Liputan6.com, Jakarta - Tempe mendoan adalah camilan favorit banyak orang. Siapa yang bisa menolak gurihnya tempe berbalut adonan tepung yang digoreng setengah matang, hangat-hangat dicocol sambal kecap pedas manis? Tapi masalahnya, mendoan yang adonannya basah memang rentan menyerap banyak minyak. Alhasil, bukannya nikmat, malah jadi enek dan berminyak.
Namun kamu tetap harus tenang, karena ada beberapa trik jitu yang akan membuat tempe mendoanmu tidak terlalu berminyak. Kamu tetap bisa menikmati mendoan lezat tanpa khawatir kebanjiran minyak.
Berikut adalah cara menggoreng tempe mendoan agar tidak terlalu berminyak meski adonannya basah yang bisa kamu praktikkan di rumah, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (21/7/2026).
Advertisement
1. Pilih dan Iris Tempe dengan Tipis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302939/original/006124900_1784613957-1.jpg)
Langkah pertama agar mendoan tidak berminyak adalah memilih tempe yang tepat. Anda disarankan untuk menggunakan tempe khusus mendoan yang biasanya dibungkus dengan daun pisang dan sudah memiliki bentuk yang tipis. Namun, jika tidak tersedia, gunakan tempe papan biasa dan iris setipis mungkin dengan ketebalan sekitar 2 hingga 3 milimeter.
Melakukan irisan setipis ini membuat tempe menjadi jauh lebih cepat matang saat dimasukkan ke dalam wajan penggorengan. Karena kematangannya berlangsung cepat, durasi menggoreng tidak perlu terlalu lama sehingga tingkat penyerapan minyak oleh tempe dapat dikurangi secara signifikan.
Agar hasil potongan tersebut tetap rapi dan tidak hancur, pastikan pisau yang digunakan sangat tajam. Sebagai tambahan pro tips, potong tempe dari arah samping atau secara horizontal, bukan dari atas, demi menjaga keseragaman ketebalannya.
Advertisement
2. Racik Adonan dengan Takaran Tepung dan Kekentalan yang Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302940/original/011853900_1784613957-2.jpg)
Kekentalan adonan sangat menentukan seberapa banyak minyak yang diserap oleh mendoan nantinya. Anda bisa meraciknya menggunakan perbandingan tepung terigu dan tepung beras atau tapioka sebesar 4 berbanding 1 atau 3 berbanding 1. Kehadiran tepung beras ini berfungsi membuat lapisan adonan menjadi lebih kokoh dan renyah sehingga tidak mudah menyerap minyak.
Selain jenis tepung, konsistensi kekentalannya juga harus diperhatikan agar tidak terlalu encer maupun terlalu kental. Adonan yang terlalu encer akan memicu tempe menyerap minyak secara berlebihan, sedangkan adonan yang terlalu kental justru membuat teksturnya keras. Buat konsistensi yang sedikit lebih encer dari adonan bakwan—cukup untuk melapisi tempe tipis-tipis.
Untuk mendapatkan tekstur yang pas, tuang air secara perlahan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk guna mengontrol tingkat kekentalannya. Menggunakan air dingin atau air es pada tahap pencampuran ini juga sangat membantu menjaga kerenyahan luar tempe.
3. Tambahkan Baking Powder ke dalam Adonan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302941/original/017560300_1784613957-3.jpg)
Penggunaan baking powder merupakan rahasia nomor satu yang sangat ampuh dalam mencegah mendoan menyerap banyak minyak. Bahan pengembang ini bekerja secara aktif saat adonan bersentuhan langsung dengan suhu panas di dalam wajan penggorengan.
Ketika digoreng, baking powder akan memicu terbentuknya gelembung-gelembung gas kecil di sekitar lapisan adonan. Gelembung gas inilah yang berfungsi secara efektif untuk menolak minyak berlebih agar tidak meresap masuk ke dalam pori-pori tempe mendoan.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, takaran yang dibutuhkan cukup setengah hingga satu sendok teh baking powder saja untuk setiap 200 gram tepung yang digunakan. Takaran ini sudah cukup untuk memberikan perlindungan anti-minyak tanpa mengubah cita rasa gurih dari mendoan.
Advertisement
4. Gunakan Air Dingin atau Air Es Saat Membuat Adonan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302942/original/023324000_1784613957-4.jpg)
Suhu pada adonan tepung ternyata memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap tingkat penyerapan minyak selama proses memasak berlangsung. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menggunakan air dingin atau air es ketika Anda sedang mencampur semua bahan adonan mendoan.
Ketika adonan yang bersuhu dingin tersebut dimasukkan ke dalam wajan, ia akan langsung mengalami kejutan termal atau "kaget" saat bertemu dengan minyak panas. Reaksi cepat ini langsung membentuk lapisan luar adonan yang cepat matang dan mengeras seketika.
Terbentuknya lapisan luar yang matang lebih cepat ini bertindak sebagai perisai alami yang menghalangi minyak panas meresap terlalu dalam. Alhasil, mendoan buatan Anda akan terasa jauh lebih renyah di bagian luar dan bebas dari kesan basah karena minyak.
5. Pastikan Minyak Benar-Benar Panas Sebelum Memasak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302943/original/029181100_1784613957-5.jpg)
Kesalahan paling umum yang sering diabaikan orang adalah memasukkan tempe saat minyak belum cukup panas. Akibat dari kelalaian ini, tempe justru akan menyerap minyak secara perlahan-lahan dan berubah menjadi lembek serta sangat berminyak.
