Resep Sup Ayam Bening yang Kuahnya Tidak Keruh dan Tetap Segar, Mudah Dibuat

0(0)

Resep sup ayam bening yang tidak keruh, resep mudah, dan lezat untuk sajian keluarga.

Diterbitkan 12 September 2026, 11:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta - Resep sup ayam bening cocok menjadi pilihan menu rumahan yang sederhana, hangat, dan mudah dibuat. Kuahnya yang ringan dengan perpaduan ayam dan sayuran terasa segar tanpa membutuhkan banyak bumbu.

Agar hasilnya gurih dengan kuah tetap jernih, pemilihan bahan serta proses memasak perlu diperhatikan. Resep sup ayam bening bisa menggunakan wortel, kentang, kol, dan daun bawang sesuai selera.

Hidangan ini juga cocok disajikan bersama nasi hangat untuk menu makan siang maupun malam. Resep sup ayam bening berikut dapat menjadi pilihan bagi yang ingin membuat masakan berkuah dengan proses sederhana.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang resep sup ayam bening, Sabtu (12/9/2026).

Resep Sup Ayam Bening yang Kuahnya Tidak Keruh dan Tetap Segar

Bahan-bahan

  • 500 gram ayam, potong menjadi beberapa bagian
  • 1,5–2 liter air
  • 2–3 buah wortel, potong sesuai selera
  • 1–2 buah kentang, potong dadu atau sesuai selera
  • 100 gram buncis, potong-potong
  • 100 gram kembang kol atau kol
  • 2 batang daun bawang, iris
  • 2 batang seledri, iris
  • 1 buah tomat merah, potong
  • Minyak secukupnya untuk menumis
  • Bumbu dan Rempah
  • 5 siung bawang putih, memarkan atau haluskan
  • 3 siung bawang merah, haluskan atau iris tipis
  • 2–3 cm jahe, memarkan
  • 1 batang serai, memarkan
  • 1–2 lembar daun salam
  • 1/4–1/2 biji pala, memarkan
  • 1/2 sendok teh lada bubuk
  • 2–3 butir cengkeh, sesuai selera
  • 1–2 butir kapulaga, opsional
  • Garam secukupnya
  • Kaldu ayam bubuk secukupnya
  • Sedikit gula, opsional

Cara Membuat

  1. Cuci ayam hingga bersih, lalu rebus dalam air secukupnya selama sekitar 5 menit. Setelah itu, buang air rebusan pertama dan tiriskan ayam. Langkah ini membantu mengurangi kotoran serta buih yang dapat membuat kuah kurang jernih.
  2. Didihkan 1,5–2 liter air baru di dalam panci. Masukkan ayam, jahe, dan pala, kemudian masak menggunakan api kecil. Hindari merebus dengan api besar agar kaldu tidak terlalu bergolak dan kuah tetap bening.
  3. Selama proses perebusan, angkat buih yang muncul di permukaan menggunakan sendok atau saringan kecil. Lakukan secara berkala sampai kuah terlihat lebih bersih.
  4. Panaskan sedikit minyak, lalu tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum. Masukkan tumisan tersebut ke dalam panci bersama serai, daun salam, cengkeh, dan kapulaga jika digunakan.
  5. Masak ayam hingga matang dan kaldunya terasa gurih. Tidak perlu merebus terlalu lama karena ayam yang sudah dipotong menjadi beberapa bagian dapat matang lebih cepat. Jika menggunakan ayam dengan tulang, proses pemasakan dapat dilanjutkan dengan api kecil hingga kaldu terasa lebih kaya.
  6. Masukkan wortel dan kentang terlebih dahulu karena teksturnya lebih keras. Masak hingga mulai empuk, kemudian tambahkan buncis dan kembang kol atau kol.
  7. Bumbui dengan garam, lada, kaldu ayam bubuk, dan sedikit gula jika diperlukan. Koreksi rasa, lalu masak sampai seluruh sayuran matang tetapi masih memiliki tekstur yang cukup renyah.
  8. Menjelang sup diangkat, masukkan daun bawang, seledri, dan tomat. Masak sebentar agar aroma sayuran tetap segar dan warnanya tidak terlalu berubah.
  9. Sajikan sup ayam dalam keadaan hangat. Jika suka, tambahkan bawang goreng dan sedikit perasan jeruk nipis saat akan disantap.

Teknik Kunci untuk Kuah Sup Ayam yang Bening Sempurna

1. Pilih Ayam dengan Kandungan Lemak yang Tidak Berlebihan

Gunakan ayam kampung jika ingin mendapatkan kaldu dengan rasa yang lebih gurih. Pilih potongan ayam yang memiliki perpaduan daging dan tulang karena bagian tersebut dapat menghasilkan kaldu yang lebih kaya rasa. Jika terdapat lemak berlebih pada ayam, potong sebagian sebelum proses perebusan agar kuah tidak terlalu berminyak.

2. Lakukan Perebusan Awal atau Blanching

Rebus potongan ayam dalam air mendidih selama sekitar 5–10 menit, kemudian buang air rebusan pertama. Bilas ayam dengan air bersih sebelum melanjutkan proses memasak menggunakan air baru. Cara ini membantu mengurangi kotoran, sisa darah, serta lemak yang dapat membuat kuah terlihat keruh.

