Liputan6.com, Jakarta - Sajian pedas selalu memiliki tempat istimewa bagi pencinta kuliner Nusantara. Bagi penggemar cita rasa kuat, cara membuat sambal bawang pedas gurih menjadi topik menarik untuk dibahas. Racikan sederhana ini mampu menghadirkan aroma bawang harum, sensasi cabai menggigit, plus rasa gurih khas sambal rumahan.
Rahasia rasa istimewa pada cara membuat sambal bawang pedas gurih terletak pada pemilihan bahan segar, komposisi bumbu seimbang, teknik pengolahan tepat. Setiap tahapan perlu diperhatikan agar hasil akhir memiliki rasa pedas kuat, aroma menggoda dan tekstur sesuai selera.
Melalui pembahasan cara membuat sambal bawang pedas gurih, pembaca bisa menemukan langkah praktis untuk menghasilkan sambal lezat di rumah. Kreasi ini dapat menjadi pendamping berbagai hidangan mulai dari nasi hangat, lauk goreng, hingga menu sederhana favorit keluarga.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (26/7/2026).
Bahan-Bahan Sambal Bawang Pedas Gurih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548335/original/011739200_1775536765-Gemini_Generated_Image_f7k7dnf7k7dnf7k7.jpeg)
Sebelum mulai membuat sambal, siapkan bahan berkualitas agar rasa yang dihasilkan lebih maksimal.
Bahan utama:
- 100 gram cabai rawit merah.
- 8 siung bawang merah.
- 3 siung bawang putih.
- 1 sendok teh garam.
- 1 sendok teh gula pasir.
- ½ sendok teh kaldu bubuk sesuai selera.
- Minyak goreng secukupnya.
Bahan tambahan:
- Sedikit perasan jeruk limau untuk aroma segar.
- 1 batang daun bawang iris tipis sebagai variasi.
- Sedikit terasi bakar untuk rasa lebih kuat.
Jumlah cabai dapat disesuaikan berdasarkan tingkat kepedasan yang diinginkan. Jika ingin rasa pedas lebih ringan, sebagian cabai rawit dapat diganti menggunakan cabai merah besar.
Advertisement
Cara Membuat Sambal Bawang Pedas Gurih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428821/original/044066200_1764564410-tasty-meal-with-sambal-arrangement.jpg)
Membuat sambal bawang pedas gurih sebenarnya cukup mudah dilakukan di rumah. Kunci utama agar sambal memiliki rasa nikmat terletak pada pemilihan bahan segar, proses pengolahan yang tepat, dan penggunaan minyak panas untuk mengeluarkan aroma khas bawang. Berikut langkah-langkah membuat sambal bawang yang pedas, harum, dan menggugah selera.
- Langkah pertama adalah membersihkan seluruh bahan yang akan digunakan. Cuci cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih menggunakan air bersih agar kotoran yang menempel hilang.
- Setelah itu, kupas bawang merah dan bawang putih, lalu tiriskan hingga tidak terlalu basah. Bahan yang kering akan membantu menghasilkan sambal dengan rasa lebih maksimal.
- Panaskan minyak goreng secukupnya menggunakan api sedang. Masukkan cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih ke dalam minyak panas.
- Goreng bahan sambal sebentar hingga teksturnya mulai layu dan aromanya keluar. Hindari menggoreng terlalu lama agar cabai tidak berubah pahit dan warna sambal tetap menarik.
- Angkat cabai dan bawang yang sudah digoreng, kemudian tiriskan sebentar. Masukkan seluruh bahan ke dalam cobek.
- Ulek cabai, bawang merah, dan bawang putih hingga mencapai tekstur yang diinginkan. Jika menyukai sambal bertekstur kasar, cukup ulek secara perlahan agar potongan bawang masih terasa.
- Masukkan garam, gula pasir, dan kaldu bubuk ke dalam sambal yang sudah diulek.
- Aduk seluruh bumbu hingga tercampur rata. Perpaduan rasa asin, gurih, dan sedikit manis akan membuat rasa pedas dari cabai menjadi lebih seimbang.
- Panaskan kembali sedikit minyak goreng, kemudian tuangkan minyak panas tersebut ke atas sambal yang sudah diulek.
- Aduk perlahan hingga minyak menyatu bersama cabai dan bawang. Proses ini membantu mengeluarkan aroma harum serta memberikan rasa gurih khas sambal bawang.
- Untuk memberikan sensasi segar, tambahkan sedikit perasan jeruk limau atau jeruk nipis setelah sambal selesai dibuat.
- Campuran rasa pedas, gurih, dan asam segar akan membuat sambal bawang terasa lebih nikmat saat disantap bersama berbagai lauk.
- Setelah seluruh bahan tercampur sempurna, sambal bawang siap disajikan. Hidangkan bersama nasi hangat, ayam goreng, ikan goreng, telur, tahu, tempe, atau makanan favorit lainnya.
Sambal bawang yang dibuat menggunakan bahan segar akan memiliki aroma kuat, rasa pedas yang menggigit, dan cita rasa gurih yang membuat hidangan sederhana menjadi lebih istimewa.Â
Cara Menyimpan Sambal Bawang agar Awet
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5157584/original/053575700_1741602362-delicious-sauce-bowl-high-angle.jpg)
Sambal bawang yang dibuat sendiri di rumah dapat disimpan untuk stok makanan agar lebih praktis saat ingin menikmati hidangan pedas. Agar kualitas rasa, aroma, dan teksturnya tetap terjaga, proses penyimpanan perlu dilakukan secara tepat. Kebersihan wadah, kondisi sambal, serta cara mengambil sambal menjadi faktor penting agar sambal tidak mudah basi.
