Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto membuka Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (22/10/2026). Dalam kesempatan itu, dirinya menekankan kesejahteraan jangan menjadi sebatas slogan, karena kekuatan ekonomi bangsa harus dirasakan secara nyata oleh rakyat.
Prabowo menjelaskan, garis kebijakan ekonomi yang dijalankan pemerintah ialah meningkatkan kesejahteraan rakyat, yang artinya penghasilan rakyat harus naik dan setiap keluarga punya daya beli yang nyata.
Dirinya juga mengatakan kekuatan ekonomi bangsa yang sesungguhnya harus dirasakan oleh rakyat secara nyata, petani di desa-desa, nelayan di pesisir, pedagang di pasar-pasar, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, serta ibu-ibu yang berjuang membantu ekonomi keluarganya.
Advertisement
"Garis ekonomi kita harus bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kesejahteraan tidak boleh hanya menjadi kata-kata slogan. Arti sesungguhnya kesejahteraan adalah penghasilan rakyat secara real, secara nyata, harus meningkat," kata Prabowo.
Demi mewujudkan kesejahteraan rakyat itu, Presiden menyampaikan pemerintah pusat beserta pemerintah daerah harus dapat menguasai dan mengamankan seluruh kekayaan bangsa.
"Sumber alam Indonesia harus dijaga, harus dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," ujarnya.
Terkait peningkatan kesejahteraan rakyat, Presiden Prabowo menilai penyaluran kredit/pinjaman produktif total sebanyak Rp53,15 triliun kepada 2 juta lebih debitur pada periode Agustus-Oktober 2026 oleh 343 lembaga jasa keuangan sebagai prestasi yang membanggakan.
Para penerima pinjaman itu sebagian besar merupakan masyarakat berpenghasilan rendah di perkotaan, masyarakat pedesaan, ojek online (ojol), pedagang pasar, petani, dan nelayan.
Oleh karena itu, Presiden menargetkan pada tahun 2027 besaran kredit yang akan disalurkan kepada masyarakat akan bertambah menjadi Rp400 triliun untuk 28 juta keluarga.
"Kalau dengan istri dan anak, itu berarti dikali empat, kurang lebih 100 juta rakyat kita. Itu kemampuan kita sekarang," kata Prabowo.
Namun ada yang menarik saat Presiden Prabowo Subianto berbicara di Rakornas TPAKD kemarin. Saat mengabsen kepala daerah yang hadir, Prabowo mempertanyakan kehadiran Gubernur Jabar Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM.
"Ke mana KDM itu? Yang paling dekat enggak hadir malah. Pasti sibuk. Oke," ujar Prabowo.
Usat punya usut KDM diketahui tidak hadir di Rakornas TPAKD karena berada di lapangan untuk memimpin dan meninjau langsung pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Ciremai.
KDMÂ diketahui tengah memimpin langsung upaya pemadaman kebakaran hutan yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) di Kabupaten Kuningan.
Saat kebakaran terjadi, KDMÂ langsung bertolak ke lokasi kebakaran, untuk mengonsolidasikan tim gabungan setelah api terdeteksi membakar area hutan bambu seluas kurang lebih dua hektare, guna mengantisipasi perluasan titik api di tengah cuaca terik kemarau.
"Mohon doanya kepada semua warga Jawa Barat agar kebakaran Gunung Ciremai segera teratasi. Saya ke lokasi memimpin langsung upaya pemadaman api," kata KDM di akun sosial medianya.
Â
Â
Â
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7915199/original/007053000_1780746673-87a95eff-89b4-4b3c-ac8b-2122d6b93d4b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264387/original/067811000_1782109347-PLN_-_cek_fakta_lip6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380253/original/006195600_1792662795-cek_fakta_-_megawati_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4651071/original/079522700_1700118528-cek_fakta_produk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380327/original/051644100_1792670168-IMG-20261022-WA0052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359742/original/014720700_1790573611-HOAX__26_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343335/original/092273200_1788851870-HOAX__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481050/original/073182400_1769075263-Gubernur_Jawa_Barat_Dedi_Mulyadi.jpg)