3. Gunakan Api Kecil Saat Membuat Kaldu

Setelah menggunakan air rebusan baru, masak ayam dengan api kecil dan stabil. Hindari merebus dengan api besar karena kuah yang bergolak dapat membuat partikel protein dan lemak tercampur sehingga kaldu lebih mudah keruh. Perebusan perlahan juga membantu sari ayam keluar secara bertahap dan menghasilkan rasa yang lebih gurih.

4. Angkat Buih yang Muncul di Permukaan

Selama proses perebusan, biasanya akan muncul buih atau kotoran di permukaan air. Angkat menggunakan sendok atau saringan kecil secara berkala agar kaldu tetap bersih. Lakukan dengan perlahan supaya air tidak terlalu banyak bergerak dan kejernihan kuah tetap terjaga.

5. Hindari Terlalu Sering Mengaduk Kaldu

Kaldu sebaiknya dibiarkan mendidih perlahan tanpa terlalu sering diaduk. Gerakan mengaduk dapat membuat lemak dan partikel kecil dari ayam bercampur ke dalam air sehingga kuah menjadi kurang jernih. Cukup sesekali periksa kondisi ayam dan buang buih yang terlihat di permukaan.

6. Saring Kaldu Sebelum Dicampur dengan Bahan Lain

Setelah ayam matang dan proses pembuatan kaldu selesai, saring cairan menggunakan saringan halus untuk memisahkan sisa rempah, lemak, atau partikel kecil. Jika ingin mendapatkan hasil yang lebih jernih, kaldu dapat disaring kembali menggunakan kain tipis khusus makanan atau cheesecloth.

7. Tumis Bumbu Sebelum Dimasukkan ke Dalam Kaldu

Bawang putih, bawang merah, atau bumbu aromatik lainnya dapat ditumis sebentar hingga harum sebelum dimasukkan ke dalam panci. Setelah itu, masukkan tumisan ketika api sudah kecil. Cara ini membantu mengeluarkan aroma bumbu sekaligus menjaga proses perebusan tetap tenang.

8. Masukkan Garam Menjelang Akhir Memasak

Tambahkan garam dan bumbu penyedap setelah kaldu sudah cukup matang. Selain memudahkan penyesuaian rasa, langkah ini membantu menjaga proses memasak tetap terkontrol. Koreksi rasa secara bertahap agar sup tidak terlalu asin dan cita rasa kaldu ayam tetap terasa.

Cara Menyimpan Sup Ayam agar Tetap Segar

1. Dinginkan Sup dengan Cara yang Tepat

Jika sup tidak langsung dihabiskan, pindahkan ke wadah yang dangkal agar panas lebih cepat turun. Jangan membiarkan sup berada pada suhu ruang terlalu lama. Setelah uap panas berkurang, bagi sup ke dalam beberapa wadah kecil dan segera simpan di dalam kulkas.

2. Gunakan Wadah Kedap Udara

Simpan sup dalam wadah yang bersih dan tertutup rapat untuk menjaga aroma serta kualitasnya. Sup ayam yang disimpan dengan benar di dalam kulkas sebaiknya dikonsumsi dalam waktu sekitar 3–4 hari. Hindari menyimpannya langsung di dalam panci karena tutup panci umumnya tidak serapat wadah penyimpanan dan aroma makanan lain dapat lebih mudah masuk.

3. Bekukan Sup jika Ingin Disimpan Lebih Lama

Untuk penyimpanan dalam waktu lebih panjang, sup ayam dapat dimasukkan ke dalam wadah khusus freezer. Sisakan sedikit ruang kosong di bagian atas wadah karena cairan akan mengembang saat membeku. Jika memungkinkan, pisahkan sayuran seperti kentang sebelum dibekukan karena teksturnya dapat berubah setelah melalui proses pembekuan dan pencairan.

4. Pisahkan Mi, Pasta, atau Nasi

Mi, pasta, dan nasi sebaiknya tidak dicampurkan ke dalam sup yang akan dibekukan. Bahan-bahan tersebut mudah menyerap kuah sehingga teksturnya dapat berubah menjadi terlalu lembek setelah disimpan dan dipanaskan kembali. Sebaiknya tambahkan bahan tersebut ketika sup akan disajikan agar teksturnya tetap lebih baik.

Pertanyaan Seputar Resep Sup Ayam Bening

Apa yang membuat kuah sup ayam menjadi keruh?

Kuah bisa keruh karena api terlalu besar, terlalu sering diaduk, atau banyak lemak dan kotoran. Gunakan api kecil dan angkat buih selama perebusan.

Apakah ayam perlu direbus dua kali?

Perebusan awal membantu mengurangi kotoran, sisa darah, dan lemak. Setelah 5–10 menit, buang airnya lalu masak kembali dengan air bersih.

Berapa lama sup ayam bisa disimpan di kulkas?

Sup ayam dapat disimpan sekitar 3–4 hari dalam wadah bersih dan tertutup rapat. Masukkan ke kulkas setelah uap panasnya berkurang dan jangan dibiarkan terlalu lama di suhu ruang.

Bagaimana cara menjaga sayuran tetap segar?

Masukkan sayuran berdasarkan tingkat kekerasannya. Daun bawang, seledri, dan tomat sebaiknya ditambahkan menjelang matang agar aroma dan teksturnya tetap terjaga.

Apakah sup ayam bening bisa disimpan di freezer?

Bisa. Gunakan wadah khusus freezer dan sisakan sedikit ruang di bagian atas. Mi, pasta, nasi, dan kentang sebaiknya ditambahkan setelah sup dicairkan.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu