Liputan6.com, Jakarta - Resep keripik keju takaran gelas bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin membuat camilan gurih tanpa harus repot menimbang bahan satu per satu. Dengan bahan yang mudah ditemukan di warung atau minimarket, keripik keju buatan sendiri bisa dinikmati bersama keluarga saat bersantai.
Keripik keju memiliki cita rasa gurih dengan tekstur renyah yang membuatnya cocok dijadikan teman minum teh, camilan saat menonton televisi, hingga sajian untuk tamu. Anda juga bisa menyesuaikan rasa kejunya sesuai selera, mulai dari gurih ringan hingga lebih kuat.
Menariknya, bahan-bahan untuk membuat keripik keju cukup sederhana. Anda hanya perlu menyiapkan tepung, keju, margarin, dan beberapa bahan tambahan lainnya. Cara membuat keripik ini juga memakan takaran gelas sehingga memudahkan pemula yang belum memiliki timbangan dapur.
Advertisement
Bahan Resep Keripik Keju Takaran Gelas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384201/original/096901000_1793160794-Gemini_Generated_Image_7frq4x7frq4x7frq.jpg)
Sebelum mulai membuat keripik keju, siapkan seluruh bahan agar proses memasak lebih praktis. Gunakan gelas ukur atau gelas belimbing dengan kapasitas sekitar 200 ml sebagai acuan supaya takaran lebih konsisten.
Berikut bahan-bahan yang diperlukan:
| Bahan | Takaran |
|---|---|
| Tepung terigu protein sedang | 2 gelas |
| Tepung tapioka | 1/2 gelas |
| Keju cheddar parut | 1 gelas |
| Margarin | 3 sendok makan |
| Telur ayam | 1 butir |
| Bawang putih bubuk | 1/2 sendok teh |
| Garam | 1/4 sendok teh, sesuaikan dengan rasa keju |
| Kaldu bubuk | 1/2 sendok teh, opsional |
| Air | 2–4 sendok makan, jika diperlukan |
| Minyak goreng | Secukupnya |
Takaran tersebut merupakan panduan awal. Jumlah air yang dibutuhkan dapat berbeda tergantung kelembapan tepung, ukuran telur, dan jenis keju yang digunakan.
Jika ingin rasa keju lebih terasa, Anda bisa menambahkan sedikit keju parut. Namun, hindari menambahkan terlalu banyak keju basah atau berminyak karena dapat memengaruhi tekstur adonan.
Cara Membuat Keripik Keju yang Gurih dan Renyah
Setelah semua bahan tersedia, ikuti langkah-langkah berikut. Pastikan adonan memiliki tekstur yang tepat agar mudah dibentuk dan menghasilkan keripik yang renyah setelah digoreng.
1. Campurkan Bahan Kering
Masukkan tepung terigu dan tepung tapioka ke dalam wadah berukuran cukup besar. Tambahkan bawang putih bubuk, garam, serta kaldu bubuk jika digunakan.
Aduk semua bahan sampai tercampur rata. Pencampuran bahan kering sejak awal membantu bumbu tersebar lebih merata di seluruh adonan.
2. Masukkan Keju, Margarin, dan Telur
Tambahkan keju cheddar parut dan margarin ke dalam campuran tepung. Masukkan telur, kemudian aduk menggunakan spatula atau tangan yang bersih sampai bahan mulai menyatu.
Uleni sebentar hingga adonan bisa dibentuk. Jika adonan terlalu kering dan mudah pecah, tambahkan air sedikit demi sedikit.
Sebaliknya, jika adonan terasa terlalu lengket, taburkan sedikit tepung terigu. Hindari menambahkan air sekaligus dalam jumlah banyak agar adonan tidak menjadi lembek.
3. Gilas Adonan hingga Tipis
Ambil sebagian adonan, kemudian pipihkan menggunakan rolling pin atau botol bersih yang permukaannya rata.
Usahakan ketebalan adonan seragam agar keripik matang lebih merata saat digoreng. Adonan yang terlalu tebal cenderung menghasilkan keripik keras atau kurang renyah di bagian tengah.
Jika tidak memiliki alat penggilas, Anda bisa memipihkan adonan sedikit demi sedikit menggunakan telapak tangan sebelum meratakannya dengan botol.
