Resep Tempe Jeletot Pedas yang Renyah dan Nagih

0(0)

Resep tempe jeletot pedas dengan isian sambal cabai nampol dan balutan tepung super renyah.

Diterbitkan 03 Oktober 2026, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta Resep tempe jeletot bisa menjadi pilihan camilan gorengan yang murah dan praktis dengan sensasi pedas yang menggugah selera. Tempe jeletot pada dasarnya merupakan tempe goreng tepung yang diberi isian sambal cabai pedas di bagian tengah. Teksturnya renyah di luar, sementara bagian dalamnya menghadirkan rasa gurih dan pedas yang khas.

Camilan ini populer mengikuti tren tahu jeletot yang lebih dulu dikenal, kemudian diadaptasi menggunakan tempe yang memiliki tekstur lebih padat dan cita rasa gurih. Bahan yang digunakan juga sederhana dan mudah ditemukan, seperti tempe segar, aneka cabai, bawang, serta tepung bumbu.

Tempe bisa disulap jadi puluhan menu, dari lauk sampai aneka olahan tempe yang layak dijual. Dalam panduan ini Anda mendapat takaran jelas, langkah antigagal, plus trik supaya hasilnya tetap renyah dan tidak lembek.

Sekilas tentang Tempe Jeletot

Kata "jeletot" berasal dari bahasa Sunda yang berarti melotot. Istilah ini dipakai untuk menggambarkan makanan yang saking pedasnya sampai bikin mata membelalak. Jadi, tempe jeletot secara harfiah adalah tempe yang pedasnya bikin melotot, bukan sekadar tempe goreng biasa.

Ciri khasnya ada pada sambal cabai yang diselipkan di tengah tempe sebelum dibalut adonan tepung dan digoreng. Inilah pembeda utamanya dari tempe mendoan. Mendoan dibalut tepung tipis dan sengaja digoreng setengah matang sehingga lembek, tanpa isian pedas.

Tempe jeletot justru digoreng sampai kering dan renyah, dengan ledakan sambal di gigitan pertama. Kalau Anda terbiasa membuat olahan tempe rumahan, transisi ke tempe jeletot terasa mudah karena teknik dasarnya mirip. Anggap saja camilan ini sebagai selingan seru dari deretan olahan tempe anti bosan yang biasa Anda buat.

Kenapa tempe layak jadi bahan camilan

Tempe tetap menjadi bahan utama yang kaya nutrisi di balik cita rasa pedasnya. Melansir Healthline, tempe mengandung protein, vitamin, dan mineral, serta relatif rendah sodium dan karbohidrat. Makanan berbahan dasar kedelai ini juga mengandung prebiotik yang dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan.

Healthline juga menyebut tempe sebagai sumber protein dan kalsium nabati yang baik. Pembuatan tempe menggunakan kedelai utuh sehingga kandungan nutrisinya berbeda dari tahu dan dapat menjadi salah satu pilihan sumber protein nabati untuk menu sehari-hari.

Melansir WebMD, tempe merupakan sumber protein lengkap karena mengandung sembilan asam amino esensial. Tempe juga menyediakan vitamin B12, nutrisi yang relatif jarang ditemukan pada bahan pangan nabati.

Sementara itu, tinjauan ilmiah yang dimuat ScienceDirect membahas sejumlah potensi manfaat konsumsi tempe, termasuk kaitannya dengan kadar kolesterol, pengelolaan gula darah, serta kesehatan pencernaan. Manfaat tersebut berkaitan dengan kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif yang terdapat dalam tempe.

Nilai gizi inilah yang membuat banyak orang menjadikan tempe sebagai pengganti daging dan rutin memasukkannya ke menu tempe sehari-hari.

Melansir Cleveland Clinic, ahli diet terdaftar Gillian Culbertson menjelaskan bahwa tempe praktis diolah karena dapat langsung diiris dan ditumis tanpa memerlukan banyak persiapan. Karakter tersebut membuat tempe menjadi bahan makanan yang mudah digunakan untuk berbagai hidangan sehari-hari.

Bahan-bahan Tempe Jeletot

Bahan utama

  • 1 papan tempe (sekitar 300 gram), potong 8 bagian setebal 1,5 cm, belah bagian tengahnya tanpa putus
  • 150 gram tepung bumbu serbaguna
  • 2 sdm tepung beras
  • 150 ml air es
  • minyak goreng secukupnya untuk menggoreng

Bumbu isian (sambal jeletot)

  • 15 buah cabai rawit merah
  • 10 buah cabai merah keriting
  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 ruas kencur (sekitar 2 cm)
  • 3 lembar daun jeruk, iris halus
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt kaldu bubuk
  • 2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat Tempe Jeletot

  1. Potong tempe setebal 1,5 cm menjadi 8 bagian, lalu belah bagian tengahnya seperti kantong tanpa memutus tempe.
  2. Haluskan cabai rawit merah, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, dan kencur menggunakan cobek atau chopper.
  3. Panaskan 2 sdm minyak, tumis bumbu halus bersama irisan daun jeruk hingga harum dan warnanya berubah lebih gelap.
  4. Bumbui dengan garam, gula pasir, dan kaldu bubuk, lalu masak hingga sambal matang dan minyaknya keluar. Angkat dan dinginkan.
  5. Isi bagian tengah setiap potongan tempe dengan sekitar 1 sendok teh sambal jeletot, tekan perlahan agar tidak tumpah.
  6. Campur tepung bumbu serbaguna dan tepung beras dengan air es, aduk hingga menjadi adonan kental yang bisa menempel.
  7. Celupkan tempe berisi sambal ke dalam adonan tepung hingga seluruh permukaannya terbalut rata.
  8. Panaskan minyak yang banyak dengan api sedang hingga benar-benar panas.
  9. Goreng tempe hingga kuning keemasan dan renyah sekitar 4-5 menit sambil sesekali dibalik agar matang merata.
  10. Angkat dan tiriskan di atas kertas penyerap minyak, lalu sajikan selagi hangat.

