Liputan6.com, Jakarta: Mabes Polri memeriksa delapan saksi terkait bentrokan yang terjadi pada saat pendaftaran bakal calon Bupati Puncak, Jayapura. Hingga saat ini, masih belum ada satu orang pun yang ditetapkan sebagai tersangka.
"Dipimpin Wakabareskrim Irjen pol Bekto Soeprapto, kita sedang melakukan pemeriksaan. Ada delapan saksi yang kita periksa untuk menetapkan siapa pelakunya," kata Kapolri Jendral Pol. Timur Pradopo di Lapangan Lalu Lintas Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (6/8).
Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam menjelaskan, kejadian berdarah tersebut terjadi ketika Simon Alom mendaftar ke kantor KPU sebagai bakal calon Bupati Puncak. Namun, berkas Simon ditolak lantaran ketua partainya telah mencabut dukungan.
"Selanjutnya massa pendukung saudara Simon marah dan menyerang massa saudara Thomas Tabuni sehingga terjadi bentrok," kata Anton [baca: Pengamanan di Ilaga Diperketat]. Meski pasukan Brimob BKO dan anggota Polsek Ilaga sempat menghalau untuk tidak saling serang, namun massa kedua kubu tetap berperang dengan menggunakan panah dan batu.(ASW/ULF)
"Dipimpin Wakabareskrim Irjen pol Bekto Soeprapto, kita sedang melakukan pemeriksaan. Ada delapan saksi yang kita periksa untuk menetapkan siapa pelakunya," kata Kapolri Jendral Pol. Timur Pradopo di Lapangan Lalu Lintas Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (6/8).
Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam menjelaskan, kejadian berdarah tersebut terjadi ketika Simon Alom mendaftar ke kantor KPU sebagai bakal calon Bupati Puncak. Namun, berkas Simon ditolak lantaran ketua partainya telah mencabut dukungan.
"Selanjutnya massa pendukung saudara Simon marah dan menyerang massa saudara Thomas Tabuni sehingga terjadi bentrok," kata Anton [baca: Pengamanan di Ilaga Diperketat]. Meski pasukan Brimob BKO dan anggota Polsek Ilaga sempat menghalau untuk tidak saling serang, namun massa kedua kubu tetap berperang dengan menggunakan panah dan batu.(ASW/ULF)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7915199/original/007053000_1780746673-87a95eff-89b4-4b3c-ac8b-2122d6b93d4b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264387/original/067811000_1782109347-PLN_-_cek_fakta_lip6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380253/original/006195600_1792662795-cek_fakta_-_megawati_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4651071/original/079522700_1700118528-cek_fakta_produk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)