Liputan6.com, Jakarta Resep Pentol Tempe Kriuk bisa menjadi pilihan camilan hemat untuk kamu yang ingin menikmati tekstur renyah tanpa menggunakan daging. Bentuknya menyerupai pentol bakso yang ditusuk seperti sate, tetapi dibuat dari tempe yang dihaluskan lalu dibalut adonan tepung hingga menghasilkan lapisan kriuk. Saat digigit, bagian luarnya renyah sementara bagian dalamnya tetap lembut dan gurih, apalagi jika disajikan hangat bersama taburan cabai bubuk atau saus sambal.
Tempe merupakan salah satu bahan pangan khas Indonesia yang dibuat melalui proses fermentasi kedelai. Fermentasi dengan kapang Rhizopus oligosporus membuat biji-biji kedelai menyatu menjadi padatan dengan tekstur khas. Selain harganya relatif terjangkau, tempe juga mudah diolah menjadi beragam makanan, mulai dari mendoan dan sempol hingga pentol tempe dengan lapisan renyah.
Panduan ini membahas cara membuat pentol tempe kriuk yang renyah sekaligus trik agar teksturnya tidak cepat melempem. Kamu akan menemukan penjelasan mulai dari alasan tempe perlu dikukus sebelum diolah, teknik melapisi adonan dengan tepung, hingga cara menyimpan pentol agar kerenyahannya tetap terjaga. Berikut panduannya, seperti dirangkum Liputan6.com.
Advertisement
Sekilas tentang Pentol Tempe Kriuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350746/original/055653600_1789629640-01M2N7G1V05PQ213TWVANEQ70D.jpg)
Pentol tempe kriuk merupakan camilan yang memadukan konsep pentol atau bakso tusuk dengan tempe sebagai bahan utama. Tempe yang dihaluskan dibumbui, dibentuk bulat, lalu dilapisi adonan tepung sebelum digoreng hingga menghasilkan bagian luar yang renyah dan bagian dalam yang lembut. Bentuknya yang praktis membuat camilan ini cocok disantap dengan saus sambal atau bumbu tabur.
Tempe memiliki tekstur yang cukup padat sehingga mudah dibentuk dan tidak gampang hancur saat digoreng. Selain itu, bahan fermentasi kedelai ini mengandung protein, serat, vitamin B, dan sejumlah mineral. Meski diolah menjadi gorengan, pentol tempe tetap bisa menjadi pilihan camilan berbahan nabati selama dikonsumsi dalam porsi yang wajar.
Resep berikut menggunakan bumbu sederhana dengan fokus pada teknik pelapisan agar pentol menghasilkan tekstur kriuk yang lebih tahan lama. Setelah bagian ini, kita masuk ke bahan dan langkah pembuatannya.
Informasi Resep Singkat
- Porsi: 4 porsi (sekitar 20 tusuk)
- Waktu persiapan: 20 menit
- Waktu masak: 20 menit
- Tingkat kesulitan: Mudah
Advertisement
Bahan-bahan Pentol Tempe Kriuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3108080/original/083753200_1587455943-tempe.jpg)
Siapkan seluruh bahan terlebih dahulu agar proses membuat pentol tempe lebih mudah diikuti. Bahan dibagi menjadi tiga bagian, yaitu adonan pentol, adonan basah untuk celupan, dan adonan kering untuk menghasilkan lapisan
Bahan pentol
- 250 gram tempe, potong kecil
- 3 sdm tepung terigu
- 2 siung bawang putih, haluskan
- 1 batang daun bawang, iris halus
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1/2 sdt kaldu bubuk, opsional
- Tusuk sate secukupnya
Adonan basah
- 6 sdm tepung terigu
- 1 sdm tepung beras
- 1/2 sdt garam
- 150 ml air
Adonan kering untuk lapisan kriuk
- 6 sdm tepung terigu
- 2 sdm tepung beras
- 1/2 sdt cabai bubuk
Untuk menggoreng dan taburan
- 400 ml minyak goreng
- Cabai bubuk secukupnya
Â
Â
Cara Membuat Pentol Tempe Kriuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359565/original/017465200_1790563144-pentol_tempe2.jpeg)
Setelah semua bahan siap, buat adonan pentol terlebih dahulu sebelum menyiapkan lapisan kriuk. Ikuti setiap tahap secara berurutan agar pentol matang merata dan lapisan luarnya tetap renyah.