Untuk mencegahnya, gunakan minyak yang cukup banyak dengan teknik deep frying agar seluruh permukaan tempe dapat terendam secara sempurna. Panaskan minyak menggunakan api sedang hingga benar-benar panas dan memunculkan sedikit kepulan asap tipis dengan suhu ideal berkisar antara 170 sampai 180 derajat Celsius.
Hindari kebiasaan menggoreng terlalu banyak tempe secara sekaligus dalam satu wajan karena hal tersebut bisa menurunkan suhu minyak secara drastis. Penurunan suhu ini akan membuat proses memasak menjadi lebih lama dan otomatis meningkatkan jumlah minyak yang terserap oleh mendoan.
Advertisement
6. Goreng dengan Durasi Singkat Selama 30 hingga 60 Detik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302944/original/034967800_1784613957-6.jpg)
Sesuai dengan penamaan aslinya dalam bahasa Banyumasan, kata "mendo" sendiri memiliki arti setengah matang. Oleh karena itu, prinsip utama dalam memasak camilan ini adalah menjaga durasinya agar tidak terlalu lama di dalam wajan penggorengan.
Durasi ideal untuk menggoreng tempe mendoan adalah cukup 30 sampai 60 detik saja untuk setiap sisinya. Jangan pernah menunggu sampai lapisan tepungnya berubah menjadi berwarna cokelat tua atau terlalu kering. Cukup balikkan tempe sekali saja setelah adonan di permukaannya terlihat mulai mengeras, lalu segera angkat.
Gunakan nyala api sedang cenderung besar untuk mempertahankan kestabilan suhu. Penggunaan api yang terlalu kecil akan membuat mendoan matang terlalu lama dan menyerap banyak minyak, sementara api yang terlalu besar hanya akan membuat bagian luarnya cepat gosong sementara dalamnya belum matang.
Â
7. Tiriskan dengan Benar Menggunakan Rak Kawat atau Tisu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302945/original/040712900_1784613957-7.jpg)
Tahap penirisan setelah proses penggorengan selesai memegang peranan penting dalam menentukan hasil akhir kerenyahan mendoan. Letakkan tempe yang baru diangkat di atas rak kawat khusus peniris agar sisa minyak dapat menetes turun secara sempurna ke bagian bawah.
Jika Anda memilih menggunakan tisu dapur atau paper towel, pastikan untuk menatanya dalam satu lapisan saja dan hindari menumpuk tempe menjadi satu. Penumpukan tempe yang masih panas akan memerangkap uap air di dalamnya, yang justru membuat tekstur mendoan kembali menjadi lembek.
Biarkan mendoan berada di tempat penirisan tersebut selama beberapa saat hingga sisa minyaknya benar-benar turun habis. Setelah itu, tempe mendoan yang kering, kesat, dan renyah siap untuk segera disajikan selagi hangat.
Pertanyaan Seputar Menggoreng Tempe Mendoan
Q:Â Kenapa mendoan buatan saya selalu berminyak?
A: Penyebab paling umum dari masalah ini adalah kondisi minyak yang kurang panas saat tempe dimasukkan ke dalam wajan. Pastikan selalu agar minyak sudah benar-benar panas dan stabil sebelum proses menggoreng dimulai.
Q:Â Apakah baking powder benar-benar efektif?
A: Bahan pengembang ini terbukti sangat efektif dalam mengatasi masalah minyak berlebih. Kehadirannya memicu produksi gelembung gas alami yang berfungsi menolak minyak agar tidak meresap ke dalam lapisan adonan.
Q:Â Berapa lama waktu ideal menggoreng mendoan?
A: Durasi ideal yang disarankan adalah sekitar 30 sampai 60 detik saja untuk setiap sisinya. Ingat kembali konsep dasar mendoan yang berarti dimasak setengah matang dan angkat segera begitu adonan tepungnya terlihat mengeras.
Q:Â Bolehkah menggunakan tepung tapioka?
A: Penggunaan tepung tapioka diperbolehkan dan sangat dianjurkan. Anda bisa mencampurkan sedikit tepung tapioka ke dalam adonan guna membantu menghasilkan tekstur luaran yang jauh lebih renyah.
Q:Â Kenapa adonan saya terlalu encer?
A: Adonan yang terlalu encer biasanya terjadi akibat kesalahan saat menuangkan air. Selalu tuangkan air secara bertahap sedikit demi sedikit sambil terus diaduk, dan tambahkan sedikit tepung jika terlanjur terlalu cair.
Q:Â Apakah mendoan bisa digoreng dengan air fryer?
A: Penggunaan air fryer tetap bisa dilakukan, namun hasil akhirnya akan jauh berbeda. Mendoan akan menjadi lebih kering dan kehilangan karakteristik basah khas mendoan asli ala Banyumas.
Q:Â Bagaimana cara menyimpan sisa mendoan agar tetap enak?
A: Sisa adonan atau tempe yang sudah berbumbu dapat disimpan di dalam wadah terbuka atau beralaskan kertas agar kondisinya tetap kering. Jika ingin mengembalikannya ke tekstur semula, goreng ulang sebentar di dalam minyak panas.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302904/original/046159000_1784611502-Dr.Watermark_1784608315019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178089/original/060696700_1743292394-mudik_gratis_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303115/original/003143700_1784619310-mahfud_md_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302938/original/000286000_1784613957-Gemini_Generated_Image_e23lpze23lpze23l.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303199/original/035402400_1784622040-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1345712/original/030389700_1473863666-000_G50CY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301650/original/002120800_1784510182-AP26200768196604.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301614/original/015685300_1784504538-063_2286808437.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291603/original/007099700_1783569532-206__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302639/original/063463800_1784599873-ilustrasi_okra.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302060/original/032031400_1784531252-054f9a36-0a74-47ea-8d09-2740fef97a6e.jpg)