Liputan6.com, Jakarta - Mencari alternatif camilan unik yang mudah dibuat di rumah? Mempraktikkan resep keripik kemangi renyah tahan lama bisa menjadi pilihan cerdas untuk menemani waktu bersantai Anda. Daun kemangi yang biasanya hanya menjadi pelengkap lalapan atau bumbu aromatik masakan, kini bisa disulap menjadi camilan garing yang bikin ketagihan.
Keunggulan utama dari kreasi keripik daun ini terletak pada perpaduan aroma wanginya yang khas dan sensasi gurih dari balutan tepung berbumbu. Camilan ini sangat cocok disajikan sebagai teman minum teh di sore hari maupun sebagai pelengkap renyah saat menikmati hidangan berkuah seperti bakso, soto, atau mi ayam.
Mengolah dedaunan herbal ini menjadi camilan krispi nyatanya tidak membutuhkan teknik memasak yang rumit. Dengan racikan adonan pelapis yang pas dan teknik menggoreng yang tepat, daun kemangi segar akan berubah menjadi keripik yang garingnya awet berhari-hari. Simak resep lengkapnya berikut ini, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (28/10/2026).
Advertisement
Bahan-Bahan Membuat Keripik Kemangi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384370/original/075869800_1793168468-a7b349e6-1a26-46f2-9f95-5ad2a0d6a707.jpg)
Kunci dari keripik yang awet renyahnya ada pada komposisi adonan tepung dan kualitas daun yang digunakan. Pastikan semua bahan ini tersedia sebelum mulai menyalakan kompor.
Bahan Utama:
- 2 ikat besar daun kemangi segar, petik daunnya saja dan buang batang kerasnya
- 500 ml minyak goreng (untuk metode deep frying)
Bumbu Halus:
- 4 siung bawang putih
- 2 butir kemiri, sangrai sebentar
- 1 sendok teh ketumbar bubuk sangrai
- 1/2 sendok teh kaldu jamur atau kaldu ayam bubuk
- Garam secukupnya
Bahan Pelapis:
- 150 gram tepung beras kualitas baik
- 30 gram tepung tapioka (tepung kanji)
- 1 butir telur ayam ukuran kecil, kocok lepas
- 150 ml air es atau air sangat dingin (kunci tekstur krispi)
Advertisement
Cara Membuat Keripik Kemangi yang Garing
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4607278/original/096682500_1697023456-jason-briscoe-n4ymhyyFY7A-unsplash.jpg)
Proses penggorengan keripik daun menuntut ketelatenan agar lembaran daun tidak saling menempel di wajan. Ikuti panduan langkah demi langkah berikut ini untuk hasil yang sempurna.
1. Menyiapkan Daun Kemangi
Cuci bersih daun kemangi yang sudah dipetik di bawah air mengalir. Tiriskan hingga benar-benar kering dan tidak ada sisa air yang menempel, karena daun yang basah akan membuat adonan tepung sulit melekat dan minyak meletup saat digoreng.
2. Meracik Adonan Tepung
Siapkan wadah yang cukup besar, campurkan tepung beras, tepung tapioka, dan bumbu halus. Masukkan kocokan telur dan tuangkan air es sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga adonan mencapai tingkat kekentalan yang pas (tidak terlalu encer dan tidak terlalu kaku).
3. Melapisi Daun Kemangi
Ambil beberapa lembar daun kemangi, lalu celupkan ke dalam adonan tepung satu per satu. Pastikan seluruh permukaan daun terlapisi adonan tipis agar tekstur keriting tepung bisa terbentuk saat masuk ke minyak panas.
4. Proses Penggorengan
Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak dengan api sedang. Masukkan daun kemangi berlapis tepung satu per satu agar tidak lengket satu sama lain. Goreng hingga buih minyak berkurang dan warnanya berubah kuning keemasan. Angkat, tiriskan, dan sajikan setelah dingin.