Berikut beberapa cara menyimpan sambal bawang agar tetap nikmat dan tahan lebih lama:
1. Gunakan Wadah yang Bersih dan Kering
Sebelum menyimpan sambal bawang, pastikan wadah yang digunakan sudah dicuci bersih dan benar-benar kering. Wadah kaca bertutup rapat menjadi pilihan yang baik karena tidak mudah menyerap aroma serta membantu menjaga kualitas sambal. Hindari menggunakan wadah yang masih memiliki sisa air atau minyak dari makanan lain karena dapat mempercepat pertumbuhan bakteri dan membuat sambal lebih cepat rusak.
2. Pastikan Sambal Sudah Dingin Sebelum Disimpan
Setelah sambal bawang selesai dibuat, biarkan terlebih dahulu hingga suhunya turun sebelum dimasukkan ke dalam wadah penyimpanan. Memasukkan sambal yang masih panas ke wadah tertutup dapat menyebabkan munculnya uap air di dalam wadah. Kondisi lembap tersebut berpotensi membuat sambal lebih cepat berjamur atau mengalami perubahan rasa.
3. Simpan di Dalam Kulkas
Untuk menjaga sambal bawang tetap segar, simpan wadah berisi sambal di dalam kulkas. Suhu dingin dapat memperlambat proses kerusakan sehingga sambal memiliki masa simpan lebih panjang. Sambal bawang yang disimpan secara benar di dalam kulkas umumnya dapat bertahan selama beberapa hari hingga sekitar satu minggu, tergantung kebersihan bahan dan proses pembuatannya.
4. Tambahkan Lapisan Minyak di Permukaan Sambal
Minyak dapat membantu melindungi permukaan sambal dari paparan udara secara langsung. Setelah memasukkan sambal ke dalam wadah, tambahkan sedikit minyak goreng matang di bagian atas sebelum ditutup. Lapisan minyak tersebut juga membantu mempertahankan aroma serta membuat tekstur sambal tetap lembut.
Ciri sambal bawang yang sudah tidak layak:
- Muncul jamur pada permukaan sambal.
- Aroma berubah menjadi asam atau tidak sedap.
- Warna sambal berubah secara tidak normal.
- Tekstur menjadi berlendir.
Dengan menerapkan cara penyimpanan yang tepat, sambal bawang buatan rumah dapat tetap memiliki rasa pedas, gurih, dan aroma harum lebih lama. Penyimpanan yang higienis juga membantu menjaga kualitas sambal agar selalu siap menjadi pendamping berbagai hidangan favorit.
Â
Pertanyaan Seputar Cara Membuat Sambal Bawang Pedas Gurih
Apa rahasia utama membuat sambal bawang pedas gurih?
Rahasia utama terletak pada penggunaan bahan segar, takaran bumbu seimbang, serta teknik pengolahan yang tepat. Kombinasi cabai, bawang, garam, dan minyak panas akan menghasilkan rasa pedas, gurih, dan aroma khas sambal bawang.
Apa saja bahan dasar untuk membuat sambal bawang?
Bahan utama sambal bawang biasanya terdiri dari cabai rawit, bawang merah, bawang putih, garam, gula, penyedap rasa, dan minyak goreng. Beberapa resep juga menambahkan jeruk limau atau terasi untuk memperkaya rasa.
Berapa jumlah cabai yang digunakan agar sambal terasa pedas?
Jumlah cabai dapat disesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan. Untuk rasa pedas kuat, gunakan lebih banyak cabai rawit merah. Jika ingin rasa lebih ringan, campurkan cabai rawit bersama cabai merah besar.
Apakah sambal bawang harus menggunakan bawang merah?
Bawang merah menjadi bahan utama dalam banyak resep sambal bawang karena memberikan aroma harum dan rasa manis alami. Meski begitu, bawang putih juga diperlukan untuk memperkuat cita rasa gurih.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259429/original/010721900_1781500706-cek_fakta_cpns_PUPR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421569/original/046140800_1763950258-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-24T082534.482.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136323/original/018303500_1739855855-cek_fakta_keroncong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541409/original/060127000_1774861518-sambal_bawang.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306096/original/094510800_1784859881-Gemini_Generated_Image_l26v41l26v41l26v.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306092/original/041197800_1784859164-HL_Ikan_goreng.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306085/original/073609300_1784858509-Gemini_Generated_Image_tkpwydtkpwydtkpw.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514605/original/080630800_1772096607-opor_ayam_gemini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472482/original/096114800_1768367502-Gemini_Generated_Image_qf2l7qqf2l7qqf2l.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304796/original/084870800_1784772961-Gemini_Generated_Image_cz5rahcz5rahcz5r.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304820/original/060735000_1784774067-65b1b36f-e972-47b9-aa36-e5d8445332be.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304360/original/006935200_1784713383-Resep_Ayam_Kecap_Cabai_Hijau_Satu_Wajan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304425/original/037002200_1784714467-ad91a1f8-119d-4999-84cf-55702c956727.jpeg)