Pembangunan Gedung Baru DPR Hingga Mudik

Pekan ini, anggota Dewan lagi-lagi membuat kontroversi dengan rencana membangun gedung baru dengan dana APBN RP 1,6 triliun. Di tengah suara protes rakyat, pekan ini tradisi mudik juga sudah terasa.

Diterbitkan 04 September 2010, 05:48 WIB
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Bukan anggota DPR namanya jika tak membuat kontroversi. Disindir, dikritik, atau dicaci maki nampaknya sudah tidak mempan lagi. Pekan ini, yang menjadi kontroversi adalah rencana membangun gedung baru DPR super mewah berlantai 36 senilai Rp 1,6 triliun.

Padahal, rakyatnya masih banyak yang tinggal di bedeng-bedeng. Masih banyak yang antre bahan kebutuhan pokok dan uang zakat. Jangankan memikirkan nasib warga miskin di pelosok, permukiman kumuh di Ibu Kota pun ribuah jumlahnya. Seandainya uang yang diambil dari anggaran APBN itu untuk rakyat. Mungkin bisa menolong sekitar 22 juta warga miskin.

Pekan ini, hiruk pikuk mudik Lebaran mulai terasa. Di stasiun, terminal, maupun pelabuhan lalu lalang pemudik dengan barang bawaannya jadi pemandangan khas.

Kejahatan musiman pun tiba. Kasus pencurian, penjambretan, pembiusan, hingga hipnotis merajai musim mudik Lebaran. Sejumlah barang-barang berharga pemudik jadi incaran pelaku kejahatan.(BOG)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6