian. Tanaman seperti ini memberikan kesan arsitektural karena bentuknya mampu menjadi bagian dari komposisi ruang, bukan hanya berfungsi sebagai penghijauan.
Tanaman berdaun besar juga dapat ditempatkan pada sudut kosong untuk memberikan kesan dramatis. Sebaliknya, tanaman dengan daun kecil dapat digunakan sebagai pengisi agar komposisi tidak terlalu berat.
Prinsipnya adalah memilih beberapa tanaman yang memiliki karakter kuat daripada memenuhi teras dengan banyak jenis tanaman. Pendekatan yang lebih selektif membuat area terlihat lebih tenang dan terkurasi.
Advertisement
4. Tutup Permukaan Media Tanam agar Pot Terlihat Rapi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289668/original/075530800_1783412054-Kombinasi_Tanaman_Hias_dalam_Pot_yang_Cocok_untuk_Teras_Sempit_2.jpg)
Detail kecil sering kali menentukan apakah susunan tanaman terlihat biasa saja atau lebih premium. Salah satunya adalah kondisi permukaan tanah di dalam pot.
Media tanam yang terlihat berantakan, terkena cipratan air, atau bercampur dengan daun kering dapat mengurangi kesan rapi. Karena itu, permukaan media tanam dapat ditutup menggunakan material dekoratif seperti batu koral, batu alam berukuran kecil, atau bahan alami yang bersih dan sesuai dengan jenis tanaman.
Lapisan tersebut tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga membuat bagian atas pot terlihat lebih selesai. Warna batu dapat disesuaikan dengan pot. Pot hitam, misalnya, dapat dipadukan dengan batu berwarna terang untuk menghasilkan kontras.
Namun, jangan menutup permukaan media terlalu tebal. Tetap sisakan ruang yang sesuai agar sirkulasi udara dan kondisi media tanaman tidak terganggu. Pastikan pula bahan penutup tidak menyebabkan air menggenang di permukaan.
5. Tempatkan Tanaman Besar sebagai Bingkai Pintu
Pintu utama dapat menjadi titik fokus teras. Salah satu cara sederhana untuk memperkuat area tersebut adalah meletakkan dua tanaman berukuran sedang hingga besar di sisi kiri dan kanan pintu.
Susunan yang relatif simetris memberikan kesan formal dan teratur. Dua pot dengan ukuran serupa dapat digunakan untuk menciptakan efek seperti bingkai alami pada pintu.
Tanaman tidak harus sama persis. Jika ingin tampilan yang lebih santai, gunakan dua tanaman dengan karakter berbeda tetapi memiliki ukuran dan warna pot yang serupa. Sebaliknya, jika menginginkan tampilan yang lebih klasik, gunakan pasangan tanaman yang sama.
Pastikan ukuran tanaman tetap proporsional dengan teras. Pot yang terlalu kecil akan terlihat tenggelam, sedangkan tanaman yang terlalu besar dapat membuat pintu dan jalur masuk terasa sempit.
Prinsip ini sejalan dengan gagasan bahwa ukuran tanaman dan wadah perlu diperhatikan secara bersamaan. Planter berukuran besar dapat menjadi elemen pernyataan tersendiri, tetapi jangan sampai menghalangi akses masuk.
6. Sisakan Ruang agar Teras Tidak Terlihat Penuh
Kesan mahal sering kali justru muncul dari ruang kosong. Teras yang dipenuhi tanaman, kursi, meja kecil, rak, dan berbagai dekorasi belum tentu terlihat lebih menarik. Sebaliknya, terlalu banyak elemen dapat membuat mata kesulitan menentukan titik perhatian.
Dalam menerapkan cara membuat teras sederhana terlihat mahal dengan tanaman, gunakan pendekatan yang lebih selektif. Pilih beberapa tanaman yang benar-benar memiliki fungsi visual, kemudian beri jarak di antaranya.
Misalnya, satu sudut dapat diisi tanaman tinggi dalam pot besar. Di sisi lainnya, letakkan tiga pot dengan ukuran berbeda. Bagian tengah teras dibiarkan lebih lapang sebagai jalur berjalan.
Konsep ini membuat setiap tanaman memiliki ruang untuk "bernapas". Bentuk daun, warna pot, serta tekstur material di sekitar tanaman juga menjadi lebih mudah terlihat.
Jika teras berukuran kecil, jangan merasa harus memasukkan banyak koleksi tanaman. Dua atau tiga pot dengan komposisi yang baik dapat memberikan dampak visual lebih kuat dibandingkan belasan pot kecil yang disusun tanpa pola.
7. Padukan Tanaman dengan Detail Teras yang Bersih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289671/original/009673900_1783412055-Kombinasi_Tanaman_Hias_dalam_Pot_yang_Cocok_untuk_Teras_Sempit_5.jpg)
Tanaman akan terlihat lebih menonjol ketika lingkungan di sekitarnya juga terawat. Karena itu, setelah menata tanaman, perhatikan bagian teras yang sering luput seperti lantai, dinding, kusen, pintu, dan pagar.
