Balletcore, Estetika Balet yang Kini Hadir dalam Gaya Sehari-Hari

Balletcore menghadirkan estetika balet ke gaya sehari-hari lewat rok tulle, ballet flats, wrap top, dan warna pastel yang feminin.

Diterbitkan 12 Agustus 2026, 11:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Balletcore menjadi salah satu estetika fashion yang membawa pesona dunia balet ke dalam gaya berpakaian sehari-hari. Tampilan yang identik dengan ballerina kini tak lagi hanya hadir di ruang latihan atau panggung pertunjukan.

Elemen khasnya diterjemahkan menjadi busana feminin yang tetap nyaman dan leluasa dikenakan untuk berbagai aktivitas. Mengutip InStyle, Rabu (12/8/2026), balletcore memadukan kenyamanan gaya athleisure dengan sentuhan busana yang lebih elegan untuk bekerja maupun menghadiri kegiatan sosial.

Gaya ini terasa menarik karena mampu menghadirkan kesan anggun tanpa membuat penampilan terlihat berlebihan. Beberapa item yang menjadi ciri khas balletcore, mulai dari rok tulle, atasan satin, bodysuit, wrap top, cardigan, leg warmer, hingga ballet flats.

Perpaduannya dapat menghasilkan tampilan feminin yang modern tanpa membuat pemakainya tampak seperti sedang mengenakan kostum pertunjukan. Pilihan warna turut memperkuat karakter gaya ini.

Nuansa pale pink, lilac, baby blue, dan sage green dapat dipadukan dengan putih, hitam, abu-abu, atau nude untuk menciptakan kesan lembut yang tetap elegan. Material juga berperan penting dalam menentukan karakter look.

Tulle dan chiffon memberikan efek ringan dan dramatis, sementara jersey, katun, dan cashmere menghadirkan pendekatan yang lebih santai. Perpaduan tersebut membuat balletcore mudah disesuaikan dengan gaya personal dan kebutuhan sehari-hari.

Ballet flats menjadi salah satu item paling mudah untuk menghadirkan sentuhan balletcore tanpa perlu mengubah seluruh gaya berpakaian. Sepatu yang terinspirasi dari alas kaki penari tersebut telah mengalami berbagai interpretasi, mulai dari model satin bernuansa pastel hingga desain berbahan mesh.

Padu Padan Balletcore untuk Gaya Sehari-hari

Ballet flats dapat dipadukan dengan celana kulit, celana hitam berpotongan ramping, blazer, dan rok satin. Warna hitam, pink, beige, dan pastel juga bisa dipilih untuk mempertahankan kesan feminin.

Rok atau dress bervolume turut memperkuat karakter estetika ini. Sejumlah desainer menerjemahkan siluet busana balet melalui detail seperti bubble hem, drop waist, puff sleeves, dan rok berlapis tulle.

Teknik layering membuat gaya tersebut terasa lebih fleksibel untuk aktivitas sehari-hari. Bodysuit dapat dipadukan dengan rok slip satin untuk tampilan yang elegan. Dress tulle juga bisa dilapisi sweater rajut tipis sehingga kesan feminin berpadu dengan sentuhan kasual. Hasilnya, balletcore tetap terlihat anggun sekaligus praktis dikenakan.

Elemen Balletcore yang Mudah Dipadukan

Lace wrap top dapat menjadi pilihan untuk menghadirkan sentuhan feminin tanpa membatasi ruang gerak. Atasan ini bisa dipadukan dengan celana panjang untuk menciptakan tampilan yang lebih fleksibel, baik untuk aktivitas santai maupun agenda sosial.

Leg warmer juga mampu memperkuat karakter balletcore. Aksesori yang populer pada era 1980-an ini kembali mendapat perhatian dan dapat dikenakan bersama legging, rok, sweater oversized, dan alas kaki bergaya kasual. Padu padannya membuat elemen balet terasa lebih modern.

Bodysuit menawarkan pilihan praktis karena mampu menciptakan garis tubuh yang rapi saat dikenakan bersama berbagai bawahan. Model turtleneck, scoop neck, boat neck, dan potongan V dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing.

Untuk tampilan yang lebih kasual, bodysuit dapat dipadukan dengan blazer dan denim. Rok satin juga bisa menjadi pilihan untuk menghadirkan kesan feminin yang tetap elegan.

Sentuhan Aksesori untuk Gaya Balletcore

Aksesori rambut dapat menjadi cara sederhana untuk mencoba balletcore secara lebih subtle. Gaya rambut penari balet yang rapi, seperti ponytail atau sleek bun, turut menginspirasi penggunaan headband tipis, pita, pin, tiara, dan rosette hair tie. Kehadiran aksesori tersebut kembali memperkuat nuansa feminin dalam tren balletcore.

Tampilan ini juga tidak harus terlihat manis atau berlebihan. Celana hitam, tights, atau outerwear berpotongan tegas dapat dipadukan dengan ballet flats untuk menciptakan gaya yang modern dan lebih minimalis.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa balletcore bukan sekadar meniru kostum ballerina. Estetika ini mengambil elemen visual dari dunia balet lalu menyesuaikannya dengan kebutuhan berpakaian sehari-hari.

Rok ringan, warna pastel, siluet lembut, ballet flats, dan aksesori rambut dapat dipakai secara terpisah maupun dipadukan sesuai karakter personal.