Tips Hasil Maksimal Keripik Kemangi Renyah Tahan Lama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3488410/original/088879500_1624253864-bunch-fresh-basil-wooden-board.jpg)
Mendapatkan tekstur keripik daun yang garing maksimal menuntut sedikit trik ekstra pada saat proses pengolahannya di dapur. Terapkan panduan ringan berikut ini agar camilan buatan Anda tidak mudah melempem saat disimpan berhari-hari.
- Selalu gunakan air es atau air dingin saat membuat adonan tepung pelapis karena perbedaan suhu yang ekstrem dengan minyak panas akan menghasilkan tekstur yang super renyah.
- Pilih daun kemangi yang ukurannya agak lebar dan tua, karena daun yang masih terlalu muda biasanya sangat tipis dan mudah gosong saat digoreng.
- Gunakan saringan kawat ganda saat meniriskan keripik, lalu letakkan di atas tisu dapur agar sisa minyak benar-benar terserap habis.
- Simpan keripik di dalam stoples kaca atau wadah plastik kedap udara hanya setelah keripik benar-benar dingin atau mencapai suhu ruang.
Advertisement
Kesalahan Menggoreng Keripik Kemangi yang Sering Terjadi
Banyak pemula yang kerap menemui kegagalan saat pertama kali membuat keripik dari dedaunan segar di rumah. Hindari beberapa kesalahan teknis di bawah ini agar kualitas keripik Anda tetap sempurna dan rasanya tidak pahit.
- Memasukkan daun dalam jumlah banyak sekaligus: Menggoreng terlalu padat di wajan akan membuat daun kemangi saling menempel, menggumpal, dan bagian tengahnya tidak matang kering.
- Menggunakan api terlalu besar: Daun kemangi sangat mudah matang. Api yang terlalu besar akan membuat adonan luar gosong menghitam sementara kelembapan daun di dalam belum hilang.
- Mengaduk adonan pelapis terlalu lama: Mengaduk adonan tepung beras dan telur terlalu kuat akan membentuk gluten (karet), sehingga hasil keripik menjadi keras seperti batu, bukan renyah.
- Menutup stoples saat keripik masih hangat: Uap panas yang terperangkap di dalam stoples akan berubah menjadi embun, membuat seluruh stok keripik Anda langsung melempem dan alot.
Pertanyaan Seputar Resep Keripik Kemangi
Berapa lama keripik kemangi ini bisa awet renyah?
Jika ditiriskan dengan benar dari minyak dan disimpan di dalam wadah kedap udara yang rapat, keripik ini bisa bertahan hingga 2 minggu.
Bisakah adonan ini digunakan untuk daun lain?
Tentu saja. Anda bisa mengaplikasikan adonan dan teknik yang sama untuk membuat keripik daun bayam, daun singkong, atau daun kenikir.
Kenapa keripik saya menyerap banyak minyak?
Hal ini terjadi jika Anda memasukkan keripik saat minyak belum benar-benar panas, atau Anda mematikan api kompor sebelum keripik diangkat dari wajan.
Apakah wajib menggunakan tepung tapioka?
Sangat disarankan. Tepung tapioka berfungsi sebagai pengikat adonan dan memberikan tekstur garing yang lebih tahan lama dibandingkan jika hanya memakai terigu murni.
Bolehkah mengganti air es dengan air kapur sirih?
Bisa. Sedikit campuran air kapur sirih yang bening memang sering dipakai oleh pedagang keripik untuk memberikan tingkat kerenyahan ekstra pada gorengan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384221/original/069034000_1793161865-Screenshot_2026-10-28_111726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5150531/original/011713400_1741077091-Kuda1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370019/original/097624000_1791544375-asap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484811/original/070177100_1769485778-ChatGPT_Image_Jan_27__2026__10_47_24_AM.png)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372529/original/022588100_1791881617-faris-mohammed-O8OZsmNWSsg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4149878/original/002223700_1662538922-mufid-majnun-MHcg_VUA46c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383596/original/003442900_1793092399-Mie_Hangat_di_Pagi_Hujan.jpg)