Begini Cara Aman Bersihkan Motor Listrik dari Abu Vulkanik

Polytron membagikan panduan praktis untuk membersihkan sisa abu vulkanik yang menempel di motor listrik, sekaligus mengantisipasi potensi korosi.

Diterbitkan 26 September 2026, 18:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bencana alam hujan abu vulkanik yang menyelimuti pemukiman warga kerap menyisakan tumpukan debu halus bermaterial tajam di area luar rumah.

Selain berisiko mengganggu pernapasan, material korosif ini sering memicu keraguan pemilik kendaraan saat hendak membersihkan tunggangan kesayangan mereka.

Pasalnya, salah dalam mengelap permukaan kendaraan atau menyiram komponen sensitif bisa berdampak fatal pada estetika hingga sistem daya utama.

Menanggapi situasi pemulihan abu vulkanik pasca-erupsi tersebut, produsen kendaraan listrik dalam negeri, Polytron, membagikan panduan teknis mengenai cara penanganan yang aman.

Langkah ini untuk memastikan armada roda dua berbasis daya setrum tetap tangguh dan siap digunakan kembali untuk mobilitas harian.

Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menyampaikan rasa simpati sekaligus membagikan edukasi penanganan armada pasca-terpapar abu vulkanik.

"Kami segenap keluarga besar Polytron turut prihatin dan bersimpati atas musibah erupsi yang menimpa masyarakat di wilayah terdampak. Kami berharap kondisi lingkungan dan aktivitas warga dapat segera pulih sepenuhnya, ujar Ilman dalam keterangannya, Sabtu (26/9/2026).

Di masa pemulihan ini, perusahaan memahami kekhawatiran pengguna terhadap kondisi motor listrik mereka pasca terpapar debu vulkanik. Namun, pengguna tidak perlu panik. Sistem kelistrikan dan baterai kami telah dirancang dengan proteksi maksimal.

"Dengan perawatan yang benar untuk membersihkan sisa debu tersebut, motor akan tetap aman dan awet digunakan," Ilman menambahkan.

 

Proteksi Baterai dan Langkah Aman Mencuci Kendaraan

Abu vulkanik mengandung partikel mineral silika yang sangat tajam dan berpotensi merusak jika bergesekan langsung dengan material luar. Guna mengantisipasi kerusakan, Polytron sangat dilarang mengelap bodi motor secara langsung dalam keadaan kering.

Partikel abu yang keras akan bertindak seperti amplas dan merusak lapisan cat. Ada baiknya, siram seluruh bagian bodi dengan air mengalir bertekanan rendah terlebih dahulu agar tumpukan debu luruh secara alami sebelum dibersihkan dengan shampo khusus.

Untuk diketahui, komponen daya pada lini Fox Electric (seperti Fox 350) sudah terisolasi penuh dari ancaman air maupun debu halus lewat sertifikasi IP67. Penggunaan cangkang aluminium yang kokoh juga mampu menahan sifat korosif dari zat kimia abu agar tidak menembus sel bagian dalam.

Di sisi lain, pengendara diimbau untuk tidak memaksakan diri melintas jika sisa abu vulkanik di jalanan masih terlampau tebal, mengingat jarak pandang terbatas dan permukaan jalan menjadi sangat licin.

 

Partikel Silika Abu

Paparan debu halus dari sisa erupsi vulkanik tidak hanya menempel pada bodi atau baterai, tetapi juga sangat rawan menyelusup ke celah komponen pengereman terbuka di bagian roda.

Partikel silika abu yang terjebak di antara kampas dan piringan roda dapat menyebabkan goresan dalam serta menurunkan kepakeman daya cengkeram secara drastis saat tuas rem ditarik. 

Sebagai informasi, Polytron merupakan salah satu pionir industri elektronik terkemuka di Indonesia yang telah berkiprah sejak September 1975.

Berpusat dengan tiga fasilitas pabrik besar di Kudus (Krapyak dan Sidorekso) serta Demak, Jawa Tengah, perusahaan yang didukung lebih dari 10.000 karyawan ini terus memperluas portofolio inovasinya dari perangkat audio-visual dan peralatan rumah tangga hingga penetrasi pasar kendaraan listrik nasional.

Â