Liputan6.com, Jakarta - Di St. Moritz, Swiss, udara sejuk pegunungan memenuhi dada, sementara deretan puncak Alpen membentang luas hingga ke kejauhan. Dari kota yang berada di ketinggian 1.822 meter di atas permukaan laut itu, sebuah kereta mewah menunggu untuk membawa penumpangnya menyusuri pegunungan, melewati gletser dan danau di dataran tinggi sebelum perlahan turun menuju lembah Valtellina di Italia.
Di ekor kereta Bernina Express, hanya 32 penumpang yang dapat mengikuti perjalanan dalam Pullman Class. Gerbong itu tidak hanya berkelas, namun juga sarat histori.Â
"Pullman Class merupakan kelas perjalanan terbaru pada Bernina Express," ujar Market Manager Rhaetian Railways Asia-Pasifik, Patrick Miescher, di sesi media gathering di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Advertisement
"Pengalaman menaiki gerbong bergaya era 1930-an ini memadukan nuansa perjalanan klasik dengan pelayanan personal, serta sajian kuliner pilihan. Salah satu daya tariknya adalah kunjungan ke La Gatta vineyard, tempat wisatawan dapat menikmati makan siang khas lokal yang dipadukan dengan pilihan wine," imbuhnya.
Terlepas dari itu, gerbongnya sendiri menjadi bagian penting dari pengalaman. Lapisan kayu teak memenuhi interior, berpadu dengan ornamen Art Deco, detail kuningan, meja tetap, serta kursi berlengan yang menghadap jendela.
Cahaya alami masuk dari jendela-jendela besar dan membuat ruang di dalamnya terasa hangat. Suasananya mengingatkan pada masa ketika perjalanan dengan kereta bukan sekadar cara mencapai suatu tempat, melainkan bagian dari pengalaman itu sendiri.
Pullman coach di dalamnya memiliki sejarah yang panjang. Empat gerbong dibuat pada 1931 oleh perusahaan Belgia Compagnie Internationale des Wagons-Lits untuk Golden Mountain Pullman Express yang menghubungkan Montreux dan Interlaken.
Â
Gerbong Bersejarah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326076/original/014926500_1786955321-Reise_in_der_Pullman_Class_catering.jpg)
Rhaetian Railway kemudian mengambil alih gerbong tersebut pada 1939. Setelah melewati proses restorasi pada dekade 1980-an dan 1990-an, gerbong-gerbong itu dikembalikan sedekat mungkin dengan bentuk aslinya, termasuk interior dan sejumlah komponen teknis.
Sejarahnya juga bersinggungan dengan sejumlah nama penting dunia. Hillary Clinton, Nelson Mandela, Kofi Annan, dan Xi Jinping pernah melakukan perjalanan menggunakan gerbong Pullman ketika berada di Kanton Graubünden.
Kini, gerbong yang sama kembali membuka pintunya bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan Alpen dengan suasana berbeda. St. Moritz menjadi titik awal perjalanan.
Resor pegunungan yang telah dikenal selama lebih dari 150 tahun itu perlahan tertinggal ketika kereta bergerak menuju kawasan Morteratsch Glacier. Hamparan gletser terlihat di antara bentang pegunungan, menghadirkan pemandangan pertama yang membuat perjalanan terasa semakin jauh dari hiruk-pikuk kota.
Â
Advertisement
Lanskap Memanjakan Mata
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326072/original/067315100_1786955285-Bernina_Express_Pullman_Class__1_.jpg)
Pemandangan semakin dramatis ketika kereta mencapai kawasan Bernina Diavolezza. Piz Bernina menjulang hingga 4.049 meter di atas permukaan laut, menjadi puncak tertinggi di Kanton Graubünden. Piz Palü, serta Pers dan Morteratsch glaciers melengkapi lanskap pegunungan yang terlihat dari jalur perjalanan.
Kereta kemudian mencapai Lago Bianco, sebelum tiba di Ospizio Bernina pada ketinggian 2.253 meter. Titik ini merupakan bagian tertinggi dari jalur Bernina.