4. Potong Adonan Sesuai Selera
Potong adonan menjadi bentuk persegi panjang, segitiga, atau bentuk kecil memanjang. Anda juga bisa menggunakan pisau bergerigi untuk menghasilkan tepian keripik yang lebih menarik.
Pastikan potongan tidak terlalu besar supaya lebih mudah digoreng dan disimpan. Pisahkan potongan adonan agar tidak saling menempel sebelum dimasukkan ke dalam minyak.
5. Goreng dengan Api Sedang
Panaskan minyak dalam wajan dengan jumlah yang cukup untuk merendam sebagian besar potongan adonan. Setelah minyak panas, masukkan keripik secara bertahap.
Goreng menggunakan api sedang cenderung kecil sambil sesekali diaduk perlahan. Jangan memasukkan terlalu banyak adonan sekaligus karena dapat menurunkan suhu minyak dan membuat keripik matang kurang merata.
Angkat keripik ketika warnanya berubah menjadi kuning keemasan. Tiriskan hingga minyak berkurang, lalu biarkan dingin sebelum disimpan.
Perlu diperhatikan, warna keripik bisa berubah lebih cepat karena kandungan keju. Karena itu, gunakan warna dan tekstur sebagai panduan, bukan hanya lama menggoreng.
Advertisement
Tips agar Keripik Keju Takaran Gelas Tidak Keras
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384202/original/009449300_1793160795-Gemini_Generated_Image_kbbxsjkbbxsjkbbx.jpg)
Keripik keju yang renyah tidak hanya ditentukan oleh bahan, tetapi juga cara mengolah adonan dan proses penggorengan. Beberapa hal berikut bisa diperhatikan agar hasilnya lebih memuaskan.
Gunakan Takaran Tepung yang Konsisten
Saat mengukur tepung menggunakan gelas, jangan menekan tepung terlalu padat. Masukkan tepung secara perlahan, kemudian ratakan bagian atasnya.
Cara ini membantu mengurangi perbedaan jumlah tepung yang masuk ke dalam adonan. Jika terlalu banyak tepung, adonan bisa menjadi kering dan keripik terasa keras.
Jangan Menguleni Adonan Terlalu Lama
Uleni adonan secukupnya sampai semua bahan tercampur dan bisa dibentuk. Menguleni terlalu lama dapat membuat tekstur adonan lebih liat sehingga hasil akhirnya kurang renyah.
Setelah adonan menyatu, Anda bisa langsung menggiling dan memotongnya.
Perhatikan Ketebalan Keripik
Adonan sebaiknya digilas tipis dengan ketebalan yang relatif sama. Keripik yang terlalu tebal membutuhkan waktu lebih lama untuk matang, sedangkan bagian luarnya bisa telanjur berwarna kecokelatan.
Jika ingin hasil lebih renyah, buat potongan tipis dan seragam. Namun, jangan terlalu tipis hingga adonan mudah robek ketika dipindahkan.
Pastikan Minyak Tidak Terlalu Panas
Minyak yang terlalu panas dapat membuat permukaan keripik cepat kecokelatan sebelum bagian dalamnya matang sempurna. Sebaliknya, minyak yang kurang panas bisa membuat keripik menyerap lebih banyak minyak.
Gunakan api sedang cenderung kecil dan goreng dalam beberapa kelompok. Sesuaikan besar api selama proses memasak agar suhu minyak tetap stabil.
Dinginkan Sebelum Disimpan
Keripik yang baru diangkat dari penggorengan masih mengeluarkan uap panas. Jika langsung dimasukkan ke wadah tertutup, uap tersebut dapat menimbulkan kelembapan dan membuat keripik kehilangan kerenyahannya.
Letakkan keripik di atas saringan atau wadah beralas tisu dapur hingga benar-benar dingin. Setelah itu, simpan dalam wadah kedap udara yang bersih dan kering.
Variasi Resep Keripik Keju agar Tidak Membosankan
Selain mengikuti resep dasar, Anda bisa mencoba beberapa variasi rasa untuk menyesuaikan selera keluarga.
Keripik Keju Pedas
Untuk pencinta camilan pedas, tambahkan bubuk cabai ke dalam campuran tepung. Sesuaikan jumlahnya dengan tingkat kepedasan yang diinginkan.
Anda juga bisa menaburkan bumbu cabai setelah keripik matang. Pastikan keripik sudah tidak terlalu panas agar bumbu lebih mudah menempel tanpa membuat teksturnya cepat lembap.
