Liputan6.com, Jakarta - Tren olahraga kini banyak diwarnai aktivitas berkelompok, mulai dari CrossFit, SoulCycle, hingga klub lari pagi. Berolahraga bersama orang lain memang menawarkan sejumlah keuntungan.
Selain membuat aktivitas fisik terasa lebih menyenangkan, kegiatan ini juga membuka kesempatan untuk bersosialisasi dan menjaga motivasi mencapai target kebugaran. Meski begitu, tidak semua orang menikmati olahraga sambil berinteraksi.
Bagi sebagian orang, berolahraga sendirian justru menjadi pilihan untuk menikmati me time. Aktivitas ini memberi ruang untuk fokus pada kebutuhan tubuh sekaligus melepas penat dari rutinitas.
Advertisement
"Olahraga berkelompok cocok untuk orang yang ekstrover atau ingin bertemu orang baru, yang terbantu dengan struktur yang jelas, yang merasa bosan berolahraga sendirian, atau yang kesulitan mempertahankan motivasi sendiri," kata psikolog asal Boston, Eric Endlich, dikutip dari Health News, Rabu, 4 November 2026.
Sebaliknya, olahraga mandiri lebih sesuai bagi mereka yang pemalu, sibuk, independen, atau memiliki motivasi tinggi. Fisioterapis sekaligus pelatih olahraga, Dr. Jonathan Bae, menambahkan bahwa setiap orang, baik introvert maupun ekstrovert, tetap membutuhkan ruang pribadi.
Preferensi tersebut juga terlihat dalam studi pada 2019. Orang dewasa muda cenderung memilih olahraga sendiri untuk mencapai target kebugaran, sedangkan kelompok usia lebih tua lebih menyukai aktivitas bersama orang lain.
Pandemi COVID-19 turut membuat sebagian orang terbiasa berolahraga secara mandiri. Pemilik Fitness Energy sekaligus ilmuwan olahraga dan pelatih lari, Jane Kilkenny, mengatakan, "Sesi olahraga sendirian adalah cara yang bagus untuk meningkatkan suasana hati dan menyeimbangkan emosi."
Punya Fleksibelitas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316107/original/035215600_1785913306-IMG_2377.jpeg)
Fleksibilitas menjadi salah satu alasan Jeremy Austin, kontraktor TI di District of Columbia, memilih olahraga sendirian. Ia bisa mengatur waktu latihan tanpa perlu menyesuaikan jadwal dengan orang lain.
"Latihan seperti push-up, curl, dan gerakan otot perut bisa saya lakukan malam hari setelah makan, bahkan sambil menonton TV," katanya, dilansir dari Body and Soul News.
Olahraga mandiri juga memudahkan seseorang memanfaatkan waktu luang secara spontan. Jeda 10 hingga 15 menit di sela pekerjaan bisa diisi dengan jalan cepat atau beberapa set squat di gym kantor.
Selain fleksibilitas waktu, aktivitas ini memberi kesempatan untuk menikmati waktu pribadi. Pelatih pribadi sekaligus pemilik gym di Richmond, Justin Weis, mengatakan, "Ada sesuatu yang sangat terapeutik dalam berlari, yaitu memiliki waktu sendirian itu."
Aktivitas fisik juga membantu mengelola stres, kecemasan, serta gejala depresi. Berolahraga tanpa tuntutan interaksi sosial dapat menjadi kesempatan untuk mengenali kebutuhan diri dan melepas ketegangan.
Advertisement
Bebas Bereksperimen dengan Aktivitas Baru
![[Bintang] Kata Astrologer: 5 Zodiak Ini Takut untuk Coba Hal Baru](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/ygJA5rGpuTp7vIsaM-3ihE22cTM=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1834994/original/009336000_1516175838-ryan-christodoulou-401973.jpg)
Olahraga sendirian memberi kebebasan untuk mencoba berbagai gerakan tanpa merasa canggung di hadapan orang lain. Anda bisa berlari kecil di jalan masuk rumah atau mengikuti gerakan aerobik dari video lama.Â
Keleluasaan lainnya terletak pada pilihan musik dan suasana latihan. Anda bisa menentukan sendiri lagu yang ingin didengarkan hingga intensitas olahraga sesuai kenyamanan.
Meski demikian, rutinitas kebugaran tidak harus selalu dilakukan seorang diri. Sesekali mengajak teman atau keluarga berolahraga juga memberikan manfaat, terutama untuk menjaga hubungan sosial.
Pelatih lari Jane Kilkenny menyarankan agar keduanya mendapat tempat dalam jadwal mingguan. "Waktu bersama keluarga dan teman sangat penting bagi kesehatan, dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari waktu bersama tersebut hanya akan meningkatkan manfaatnya," ujarnya.
Cara Tetap Termotivasi saat Berolahraga Sendirian
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2650385/original/063833900_1547017612-Christopher_Campbell.jpg)
Menjaga motivasi saat olahraga sendirian membutuhkan target yang jelas. Pelatih lari Jane Kilkenny menyarankan agar setiap sesi memiliki tujuan agar latihan tetap terarah. Ia juga menganjurkan untuk mengikuti rencana latihan dan mencatat perkembangan secara berkala.
Aspek keselamatan tidak kalah penting, terutama saat melakukan latihan dengan risiko cedera. Mengangkat beban berat, misalnya, sebaiknya dilakukan dengan pendamping untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
"Berdasarkan jenis cedera yang kami temui di klinik kami, risiko cedera jelas lebih tinggi saat berolahraga sendirian," kata fisioterapis Dr. Jonathan Bae dari Sydney Sports Physio & Fitness.
Ia menjelaskan, berjalan kaki, berenang, dan berlari dapat memicu cedera ringan yang berkembang menjadi masalah lebih serius jika tidak ditangani. Risiko tersebut perlu diwaspadai, terutama ketika seseorang kembali berolahraga setelah lama tidak aktif. Tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan intensitas dan beban latihan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317894/original/043579200_1786076765-Screenshot_2026-08-07_110222.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6126278/original/025631900_1779010300-Tugas__13_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4229554/original/072896300_1668664585-raphael-wild-dGgUn0nMUJ4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390481/original/004073900_1793843992-cropped-634c3ae3-dbe6-4892-8283-6e86efe24c96.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389223/original/008638100_1793699838-michael-oldach-T3Mj9MRLB8M-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389124/original/080497200_1793697102-Direktur_Penyakit_Tidak_Menular_Kementerian_Kesehatan_RI__dr._Siti_Nadia_Tarmizi__M.Epid__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388110/original/003865700_1793600889-j-schiemann-Z4Sxy1_3wdY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386893/original/024807800_1793411304-IMG_20261030_144049.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4765549/original/022645500_1709818647-Ilustrasi_olahraga_di_pagi_hari__joging__lari.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385897/original/098515500_1793278230-IMG-20261029-WA0170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4956173/original/091390900_1727649638-martine-jacobsen-qyRqnkqtSP8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384847/original/023495500_1793183985-h.jpeg)