Liputan6.com, Jakarta - Bagi pecinta masakan praktis, cara membuat perkedel kentang dapat dipelajari melalui langkah mudah mulai dari memilih bahan utama sampai teknik penggorengan. Pemilihan kentang, racikan bumbu dan metode memasak berperan penting dalam menghasilkan perkedel padat, lezat dan tidak mudah hancur. Hidangan ini cocok hadir sebagai pendamping nasi maupun menu pelengkap berbagai sajian.
Mengenal cara membuat perkedel kentang secara tepat membantu siapa saja menciptakan makanan khas Indonesia ini di rumah. Selain memiliki bahan sederhana, perkedel juga bisa dikembangkan melalui berbagai kreasi seperti tambahan daging, kornet, keju, atau sayuran. Setiap variasi mampu memberikan pengalaman rasa berbeda bagi penikmatnya.
Memahami cara membuat perkedel kentang menjadi bekal menarik bagi penggemar kuliner rumahan. Perpaduan kentang lembut, bumbu pilihan dan teknik memasak sesuai dapat menghasilkan perkedel berkualitas. Melalui langkah tepat, hidangan sederhana ini bisa menjadi sajian favorit untuk keluarga maupun acara tertentu.
Advertisement
Simak ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (28/7/2026).
Bahan-Bahan untuk Membuat Perkedel Kentang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556283/original/007376000_1776238155-Gemini_Generated_Image_gntm03gntm03gntm.jpeg)
Sebelum mulai memasak, pastikan seluruh bahan telah disiapkan agar proses pembuatan perkedel kentang berjalan lebih praktis. Berikut bahan-bahan yang umumnya digunakan:
- 500 gram kentang, kupas lalu cuci bersih
- 1 butir kuning telur
- 1 butir putih telur untuk pelapis
- 3 siung bawang putih, haluskan atau goreng terlebih dahulu
- 4 butir bawang merah, iris tipis lalu goreng
- 1 batang daun seledri, iris halus
- 1 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1/4 sendok teh pala bubuk (opsional)
- Minyak goreng secukupnya
Apabila ingin membuat perkedel dengan cita rasa yang lebih kaya, Anda juga dapat menambahkan bahan pelengkap seperti kornet sapi, daging ayam cincang, daging sapi cincang, keju, atau ikan sesuai selera. Tambahan tersebut akan memberikan variasi rasa tanpa menghilangkan tekstur lembut khas perkedel kentang.
Advertisement
Cara Membuat Perkedel Kentang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556284/original/022586500_1776238155-Gemini_Generated_Image_yz5jj9yz5jj9yz5j.jpeg)
Membuat perkedel kentang tidaklah sulit, tetapi ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan agar hasilnya gurih, lembut, dan tidak mudah hancur saat digoreng. Berikut cara membuatnya:
- Kupas kentang, cuci hingga bersih, lalu potong menjadi beberapa bagian agar cepat matang. Goreng kentang menggunakan api sedang hingga empuk dan berwarna kuning keemasan. Setelah matang, angkat lalu haluskan selagi masih hangat agar teksturnya lebih lembut dan mudah tercampur dengan bumbu.
- Masukkan bawang putih halus, bawang merah goreng, garam, merica bubuk, pala bubuk, irisan seledri, serta kuning telur ke dalam kentang yang telah dihaluskan. Aduk hingga semua bahan tercampur rata dan menghasilkan adonan yang padat serta mudah dibentuk.
- Ambil adonan secukupnya, lalu bentuk menjadi bulat pipih atau oval sesuai selera. Usahakan ukuran setiap perkedel hampir sama agar tingkat kematangannya merata saat digoreng.
- Kocok putih telur hingga tercampur rata, kemudian celupkan setiap adonan perkedel ke dalamnya. Lapisan putih telur membantu menjaga bentuk perkedel sekaligus menghasilkan permukaan yang lebih cantik setelah digoreng.
- Panaskan minyak dalam jumlah cukup menggunakan api sedang. Goreng perkedel secara bertahap agar suhu minyak tetap stabil. Masak hingga kedua sisinya berwarna kuning keemasan dan matang sempurna, lalu angkat dan tiriskan.