- Kukus tempe. Potong tempe menjadi bagian-bagian kecil, kemudian kukus selama 10–15 menit. Langkah ini membantu melunakkan tempe sehingga lebih mudah dihaluskan. Setelah matang, angkat dan diamkan sebentar hingga cukup hangat untuk diolah.
- Haluskan tempe. Masukkan tempe ke dalam wadah, lalu haluskan menggunakan garpu atau ulekan. Tidak perlu sampai benar-benar lembut seperti pasta, tetapi pastikan tidak ada potongan besar agar adonan mudah menyatu.
- Buat adonan pentol. Campurkan tempe halus dengan tepung terigu, bawang putih, daun bawang, garam, merica, dan kaldu bubuk jika digunakan. Aduk dan uleni sampai semua bahan tercampur rata. Adonan yang sudah siap akan terasa padat dan mudah dibentuk tanpa terlalu lengket di tangan.
- Bentuk pentol. Ambil sekitar satu sendok makan adonan, kemudian bentuk menjadi bulat atau lonjong sesuai selera. Tusukkan ke tusuk sate dengan hati-hati agar bentuknya tetap padat. Lakukan sampai seluruh adonan habis.
- Siapkan adonan basah. Campurkan tepung terigu, tepung beras, dan garam dalam wadah. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menghasilkan adonan yang licin dan tidak menggumpal. Konsistensinya sebaiknya cukup encer untuk melapisi permukaan pentol, tetapi tidak terlalu cair hingga langsung menetes habis.
- Siapkan adonan kering. Di wadah lain, campurkan tepung terigu, tepung beras, dan cabai bubuk. Aduk rata agar setiap bagian lapisan memiliki rasa dan tekstur yang seragam.
- Lapisi pentol. Celupkan setiap pentol ke dalam adonan basah hingga seluruh permukaannya tertutup. Angkat, lalu segera gulingkan ke dalam adonan kering sambil ditekan perlahan. Tekanan ringan ini membantu tepung menempel dan membentuk permukaan yang lebih bertekstur setelah digoreng.
- Panaskan minyak. Tuangkan minyak ke dalam wajan dan panaskan dengan api sedang hingga mencapai sekitar 170 derajat Celsius. Jika tidak memiliki termometer dapur, pastikan minyak sudah cukup panas sebelum pentol dimasukkan agar lapisan tepung tidak menyerap terlalu banyak minyak.
- Goreng pentol. Masukkan pentol secara bertahap dan jangan memenuhi wajan. Goreng selama sekitar 4–5 menit sambil sesekali dibalik hingga permukaannya berwarna kuning keemasan dan terasa garing. Menggoreng dalam jumlah terlalu banyak sekaligus dapat membuat suhu minyak turun dan hasilnya kurang renyah.
- Tiriskan dan sajikan. Angkat pentol yang sudah matang, lalu tiriskan hingga minyak berlebih berkurang. Taburkan cabai bubuk saat pentol masih hangat agar lebih mudah menempel. Pentol tempe paling nikmat disajikan segera bersama saus sambal atau cocolan sesuai selera.
Advertisement
Tips agar Pentol Tempe Kriuk Anti Melempem
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359566/original/022243700_1790563144-pentol_tempe3.jpeg)
Rahasia pentol tempe tetap kriuk tidak hanya terletak pada bahan pelapis, tetapi juga pada ukuran pentol, suhu minyak, dan cara menggorengnya. Beberapa hal berikut bisa diperhatikan agar lapisan luarnya tetap garing setelah ditiriskan.
- Jangan melewatkan proses mengukus tempe. Kukus tempe selama 10–15 menit sebelum dihaluskan agar teksturnya lebih mudah diolah. Cara ini juga dapat membantu mengurangi rasa pahit yang terkadang muncul pada tempe.
- Buat ukuran pentol seragam. Bentuk pentol dengan ukuran yang tidak terlalu besar dan relatif sama agar seluruh bagian matang bersamaan. Pentol yang terlalu tebal membutuhkan waktu lebih lama untuk matang dan berisiko kurang renyah di bagian dalam.
- Pastikan minyak cukup panas. Masukkan pentol ketika minyak sudah panas agar lapisan tepung cepat membentuk kerak. Minyak yang kurang panas dapat membuat tepung menyerap lebih banyak minyak dan menghasilkan tekstur yang berat.
- Goreng secara bertahap. Hindari memasukkan terlalu banyak pentol sekaligus karena suhu minyak dapat turun drastis. Beri ruang di antara pentol agar panas minyak dapat menyebar lebih merata.
