Liputan6.com, Jakarta Memasak salmon sekilas terlihat mudah, tetapi sedikit saja salah langkah bisa membuat dagingnya kering dan amis. Karena itu, cara masak ikan salmon perlu memperhatikan suhu, durasi, serta teknik yang tepat agar teksturnya tetap lembut dan rasanya lebih gurih.
Salmon yang terlalu lama dimasak akan kehilangan kelembapan alaminya. Sebaliknya, waktu memasak yang kurang tepat dapat membuat aroma amis masih terasa. Padahal, dengan beberapa trik sederhana, salmon bisa matang sempurna, juicy, dan tetap memiliki rasa yang lezat tanpa perlu bumbu berlebihan.
Lantas, bagaimana cara masak ikan salmon yang tepat agar tidak overcooked dan bebas aroma amis? Ada beberapa teknik yang bisa diterapkan, mulai dari persiapan ikan, pemilihan suhu, hingga cara mengecek tingkat kematangannya. Simak tips lengkapnya berikut ini.
Advertisement
Cara Masak Ikan Salmon Panggang di Oven dan Air Fryer
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340747/original/015090900_1788515953-photo-1519708227418-c8fd9a32b7a2.jpg)
Memanggang adalah cara masak ikan salmon yang paling praktis sekaligus menyehatkan karena hampir tidak membutuhkan minyak tambahan. Metode ini cocok untuk fillet utuh maupun potongan, dan menghasilkan aroma gurih alami yang khas seperti pada resep salmon panggang ala rumahan.
-
Bersihkan dan keringkan: Cuci salmon sebentar dengan air dingin, lalu keringkan permukaannya memakai tisu dapur agar hasil panggang tidak berair dan bumbu mudah menempel.
-
Marinasi singkat: Lumuri kedua sisi dengan garam, lada, dan perasan lemon selama 15 menit. Marinasi singkat cukup untuk memberi rasa tanpa membuat daging lembek.
-
Panaskan oven: Setel oven pada suhu 200 derajat Celsius dan alasi loyang dengan kertas roti agar kulit tidak lengket.
-
Tata dengan kulit di bawah: Letakkan fillet dengan sisi kulit menghadap ke bawah, lalu tambahkan irisan lemon dan sedikit mentega di atasnya untuk aroma segar.
-
Panggang 12-15 menit: Waktu ini pas untuk fillet setebal sekitar 2,5 cm. Fillet yang lebih tebal butuh beberapa menit tambahan.
-
Cek kematangan: Salmon matang saat dagingnya mudah dipisah (flake) dengan garpu dan warnanya berubah menjadi merah muda pucat.
-
Variasi air fryer: Untuk hasil renyah, susun fillet di keranjang air fryer dengan kulit di bawah dan masak pada 180-200 derajat Celsius selama 7-10 menit.
-
Istirahatkan sebelum disajikan: Diamkan 3-5 menit agar panas merata dan daging tetap lembap. Salmon panggang cocok dipadukan saus lemon butter atau dibuat krispi dengan daging juicy.
Advertisement
Cara Masak Ikan Salmon Pan-Seared di Teflon
Bagi yang menyukai kulit renyah ala restoran, teknik pan-seared di teflon adalah cara masak ikan salmon yang wajib dicoba. Metode ini mengandalkan wajan panas dan sedikit minyak, dengan sebagian besar waktu dilakukan pada sisi kulit.
-
Keringkan salmon: Tepuk-tepuk fillet dengan tisu dapur hingga benar-benar kering. Permukaan yang kering adalah syarat utama terbentuknya kerak kulit yang renyah.
-
Bumbui sederhana: Taburi garam dan lada hitam secukupnya tepat sebelum dimasak agar garam tidak menarik keluar cairan ikan.
-
Panaskan wajan: Gunakan teflon atau wajan besi, panaskan dengan api sedang-tinggi, lalu tuang sedikit minyak zaitun hingga benar-benar panas.
-
Masak sisi kulit: Letakkan salmon dengan kulit di bawah, tekan lembut dengan spatula selama 15-20 detik agar fillet tidak melengkung, lalu masak 3-4 menit hingga kulit keemasan.
-
Balik dengan hati-hati: Setelah itu, balik salmon hati-hati supaya tidak hancur dan masak selama satu menit lagi.
-
Baste dengan mentega: Kecilkan api, masukkan mentega, bawang putih, dan sedikit lemon, lalu siram-siramkan cairan tersebut ke atas salmon agar rasanya meresap.
-
Angkat dan istirahatkan: Angkat saat bagian dalam masih sedikit merah muda, lalu diamkan sejenak. Sisa panas akan menuntaskan proses pemasakan.
Dari teknik dasar ini, Anda bisa berkreasi menjadi resep salmon teriyaki dengan tambahan bumbu teriyaki manis gurih, dijadikan salmon mentai, atau digoreng menjadi salmon goreng krispi sambal bawang.
Cara Masak Ikan Salmon Kukus, Pepes, dan Rebus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340748/original/022013200_1788515953-2148195516.jpg)
Metode basah seperti kukus, pepes, dan rebus adalah cara masak ikan salmon yang lembut sekaligus rendah minyak. Teknik ini mempertahankan kelembapan daging sambil menjaga kandungan nutrisinya tetap utuh.
-
Kurangi bau amis: Lumuri fillet dengan perasan jeruk nipis dan garam, diamkan 10-15 menit, lalu bilas. Langkah ini efektif mengurangi bau amis sebelum dimasak.
