Prabowo Sebut Olahraga Jadi Simbol Kehormatan Bangsa

Prabowo Subianto menyerahkan bonus kepada atlet berprestasi Asian Games dan Para Games.

Diterbitkan 29 Oktober 2026, 19:55 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan olahraga memiliki arti penting bagi kehormatan dan kekuatan bangsa. Dia menyampaikan prestasi olahraga tak hanya mencerminkan kemampuan para atlet, namun juga semangat dan daya juang suatu bangsa.

Hal ini disampaikan Prabowo saat memberikan apresiasi dan bonus kepada para atlet peraih medali Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke-5 Aichi-Nagoya 2026 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (29/10/2026).

"Olahraga adalah kehormatan bangsa, bangsa yang kuat akan mencerminkan bahwa rakyatnya kuat, rakyat yang kuat, rakyat yang semangat. Rakyat yang semangat, bangsa semangat, bangsa tidak dapat ditaklukkan, kita ingin jadi bangsa yang terhormat," kata Prabowo, Kamis (29/10/2026).

Dia menyampaikan penghargaan kepada seluruh atlet, pelatih, dan anggota kontingen Indonesia yang telah berjuang membawa nama Merah Putih di ajang olahraga tingkat Asia. Prabowo menyebut para atlet sebagai putra-putri terbaik bangsa yang telah berjuang untuk membela kehormatan Indonesia.

"Saudara-saudara putra putri terbaik bangsa, saudara telah berjuang keras untuk membela kehormatan bangsa, untuk itu saya ucapkan terima kasih," tuturnya.

Prabowo turut mengapresiasi capaian kontingen Indonesia pada Asian Games dan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Pada Asian Games, Indonesia meraih 5 medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu atau total 39 medali, melampaui target empat emas. Sementara pada Asian Para Games, Indonesia berhasil meraih 15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu atau total 73 medali, melampaui target tujuh emas.

Kendati begitu, Prabowo mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat Indonesia cepat berpuas diri. Menurut dia, Indonesia masih harus bekerja dan berjuang lebih keras untuk meningkatkan prestasi.

"Kita tidak boleh cepat puas, kita negara keempat terbesar di dunia, kita harus berjuang lebih keras lagi," jelas Prabowo.

 

Bonus Bagian dari Pengakuan Negara

Prabowo menekankan bonus yang diberikan pemerintah kepada para atlet dan pelatih bukan semata bentuk hadiah atas pencapaian medali.

Dia menyampaikan bonus tersebut merupakan pengakuan negara terhadap kerja keras para atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama bangsa Indonesia di dunia internasional.

"Bonus bukan sekadar hadiah, bonus adalah pengakuan, penghargaan atas jerih payah saudara-saudara," pungkas Prabowo.

Sebagai informasi, pemerintah memberikan bonus dengan besaran berbeda berdasarkan jenis medali dan nomor pertandingan. Untuk atlet nomor perorangan, peraih medali emas memperoleh Rp 3 miliar, medali perak Rp 525 juta, dan medali perunggu Rp 262,5 juta. Pada nomor ganda, bonus diberikan sebesar Rp 2,4 miliar untuk emas, Rp 420 juta untuk perak, dan Rp 210 juta untuk perunggu.

Sementara bagi atlet nomor beregu, peraih medali emas memperoleh bonus Rp 1,5 miliar, perak Rp 315 juta, dan perunggu Rp 157,5 juta.

Selain atlet, pemerintah juga memberikan bonus kepada para pelatih. Pelatih atlet nomor perorangan atau ganda memperoleh bonus Rp 900 juta untuk medali emas, Rp 157,5 juta untuk perak, dan Rp 78,75 juta untuk perunggu. Sedangkan pelatih nomor beregu memperoleh Rp1,2 miliar untuk emas, Rp 210 juta untuk perak, dan Rp 105 juta untuk perunggu.

Untuk medali kedua dan seterusnya yang diraih, bonus bagi pelatih diberikan sebesar Rp 450 juta untuk emas, Rp 78,75 juta untuk perak, serta Rp 39,375 juta untuk perunggu.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6