Nyopet Saat Arak-Arakan Jokowi-JK, 2 Remaja Digelandang Polisi

Dua pencopet yang diketahui bernama Ahmad Yani (17) dan Andre (20) dikeroyok massa pada saat acara hiburan usai pelantikan Jokowi.

Diterbitkan 20 Oktober 2014, 16:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan usai pelantikan Jokowi dalam rangka menyambut Presiden dan Wakilnya yang baru dilantik di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat sedikit mengalami kericuhan. Dilaporkan telah terjadi aksi pencopetan.

Dua pencopet yang diketahui bernama Ahmad Yani (17) dan Andre (20) dikeroyok massa pada saat acara penyambutan Jokowi-JK. Kedua remaja itu pun babak belur dihajar warga.

Kejadian itu bermula ketika Andre berusaha mencopet barang berharga milik Lukman (42). Saat itu, korban yang merasa ada sesuatu yang janggal langsung menunjuk Andre dan berteriak copet.

"Saya liat dia rogoh kantong tas saya, dia dari awal memang sudah mencurigakan. Saya liat dia mengambil HP saya, saya jelas banget liatnya, ada temannya lagi yang bareng dia," kata Lukman di lokasi, Senin (20/10/2014).

Beruntung, aksi main hakim sendiri itu bisa diredam polisi berpakaian preman, yang langsung membawanya ke Pos Polisi Bundaran HI.

Sementara itu, petugas Jaga Pos Polisi Bundaran HI I Nengah Brata mengatakan, kedua pencopet tersebut  langsung diproses lebih lanjut.

"Kita sudah mendapatkan saksi-saksi dan korban yang di copetnya dan kita bawa kedua tersangka ke polsek Gambir," ucap I Nengah Brata di Pos Polisi Bundran HI.

Ia pun mengimbau kepada para warga yang meramaikan acara kirab budaya dan arak-arakan dalam rangka pelantikan Jokowi, untuk lebih berhati-hati menjaga barang bawaan.

"Diimbau untuk para warga masyarakat agar lebih berhati dengan barang bawaanya agar tidak hilang. Kalau ada yang mencurigakan langsung saja lapor ke pos jaga yang kita sediakan," tutup I Nengah. (Mut)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6