Tips agar Tempe Jeletot Renyah dan Tidak Lembek

  • Pilih tempe padat dan segar. Butiran kedelai yang rapat dan warna putih bersih membuat tempe tidak mudah hancur saat dibelah maupun digoreng.
  • Matangkan sambal sampai keluar minyak. Sambal yang cuma setengah matang membuat isian terasa langu dan cepat basi.
  • Gunakan air es untuk adonan tepung. Suhu dingin menahan pembentukan gluten sehingga hasil gorengan lebih renyah dan tidak menyerap banyak minyak.
  • Goreng dengan minyak banyak dan api sedang stabil. Jangan memasukkan terlalu banyak potongan sekaligus supaya suhu minyak tidak drop dan tempe matang merata.
  • Sajikan segera. Kerenyahan dan sensasi pedasnya paling maksimal saat masih hangat.

Cara menyimpan dan menghangatkan kembali

Tempe jeletot paling enak disantap begitu diangkat. Bila ingin menyiapkan lebih dulu, simpan sambal dan tempe yang sudah dibalut tepung secara terpisah di kulkas, lalu goreng saat akan disajikan.

Sisa gorengan bisa dihangatkan kembali dengan air fryer atau oven pada suhu sekitar 180 derajat Celsius selama beberapa menit supaya kerenyahannya balik. Hindari microwave karena justru membuat teksturnya lembek.

Variasi dan Substitusi Tempe Jeletot

  • Versi isian sayur. Tambahkan wortel serut, kol iris, dan daun bawang ke dalam tumisan sambal. Isian jadi lebih berisi dan teksturnya mirip tahu isi, cocok untuk porsi yang lebih mengenyangkan.
  • Versi mercon extra pedas. Perbanyak cabai rawit atau pakai cabai rawit domba, lalu bubuhkan sedikit terasi untuk aroma yang lebih dalam. Ini surga bagi pemburu pedas level maksimal.
  • Versi gurih laut. Campurkan udang rebon atau teri nasi yang sudah digoreng kering ke dalam sambal untuk sentuhan asin gurih yang khas.

Tidak punya tepung bumbu serbaguna? Ganti dengan campuran tepung terigu dan tepung beras, lalu bumbui sendiri memakai bawang putih bubuk, ketumbar, garam, dan sedikit kaldu. Kalau ingin variasi yang lebih ringan tanpa banyak minyak, tempe juga enak diolah seperti pada resep tahu tempe kukus, dijadikan olahan tempe kekinian, atau dicampur ke dalam omelet tempe kemangi untuk menu sarapan.

Dengan takaran dan langkah di atas, membuat tempe jeletot pedas yang renyah di rumah bukan hal sulit. Sesuaikan jumlah cabai dengan batas toleransi Anda, siapkan minuman dingin sebagai penawar, dan nikmati camilan ini selagi hangat bersama keluarga. Bila makin ketagihan bereksperimen, lanjutkan menjajal aneka resep masakan tempe lain untuk memperkaya menu harian.

Pertanyaan Seputar Resep Tempe Jeletot

Apa itu tempe jeletot?

Tempe jeletot merupakan camilan berbahan dasar tempe yang digoreng dengan balutan tepung dan diberi isian sambal cabai pedas. Teksturnya renyah di luar, sedangkan bagian dalamnya memiliki rasa gurih dan pedas.

Apa saja bahan utama untuk membuat tempe jeletot?

Bahan utamanya meliputi tempe, cabai rawit, cabai merah, bawang putih, bawang merah, tepung terigu, serta bumbu seperti garam dan penyedap. Takaran cabai dapat disesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan.

Bagaimana agar tempe jeletot memiliki tekstur renyah?

Gunakan adonan tepung dengan kekentalan yang pas dan pastikan minyak sudah cukup panas sebelum tempe digoreng. Goreng menggunakan api sedang agar lapisan tepung matang merata dan menghasilkan tekstur renyah tanpa cepat gosong.

Bagaimana cara membuat isian sambal tempe jeletot?

Haluskan cabai bersama bawang dan bumbu, kemudian tumis hingga matang dan harum. Setelah agak dingin, sambal dapat dimasukkan ke bagian tengah tempe sebelum dibalut dengan adonan tepung.

Apakah tingkat kepedasan tempe jeletot bisa disesuaikan?

Bisa. Jumlah cabai rawit dapat dikurangi atau ditambah sesuai selera. Penggunaan cabai merah juga dapat membantu memberikan warna dan rasa pada sambal tanpa membuat tingkat kepedasannya terlalu tinggi.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu