Resep dan Cara Membuat Keripik Daun Ubi Jalar Renyah Tahan Lama

Ketahui cara membuat keripik daun ubi jalar yang renyah dan tahan lama, camilan sehat kaya nutrisi yang juga berpotensi jadi ide usaha rumahan.

Diterbitkan 29 Januari 2026, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Keripik daun ubi jalar, atau yang sering disebut keripik daun telo, telah menjadi camilan sehat yang semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Memahami cara membuat keripik daun ubi jalar yang tepat tidak hanya akan menghasilkan camilan yang lezat, tetapi juga memanfaatkan bagian tanaman yang kaya akan nutrisi penting seperti serat, kalsium, dan berbagai vitamin yang bermanfaat bagi tubuh.

Berbeda dengan jenis keripik sayuran lainnya, daun ubi jalar memiliki karakteristik unik dengan tekstur yang lebih tebal dan kokoh. Sifat ini berkontribusi pada hasil akhir keripik yang lebih renyah dan memiliki daya tahan yang lebih lama. Namun, cara membuat keripik daun ubi jalar yang benar memerlukan teknik khusus agar warna hijau alaminya tetap terjaga dan tidak menyerap minyak berlebihan.

Berikut ini telah Liputan6 bahas secara detail cara membuat keripik daun ubi jalar, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga tips penyimpanan yang efektif, pada Kamis (29/1). Dengan mengikuti panduan cara membuat keripik daun ubi jalar yang akan dijelaskan, Anda dapat menghasilkan keripik berkualitas tinggi yang bahkan berpotensi menjadi peluang usaha rumahan yang menguntungkan.

Resep Keripik Daun Ubi Jalar "Kriuk Hijau"

  • Daun ubi jalar (Ipomoea batatas) seringkali dianggap sebagai limbah pertanian atau pakan ternak. Padahal, daun ini memiliki nilai gizi yang tinggi dan dapat diolah menjadi pangan fungsional. Kandungan antioksidan polifenol, flavonoid, dan karotenoid dalam daun ubi jalar bahkan lebih tinggi dibandingkan beberapa sayuran hijau pada umumnya.

Selain itu, daun ubi jalar kaya akan vitamin C, beta-karoten, vitamin B6, riboflavin, protein, serat, kalsium, zat besi, kalium, magnesium, dan fosfor. Berbagai nutrisi ini menjadikannya pilihan camilan yang lebih sehat.

Pengolahan daun ubi jalar menjadi keripik merupakan inovasi cerdas untuk memanfaatkan seluruh bagian tanaman. Tekstur daun yang relatif tebal membuatnya ideal untuk diolah menjadi keripik yang renyah dan tahan lama, memberikan sensasi gigitan yang lebih memuaskan dibandingkan keripik bayam yang lebih tipis. Dari sisi ekonomi, keripik daun ubi jalar juga menawarkan peluang bisnis yang menarik karena modal yang dibutuhkan relatif kecil dengan potensi keuntungan yang cukup besar.

Bahan-Bahan yang Dibutuhkan

  • Bahan Utama:
  • 2 ikat daun ubi jalar segar (pilih yang sudah lebar namun masih muda)
  • Minyak goreng secukupnya
  • Komposisi Adonan Tepung:
  • 250 gram tepung beras (untuk kerenyahan)
  • 50 gram tepung tapioka (untuk tekstur yang tidak terlalu keras dan lebih ringan)
  • 1 butir telur ayam (opsional, untuk kelembutan dan gurih tambahan)
  • 200 ml santan encer (pemberi rasa gurih natural)
  • Bumbu yang Dihaluskan:
  • 4 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri yang sudah disangrai
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk
  • 2 cm kencur segar (untuk aroma khas)
  • Garam dan penyedap rasa sesuai selera

Langkah-Langkah Pembuatan

  1. Persiapan Bahan: Cuci bersih daun ubi jalar, lalu pisahkan helai daunnya. Pastikan daun benar-benar kering dengan cara diangin-anginkan atau dilap menggunakan tisu bersih. Daun yang masih basah dapat menyebabkan adonan sulit menempel dan hasil gorengan kurang optimal.
  2. Pembuatan Adonan Pelapis: Campurkan tepung beras dan tepung tapioka dalam wadah. Haluskan semua bumbu hingga lembut. Masukkan bumbu halus ke dalam campuran tepung, aduk rata. Tuangkan santan secara bertahap sambil terus diaduk hingga terbentuk adonan yang licin tanpa gumpalan. Konsistensi adonan sebaiknya tidak terlalu encer agar dapat melapisi daun dengan baik.
  3. Proses Pencelupan dan Penggorengan: Panaskan minyak dengan api sedang cenderung kecil. Ambil sehelai daun, pegang bagian pangkalnya, kemudian celupkan ke dalam adonan tepung hingga kedua sisi tertutup merata. Masukkan daun yang sudah dilapisi adonan ke dalam minyak panas satu per satu. Hindari memasukkan terlalu banyak daun sekaligus untuk mencegah penggumpalan dan menjaga suhu minyak tetap stabil.
  4. Penyelesaian dan Penyimpanan: Goreng hingga adonan mengeras dan terlihat krispi, namun pastikan warna daun tetap hijau cerah. Angkat dan tiriskan dengan posisi tegak agar minyak dapat turun dengan sempurna. Setelah benar-benar dingin, simpan dalam wadah kedap udara untuk menjaga kerenyahan.

Tips Rahasia Tekstur Sempurna

Kunci utama keberhasilan terletak pada pemilihan daun yang tepat. Gunakan daun yang sudah berkembang penuh namun masih muda, biasanya daun ke-3 atau ke-4 dari pucuk tanaman. Daun yang terlalu tua cenderung menghasilkan tekstur berserat dan rasa yang sedikit pahit.

Kontrol suhu minyak juga sangat krusial. Api yang terlalu besar akan membuat daun cepat gosong dan kehilangan warna hijaunya yang menarik. Sebaliknya, api yang terlalu kecil akan menyebabkan keripik menyerap terlalu banyak minyak dan menjadi lembek. Menggoreng dua kali dengan suhu minyak yang berbeda juga dapat membantu menghasilkan keripik yang lebih renyah dan tidak terlalu berminyak.

Manfaat Gizi dan Peluang Usaha Keripik Daun Ubi Jalar

Dari segi nutrisi, daun ubi jalar mengandung berbagai komponen bermanfaat seperti antioksidan, serat, kalsium, dan vitamin. Kandungan antioksidan polifenol di dalamnya bahkan lebih tinggi dibandingkan beberapa sayuran hijau lainnya, menjadikannya pilihan camilan yang lebih sehat.

Daun ubi jalar juga kaya akan vitamin C, beta-karoten, dan mineral seperti kalium, magnesium, zat besi, serta fosfor. Berbagai kandungan ini mendukung kesehatan mata, sistem kekebalan tubuh, hingga pencernaan.

Untuk peluang bisnis, modal yang dibutuhkan untuk membuat keripik daun ubi jalar sangat terjangkau. Usaha keripik daun ubi jalar dapat dimulai dari skala rumahan dengan proses pembuatan, pengemasan, dan pemasaran yang relatif mudah. Dengan harga jual yang dapat mencapai beberapa kali lipat modal, ini menjadi peluang usaha rumahan yang menjanjikan.

 

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Keripik Daun Ubi Jalar

Q: Bagaimana cara memilih daun ubi jalar yang tepat untuk keripik?

A: Pilih daun yang sudah berkembang penuh namun masih muda, biasanya daun ke-3 atau ke-4 dari pucuk. Hindari daun yang terlalu tua karena akan berserat dan pahit.

Q: Mengapa keripik saya sering berminyak dan tidak renyah?

A: Kemungkinan besar daun masih basah saat dicelup ke adonan atau suhu minyak kurang tepat. Pastikan daun benar-benar kering dan gunakan api sedang.

Q: Berapa lama keripik daun ubi jalar bisa bertahan?

A: Jika disimpan dalam wadah kedap udara, keripik dapat bertahan hingga 1-2 minggu dengan tetap mempertahankan kerenyahannya.