Lantai sebaiknya bebas dari tanah, daun kering, dan genangan air. Jika terdapat elemen kayu seperti bangku, pagar, atau rak tanaman, permukaannya dapat dibersihkan dan dirawat agar tidak terlihat kusam.
Detail kecil seperti nomor rumah yang memiliki desain menarik juga dapat membantu memperkuat karakter area depan. Begitu pula dengan pencahayaan yang ditempatkan secara proporsional untuk menonjolkan tanaman pada malam hari.
Warna juga perlu diperhatikan. Teras dengan dinding bernuansa netral dapat dipadukan dengan tanaman hijau sebagai aksen alami. Sementara itu, elemen berwarna gelap dapat digunakan secara terbatas untuk menciptakan kontras yang lebih kuat.
Tidak perlu memasukkan terlalu banyak warna. Palet sederhana seperti putih, abu-abu, hitam, warna kayu, dan hijau tanaman sudah cukup untuk menghasilkan suasana yang tenang dan elegan.
Cara Menata Tanaman agar Teras Tetap Nyaman
Selain mengejar tampilan, tanaman yang digunakan di teras sebaiknya disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Perhatikan jumlah cahaya matahari, arah datangnya hujan, sirkulasi udara, serta ukuran ruang yang tersedia.
Tanaman yang membutuhkan banyak cahaya sebaiknya ditempatkan di area yang mendapatkan sinar sesuai kebutuhannya. Sebaliknya, tanaman yang lebih toleran terhadap naungan dapat ditempatkan di bawah atap teras.
Perhatikan pula kebutuhan penyiraman. Pot dengan lubang drainase yang baik penting agar air tidak menggenang, terutama ketika teras berada di area yang sering terkena hujan.
Kerapian juga perlu dipertahankan secara berkala. Daun kering, tanaman yang tumbuh tidak terkendali, dan pot yang mulai berlumut dapat mengurangi kesan elegan. Dengan perawatan sederhana tetapi konsisten, komposisi tanaman akan tetap terlihat teratur.
Pada akhirnya, cara membuat teras sederhana terlihat mahal dengan tanaman lebih banyak berkaitan dengan penataan daripada jumlah tanaman atau harga dekorasi. Pilih beberapa tanaman yang memiliki bentuk menarik, gunakan pot yang saling menyatu secara visual, buat komposisi bertingkat, dan sisakan ruang kosong agar teras tidak terasa sesak.
Dengan pendekatan tersebut, teras sederhana dapat berubah menjadi area depan rumah yang terasa lebih rapi, segar, dan berkelas tanpa harus melakukan renovasi besar.
Advertisement
Tanya Jawab Seputar Menghias Teras dengan Tanaman
1. Tanaman apa yang cocok untuk membuat teras terlihat elegan?
Tanaman dengan bentuk daun yang tegas dan siluet yang jelas dapat digunakan, seperti lidah mertua, monstera, atau beberapa jenis palem berukuran kecil. Pilih tanaman berdasarkan kondisi cahaya dan ukuran teras agar tetap mudah dirawat.
2. Apakah semua pot tanaman harus sama?
Tidak harus identik. Namun, menyamakan warna, material, atau bentuk pot dapat membuat teras terlihat lebih rapi dan terencana. Jika ingin menggunakan pot berbeda, pilih beberapa pot yang masih memiliki elemen visual yang sama.
3. Berapa banyak tanaman yang sebaiknya diletakkan di teras kecil?
Tidak ada jumlah yang mutlak. Untuk teras kecil, beberapa tanaman dengan ukuran dan bentuk yang berbeda biasanya sudah cukup. Utamakan komposisi dan sisakan ruang untuk berjalan agar area tidak terlihat penuh.
4. Bagaimana membuat pot tanaman terlihat lebih mahal?
Gunakan pot dengan desain sederhana, warna netral, dan ukuran yang proporsional dengan tanaman. Permukaan media tanam juga dapat dirapikan menggunakan batu dekoratif yang sesuai agar bagian dalam pot terlihat lebih bersih.
5. Apakah tanaman harus diletakkan secara simetris?
Tidak selalu. Simetri cocok untuk area seperti sisi pintu utama karena memberikan kesan formal dan teratur. Sementara itu, susunan asimetris dengan tanaman berbeda tinggi dapat memberikan tampilan yang lebih natural selama tetap memiliki keseimbangan visual.
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322276/original/052969300_1786524029-IMG_2901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264387/original/067811000_1782109347-PLN_-_cek_fakta_lip6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259429/original/010721900_1781500706-cek_fakta_cpns_PUPR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335012/original/001849900_1787908276-01M13KW67ENCX5S74SZC9K9M9C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358312/original/037026900_1790330955-Ciri_Orang_yang_Selalu_Memilih_Duduk_di_Pojok_Kafe_Menurut_Psikologi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358291/original/084430200_1790329397-HL_Ayam_Rica.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358264/original/033667000_1790328716-8d499865-6a49-4271-a228-25b5fe3de5cc.jpg)