- Perkedel kentang siap disajikan sebagai lauk pendamping nasi, pelengkap soto, rawon, atau sup. Hidangan ini juga nikmat disantap sebagai camilan bersama saus sambal maupun cabai rawit sesuai selera.
Tips Membuat Perkedel Kentang agar Tidak Mudah Hancur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4201299/original/075802800_1666579550-perkedel_lisasurya.jpg)
Agar perkedel kentang memiliki tekstur padat, lembut, dan tetap utuh saat digoreng, perhatikan beberapa tips berikut:
- Gunakan kentang yang digoreng. Kentang goreng memiliki kadar air lebih rendah dibandingkan kentang rebus sehingga adonan menjadi lebih padat dan tidak mudah pecah.
- Haluskan kentang saat masih hangat. Langkah ini membuat tekstur kentang lebih lembut dan bumbu lebih mudah tercampur secara merata.
- Jangan terlalu banyak menambahkan telur. Gunakan telur secukupnya sebagai bahan pengikat agar adonan tidak menjadi terlalu lembek.
- Pastikan adonan memiliki tekstur padat. Jika adonan terasa terlalu lunak, diamkan beberapa menit sebelum dibentuk agar lebih mudah diolah.
- Celupkan perkedel ke dalam putih telur sebelum digoreng. Lapisan telur membantu menjaga bentuk perkedel sekaligus menghasilkan permukaan yang lebih kokoh.
- Panaskan minyak terlebih dahulu. Goreng perkedel saat minyak sudah benar-benar panas agar bagian luar cepat mengeras dan tidak mudah hancur.
- Gunakan api sedang. Suhu minyak yang stabil membantu perkedel matang merata tanpa membuat bagian luar cepat gosong.
- Hindari terlalu sering membalik perkedel. Balik perkedel secukupnya setelah satu sisi mengeras agar bentuknya tetap utuh.
- Jangan menggoreng terlalu banyak sekaligus. Beri jarak antarperkedel di dalam wajan supaya mudah dibalik dan suhu minyak tetap terjaga.
- Tiriskan setelah matang. Letakkan perkedel di atas rak atau tisu dapur untuk mengurangi minyak berlebih sehingga teksturnya tetap nikmat saat disajikan.
Â
Pertanyaan Seputar Cara Membuat Perkedel Kentang
Apa saja bahan utama untuk membuat perkedel kentang?
Bahan utama perkedel kentang biasanya terdiri dari kentang, telur, bawang merah, bawang putih, seledri, garam, dan lada. Beberapa resep juga menambahkan pala bubuk untuk memberikan aroma khas.
Bagaimana cara membuat perkedel kentang agar tidak mudah hancur?
Agar perkedel tidak mudah hancur, gunakan kentang yang sudah digoreng supaya kadar airnya lebih rendah. Selain itu, pastikan adonan tercampur rata, bentuk perkedel dengan padat, lalu celupkan ke telur sebelum digoreng.
Apakah kentang untuk perkedel lebih baik direbus atau digoreng?
Kentang goreng biasanya menghasilkan perkedel dengan tekstur lebih padat dan tidak mudah pecah. Sementara itu, kentang rebus tetap bisa digunakan, tetapi perlu dikurangi kadar airnya agar adonan tidak terlalu lembek.
Mengapa perkedel kentang sering hancur saat digoreng?
Perkedel dapat hancur akibat adonan terlalu basah, ukuran terlalu besar, minyak belum cukup panas, atau komposisi bahan pengikat kurang tepat. Pastikan adonan memiliki tekstur padat sebelum masuk ke penggorengan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310444/original/096202200_1785317792-cek_fakta_-_pendamping_PKH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310006/original/092233300_1785302392-Screenshot_2026-07-29_104717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5223071/original/022059900_1747476334-Screenshot_2025-05-17_170231.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310440/original/081847700_1785317680-c7f50c10-819e-4153-ada7-a86f5db5081c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310036/original/004305600_1785303076-Gemini_Generated_Image_lgrmh7lgrmh7lgrm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309947/original/011533500_1785299645-268549fe-f3d5-4efc-a3e9-5325acbd83a5.jpg)