-
Rebus dengan lembut: Didihkan air atau kaldu sayur, kecilkan api, lalu masukkan salmon dan masak 10-12 menit. Gunakan air secukupnya hingga sebatas merendam daging agar tidak hancur.
-
Kukus singkat: Untuk fillet, cukup kukus sekitar 10 menit dengan air yang tidak terlalu banyak agar uapnya tidak berlebihan.
-
Buat pepes: Bumbui salmon, bungkus rapat dengan daun pisang, lalu kukus 30-40 menit hingga matang dan bumbunya meresap.
-
Coba teknik poaching: Rendam salmon dalam cairan berbumbu pada api sangat kecil, matikan api, tutup panci, dan diamkan beberapa menit untuk tekstur yang sangat lembut.
-
Sajikan hangat: Padukan dengan asparagus, kentang, atau sayuran kukus. Anda bisa menirunya dari beragam olahan ikan salmon dan aneka resep olahan ikan salmon lainnya.
Advertisement
Rahasia agar Salmon Matang Sempurna dan Tidak Overcooked
Setelah menguasai berbagai teknik di atas, ada beberapa rahasia yang membuat hasil masakan Anda setara restoran. Poin-poin berikut merangkum kesalahan umum sekaligus solusinya agar salmon selalu lembut dan menggugah selera.
-
Mulai dari salmon segar: Kualitas bahan menentukan hasil akhir. Pilih salmon berwarna cerah, kenyal, dan tidak berbau menyengat.
-
Keringkan sebelum dimasak: Permukaan yang basah menghambat terbentuknya kerak. Tepuk fillet dengan tisu dapur, terutama sebelum di-pan-sear atau dipanggang.
-
Bumbui dengan tepat: Saat memasak salmon, jangan pelit bumbu, termasuk garam. Namun bumbui tepat sebelum memasak agar garam tidak menarik cairan ikan.
-
Kenali suhu internal: Merujuk pedoman USDA, salmon aman dikonsumsi pada suhu internal 145 derajat Fahrenheit (63 derajat Celsius), tetapi banyak koki menyukai kisaran 125-135 derajat Fahrenheit untuk tekstur yang lebih lembut dan berlemak.
-
Jangan overcook: Salmon matang sangat cepat. Angkat saat bagian tengah masih sedikit merah muda, dan waspadai cairan putih (albumin) berlebih yang menandakan daging terlalu matang.
-
Sisihkan waktu istirahat: Diamkan salmon 3-5 menit setelah diangkat. Proses carryover cooking membuat panas merata dan sari daging kembali terkunci.
-
Bawa ke suhu ruang: Keluarkan salmon dari kulkas 20-60 menit sebelum dimasak agar matang lebih merata dari luar hingga ke dalam.
-
Atasi bau amis: Bau amis berasal dari senyawa trimetilamina (TMA). Selain lemon, Anda bisa menggunakan cuka atau garam, bahkan merendam dalam susu yang proteinnya mampu mengikat bau.
-
Berhati-hati dengan salmon mentah: Sajian mentah seperti sashimi hanya aman memakai salmon sushi-grade yang telah dibekukan, karena salmon segar tetap berisiko membawa bakteri Salmonella.
-
Variasikan metode masak: Sebagaimana disampaikan WHO, konsumsi 1-2 porsi ikan per minggu dianjurkan, sehingga menariknya, ragam manfaat minyak ikan salmon dan manfaatnya untuk kecantikan bisa dinikmati lewat berbagai teknik.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ikan Salmon
Berapa lama waktu memasak ikan salmon?
Waktunya tergantung metode dan ketebalan fillet. Untuk pan-seared, umumnya 3-4 menit di sisi kulit dan 2-3 menit di sisi lain; dipanggang di oven 200 derajat Celsius sekitar 12-15 menit; sedangkan dengan air fryer hanya 7-10 menit. Patokan paling aman adalah mengangkat salmon begitu dagingnya mudah dipisah dengan garpu.
Apakah ikan salmon perlu dicuci sebelum dimasak?
Mencuci salmon boleh dilakukan, tetapi bukan keharusan. Jika ingin membersihkannya, gunakan air dingin sebentar lalu keringkan dengan tisu dapur, dan hindari membilas terlalu lama di bawah air mengalir untuk mencegah penyebaran bakteri di area dapur.
Bagaimana cara mengetahui ikan salmon sudah matang?
Salmon yang matang sempurna berubah warna dari merah tua menjadi merah muda pucat yang cenderung buram, serta mudah terpisah menjadi serat saat ditekan garpu. Teksturnya terasa kokoh tetapi masih sedikit kenyal; bila daging mengeras dan banyak mengeluarkan cairan putih, artinya salmon sudah terlalu matang. Jika masih ragu, Anda tetap bisa menyiapkan bumbu penghilang amis agar hasilnya makin lezat.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340333/original/035396900_1788502118-cek_fakta_purbaya_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324106/original/075794500_1786690114-cek_fakta_-_alat_pertanian_tanam_padi_hingga_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339837/original/071003300_1788430175-alat_pertanian_-cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340746/original/012650900_1788515953-caroline-attwood-kC9KUtSiflw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340826/original/000970300_1788519712-Depositphotos_208194118_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340722/original/062465300_1788515291-barbara-krysztofiak-SfkPaoE_i34-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340702/original/036347100_1788515032-mayak_egg_1.jpeg)