Liputan6.com, Jakarta - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali merangkak naik pada Sabtu (17/10/2026). Penguatan hari ini melanjutkan kenaikan tipis sehari sebelumnya.
Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini menguat tipis Rp 7.000 menjadi Rp 2.572.000 per gram. Sedangkan kemarin, harga emas Antam dilego Rp 2.565.000 per gram.
Sejalan dengan harga jual, nilai jual kembali (buyback) emas Antam turut terkerek naik dengan angka lebih besar yaitu Rp 12.000. Harga buyback hari ini Rp 2.387.000 per gram. Harga buyback merupakan nominal yang diterima oleh pemilik emas ketika menjual kembali emas batangannya ke pihak Antam.
Advertisement
Pergerakan harga emas Antam bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar serta tren harga emas global. Sebagai catatan sejarah, rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) emas Antam pernah tercatat pada Kamis (29/1/2026) lalu di level Rp 3.168.000 per gram, dengan harga buyback menembus Rp 2.989.000 per gram.
Dalam setiap transaksi emas Antam, berlaku ketentuan perpajakan sesuai regulasi yang berjalan. Pembelian emas batangan dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,25% dari harga dasar yang tertera.
Sementara itu, untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000, konsumen dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% yang dipotong langsung dari total nilai transaksi.
Rincian harga emas Antam hari ini:
- 0,5 gram: Rp 1.336.000
- 1 gram: Rp 2.572.000
- 2 gram: Rp 5.094.000
- 3 gram: Rp 7.623.000
- 5 gram: Rp 12.675.000
- 10 gram: Rp 25.270.000
- 25 gram: Rp 63.010.000
- 50 gram: Rp 125.855.000
- 100 gram: Rp 251.560.000
- 250 gram: Rp 628.590.000
- 500 gram: Rp 1.256.900.000
- 1.000 gram: Rp 2.512.600.000.
Harga Emas Dunia Turun Sepekan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309011/original/063278500_1785214678-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__07_13_04_AM.jpg)
Harga emas dunia menuju penurunan mingguan karena pelaku pasar mencermati peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) lebih lanjut pada tahun ini. Kekhawatiran tersebut muncul setelah serangkaian data inflasi Amerika Serikat (AS) menunjukkan kenaikan yang lebih tinggi dari perkiraan.
Mengutip CNBC, Sabtu (17/10/2026), harga emas di pasar spot naik tipis 0,1% menjadi US$ 4.175,34 per ons pada akhir perdagangan Jumat. Namun, sepanjang pekan ini, harga emas masih terkoreksi 0,4%.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember naik 0,7% menjadi US$ 4.198,20 per ons.
Kepala Strategi Komoditas Global TD Securities, Bart Melek, mengatakan pergerakan harga emas masih terbatas dalam rentang tertentu dan cenderung mendekati batas bawah level dukungan.
“Kita masih bergerak dalam rentang yang terbatas dan cenderung menuju batas bawah level dukungan. Alasan utamanya adalah masih banyak ketidakjelasan mengenai langkah yang akan diambil The Fed,” kata Melek.
Ketidakpastian arah kebijakan moneter AS menjadi salah satu faktor yang membatasi penguatan harga emas.
Advertisement
Peluang Kenaikan Suku Bunga Meningkat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)
Ketua The Fed Kevin Warsh menyampaikan optimisme terhadap kekuatan ekonomi AS. Namun, ia tidak memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga bank sentral selanjutnya.
Data yang dirilis Kamis menunjukkan harga produsen AS mencatat kenaikan bulanan terbesar dalam 4,5 tahun terakhir. Data tersebut menyusul laporan inflasi konsumen pada Rabu yang menunjukkan kenaikan harga semakin cepat pada September.
Presiden Federal Reserve Bank of Chicago, Austan Goolsbee, menyebut data inflasi tersebut sebagai sesuatu yang “mengecewakan”.
Sementara itu, Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland, Beth Hammack, mengatakan The Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga secara lebih agresif jika ekspektasi inflasi masyarakat memburuk secara signifikan.
Menurut perangkat FedWatch milik CME Group, pelaku pasar secara umum memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada bulan ini. Namun, peluang kenaikan suku bunga pada Desember diperkirakan mencapai 90%.
Emas biasanya dipandang sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi. Namun, kenaikan suku bunga cenderung mengurangi daya tarik emas karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil bunga.
Berpotensi Melemah hingga Akhir Tahun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
Ekonom Iklim dan Komoditas Capital Economics, Hamad Hussain, memperkirakan harga emas berpotensi bergerak lebih rendah hingga akhir 2026.
“Sepanjang sisa tahun ini, harga emas kemungkinan akan bergerak turun secara bertahap seiring The Fed terus menaikkan suku bunga dan kekhawatiran mengenai berakhirnya ledakan investasi AI terbukti hanya bersifat sementara,” kata Hussain.
Prospek tersebut mencerminkan tekanan dari kebijakan moneter yang lebih ketat serta perubahan sentimen investor terhadap sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Di sisi lain, pasar emas India mencatat perkembangan berbeda. Harga emas di negara tersebut diperdagangkan dengan premi pada pekan ini untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga bulan. Penurunan harga sebelumnya mendorong peningkatan pembelian perhiasan.
Sementara itu, harga logam mulia lainnya di pasar spot bergerak menguat pada Jumat. Perak naik 0,3% menjadi US$ 57,62 per ons, platinum menguat 1,1% menjadi US$ 1.643,70 per ons, dan paladium naik 0,4% ke US$ 1.130,75 per ons.
Meski mencatat kenaikan pada perdagangan harian, ketiga logam tersebut masih berada di jalur penurunan mingguan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324489/original/034633400_1786708826-cek_fakta_balik_nama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375486/original/079437900_1792149415-cek_fakta_-OJK_pinjol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350102/original/012008800_1789559335-Cek_fakta_-_ustaz_Abdul_Somad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375195/original/050145200_1792134418-Screenshot_2026-10-16_132433.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352151/original/051235700_1610959710-20210118-Emas-Antam-5.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192689/original/010053900_1595929323-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372984/original/071478900_1791941924-Peraih_Nobel_Ekonomi_2024_James.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373749/original/023146400_1791975535-1000792310.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)