Setelahnya, perjalanan mulai menurun menuju Val Poschiavo. Alp Grüm menjadi salah satu tempat dengan panorama paling terbuka, memperlihatkan lembah yang membentang hingga Italia, bersama Palü Glacier dan Lake Palü di kejauhan.
Perubahan lanskap terasa semakin jelas ketika kereta memasuki Val Poschiavo. Pegunungan tinggi perlahan berganti dengan desa-desa, teras pertanian, dan kawasan pedesaan yang lebih hangat.
Jalur kemudian mengikuti tepian Lake Poschiavo sebelum menuju Brusio Circular Viaduct. Jembatan berbentuk lingkaran sepanjang sekitar 110 meter itu menjadi salah satu bagian paling khas dari jalur tersebut, sekaligus memperlihatkan bagaimana jalur kereta dibangun untuk melewati medan pegunungan yang menantang.
Â
Bukan Ujung Perjalanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326078/original/089328400_1786955398-Weingut_La_Gatta__1_.jpg)
Tirano, di ketinggian 429 meter di atas permukaan laut, menjadi ujung perjalanan melintasi Alpen sekaligus pintu menuju suasana Italia. Perjalanan berlanjut menuju La Gatta, kebun anggur bersejarah yang berasal dari bekas biara Dominikan abad ke-16.
Kini dikelola Casa Vinicola Triacca, kawasan ini mengajak wisatawan mengikuti tur ruang penyimpanan wine sebelum menikmati makan siang tiga hidangan dengan pilihan anggur lokal.
Perjalanan kembali menuju St. Moritz menawarkan pengalaman berbeda. Penumpang Pullman Class mendapat akses eksklusif ke gerbong panoramik terbuka, memungkinkan lanskap Alpen dinikmati tanpa terhalang kaca. Kopi dan petits fours menemani perjalanan menuju Swiss.
Jalur yang dilalui kereta ini telah menjadi bagian dari Warisan Dunia UNESCO sejak 2008, berkat perpaduan lanskap pegunungan yang spektakuler dan kecakapan teknik perkeretaapian.
Advertisement
Berapa Harganya?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326075/original/045557500_1786955303-Bernina_Express_Pullman_Class.jpg)
Pullman Class sendiri baru diperkenalkan akhir Juni lalu. "Sejauh ini, antusiasmenya cukup baik. Kebanyakan dari penumpang Pullman Class adalah penggemar kereta api yang ingin merasakan pengalaman naik gerbong Pullman yang historis," sebut Miescher.
Sementara Bernina Express beroperasi sepanjang tahun, Pullman Class tersedia pada Mei hingga Oktober, ketika cuaca lebih bersahabat untuk menikmati perjalanan. Gerbong terbukanya membuat pengalaman ini lebih cocok dinikmati saat suhu tidak terlalu dingin.
Pengalaman eksklusif ini ditawarkan dalam dua pilihan perjalanan, yakni sekali jalan atau pulang-pergi antara St. Moritz dan Tirano. Perjalanan satu arah dengan makan siang di La Gatta dibanderol CHF 490 (sekitar Rp 10,8 juta), sedangkan tiket pulang-pergi dengan fasilitas serupa seharga CHF 625 (sekitar Rp 13,8 juta).
Harga khusus berlaku bagi pemegang Half-Fare Travelcard, yakni CHF 465 (Rp 10,2 juta) untuk perjalanan satu arah dan CHF 600 (Rp 13,2 juta) untuk perjalanan pulang-pergi.Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5253327/original/062598000_1750044459-cek_fakta_dubes_jepang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325714/original/050754000_1786927542-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-17T074440.081.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326077/original/096667200_1786955340-Salonwagen_auf_der_Berninalinie.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411570/original/063111400_1479704167-Swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411714/original/008904900_1479708928-Italia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311860/original/087754400_1785466044-Meutya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310783/original/054571300_1785343277-IMG_6170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8648213/original/089479800_1782659469-LJS_x_Ocean_Star_200_Event_Photo_Franz_Linder.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294474/original/094305800_1783838406-063_2285709844.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294309/original/057015000_1783829242-ar13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294297/original/082856200_1783829240-ar1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)