Keripik Keju Bawang
Jika menyukai aroma bawang yang kuat, tambahkan bawang putih bubuk secukupnya. Alternatif lainnya adalah menggunakan sedikit bawang putih halus.
Namun, penggunaan bawang putih segar dapat menambah kelembapan adonan. Oleh karena itu, sesuaikan kembali jumlah cairan agar adonan tetap mudah digilas.
Keripik Keju dengan Rasa Lebih Gurih
Gunakan keju cheddar yang memiliki cita rasa cukup kuat. Anda juga bisa menambahkan sedikit keju parmesan jika tersedia.
Karena setiap jenis keju memiliki kadar garam yang berbeda, cicipi campuran bahan sebelum menambahkan garam lebih banyak. Hindari penggunaan garam berlebihan agar rasa keju tetap menonjol.
Berapa Lama Keripik Keju Bisa Disimpan?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384203/original/020815600_1793160795-Gemini_Generated_Image_n4topxn4topxn4to.jpg)
Keripik keju sebaiknya disimpan setelah benar-benar dingin dalam wadah kedap udara. Letakkan wadah di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung.
Lama penyimpanan bergantung pada kadar air, kebersihan peralatan, kondisi bahan, serta cara penyimpanan. Keripik yang dibuat di rumah tidak selalu memiliki daya simpan yang sama dengan produk kemasan komersial.
Untuk menjaga kualitas, buat keripik dalam jumlah yang sesuai kebutuhan dan periksa aroma serta teksturnya sebelum dikonsumsi. Jika muncul bau tengik, perubahan warna yang tidak wajar, atau tanda-tanda pertumbuhan jamur, jangan mengonsumsinya.
Apabila keripik mulai melempem, Anda bisa mencoba memanaskannya sebentar menggunakan oven bersuhu rendah. Setelah itu, dinginkan kembali sebelum dimasukkan ke wadah kedap udara.
Pertanyaan Umum tentang Resep Keripik Keju Takaran Gelas
1. Apakah resep keripik keju bisa dibuat tanpa tepung tapioka?
Bisa. Tepung tapioka dapat diganti dengan tepung terigu, tetapi tekstur keripik mungkin berbeda. Tepung tapioka digunakan dalam resep ini untuk membantu menghasilkan tekstur yang lebih renyah.
Jika tidak memiliki tepung tapioka, gunakan tepung terigu secukupnya dan perhatikan tekstur adonan agar tidak terlalu padat.
2. Mengapa keripik keju terasa keras setelah digoreng?
Keripik keju bisa menjadi keras karena adonan terlalu tebal, komposisi tepung terlalu banyak, atau adonan diuleni terlalu lama. Proses penggorengan yang kurang tepat juga dapat memengaruhi hasil akhir.
Untuk mengatasinya, ukur tepung secara konsisten, uleni adonan secukupnya, dan gilas hingga tipis sebelum digoreng.
3. Apakah keripik keju harus menggunakan keju cheddar?
Tidak harus. Keju cheddar bisa diganti dengan jenis keju lain yang mudah diparut dan sesuai selera. Namun, perbedaan kadar air, lemak, dan garam pada setiap jenis keju dapat memengaruhi rasa serta tekstur keripik.
Jika baru pertama kali mencoba resep ini, gunakan keju cheddar agar lebih mudah menyesuaikan takaran bahan dan rasa.
```
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5150531/original/011713400_1741077091-Kuda1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370019/original/097624000_1791544375-asap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041778/original/033342300_1733738907-Sampul1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384200/original/085044900_1793160794-Gemini_Generated_Image_rd6pq4rd6pq4rd6p.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328411/original/093375600_1787194046-pakcoy.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319413/original/095328000_1786247363-ilustrasi_keripik_telur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488757/original/015475300_1769762689-uang_talas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566347/original/060164500_1777176946-paru_goreng.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6044522/original/058545500_1778934446-WhatsApp_Image_2026-05-16_at_15.54.46.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5932614/original/023726000_1778830136-Gemini_Generated_Image_8drowb8drowb8dro.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672312/original/049582100_1778476686-keripik_rendang_telur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3115569/original/051545200_1588156479-010331500_1557301361-kue_nastar_HL.jpg)