- Gunakan tepung beras pada lapisan. Campuran tepung beras membantu menghasilkan lapisan yang lebih ringan dan renyah. Setelah digoreng, tiriskan pentol dengan baik agar minyak berlebih tidak membuat permukaannya cepat terasa lembek.
- Sajikan setelah digoreng. Pentol tempe memiliki tekstur paling renyah ketika masih hangat. Jika dibiarkan terlalu lama dalam keadaan terbuka, uap dan kelembapan dari bagian dalam dapat membuat lapisan kriuk berkurang.
Cara Menyimpan Pentol Tempe Kriuk
Jika tidak langsung dihabiskan, biarkan pentol tempe benar-benar dingin sebelum dimasukkan ke dalam wadah kedap udara. Simpan di dalam kulkas dan sebaiknya habiskan dalam 3–4 hari. Saat akan disantap kembali, panaskan menggunakan air fryer atau wajan agar lapisan luarnya kembali garing. Hindari microwave karena uap panas yang terperangkap dapat membuat tekstur tepung menjadi lebih lembek.
Menyiasati rasa pahit pada tempe
Tempe yang sudah cukup lama disimpan terkadang memiliki rasa lebih pahit karena proses fermentasi terus berlangsung. Mengukus tempe sekitar 10–15 menit sebelum diolah dapat membantu mengurangi rasa tersebut. Pilih tempe yang masih segar dan beraroma normal agar rasa pentol tetap gurih setelah diberi bumbu dan digoreng.
Variasi dan Substitusi Pentol Tempe
Resep dasar pentol tempe kriuk cukup fleksibel untuk disesuaikan dengan selera maupun bahan yang tersedia di dapur. Teknik membuat dan melapisinya tetap sama, sedangkan rasa serta metode memasaknya dapat dimodifikasi seperti berikut.
- Versi ekstra pedas. Tambahkan cabai bubuk ke dalam adonan kering atau gunakan sebagai taburan setelah pentol matang. Jumlahnya dapat disesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan.
- Versi tanpa tepung terigu. Tepung terigu pada adonan pelapis dapat diganti dengan kombinasi tepung beras dan tepung maizena. Teksturnya akan cenderung lebih ringan dan renyah.
- Versi lebih sedikit minyak. Pentol dapat dimasak menggunakan air fryer sebagai alternatif menggoreng. Oles atau semprot permukaannya dengan sedikit minyak, kemudian masak hingga lapisannya kering dan berwarna keemasan.
Dengan beberapa penyesuaian tersebut, pentol tempe tidak harus selalu hadir dalam satu rasa dan cara penyajian. Resep dasarnya bisa digunakan sebagai camilan sore, bekal, atau jajanan rumahan yang dapat dibuat sesuai bahan dan selera keluarga.
Pertanyaan seputar Pentol Tempe Kriuk
1. Apakah tempe perlu dikukus sebelum dibuat pentol?
Ya, tempe sebaiknya dikukus selama sekitar 10–15 menit sebelum dihaluskan. Proses ini membuat teksturnya lebih lunak sehingga mudah dicampur dengan bahan lain dan dapat membantu mengurangi rasa pahit pada tempe.
2. Bagaimana agar pentol tempe tetap renyah dan tidak cepat melempem?
Pastikan minyak sudah cukup panas sebelum menggoreng dan jangan memasukkan terlalu banyak pentol sekaligus. Penggunaan tepung beras pada lapisan juga membantu menghasilkan tekstur yang lebih renyah. Setelah matang, tiriskan dengan baik dan sajikan segera agar tidak terlalu lama terkena uap dan kelembapan.
3. Apakah pentol tempe bisa dibuat tanpa digoreng?
Bisa. Pentol tempe dapat dimasak menggunakan air fryer sebagai alternatif, terutama jika ingin mengurangi penggunaan minyak. Oles atau semprot permukaannya dengan sedikit minyak, lalu masak hingga lapisan luarnya matang, kering, dan berwarna keemasan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359577/original/013031200_1790564633-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-28T100252.716.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7368499/original/067001900_1780149167-Jepretan_Layar_2026-05-27_pukul_20.44.42.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306704/original/080618800_1754448434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__43_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359564/original/012193500_1790563144-pentol_tempe.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357221/original/006650600_1790237536-Gemini_Generated_Image_g5g52kg5g52kg5g5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357105/original/084476200_1790233980-tempe_krispi1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316103/original/028109100_1785913120-ChatGPT_Image_Aug_5__2026__01_57_55_PM.jpg)