Liputan6.com, Jakarta - Memahami tata cara tarawih 8 rakaat menjadi krusial, terutama bagi mereka yang memilih untuk melaksanakannya sendiri. Sholat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadhan, menjadi momen penting bagi umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sholat sunnah muakkad ini memiliki waktu pelaksanaan khusus, yakni setelah sholat Isya hingga menjelang waktu subuh. Meskipun terdapat perbedaan pandangan mengenai jumlah rakaatnya, opsi 8 rakaat adalah pilihan yang umum dan sah dalam Islam. Penting untuk melaksanakan sholat dengan khusyuk dan tidak tergesa-gesa, agar ibadah dapat diterima dengan sempurna.
Mengutip buku Hafal Luar Kepala Tata Cara dan Bacaan Shalat Wajib serta Sunnah karya H.M. Amrin Ra’uf, sholat tarawih adalah sholat sunnah muakkad yang dilaksanakan pada malam hari di bulan Ramadhan. Berikut Liputan6.com mengulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Selasa (17/02/2026).
Advertisement
Tata Cara Tarawih 8 Rakaat Sendiri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4398538/original/021682500_1681724902-pray-g2e7ab62ad_1280.jpg)
Melaksanakan sholat Tarawih 8 rakaat secara mandiri memerlukan pemahaman urutan gerakan dan bacaan yang benar. Berikut adalah langkah-langkah tata cara tarawih 8 rakaat, yang dilakukan dengan empat kali salam (setiap dua rakaat diakhiri dengan salam).
Rakaat Pertama dan Kedua:
- Niat Sholat Tarawih: Mulailah dengan membaca niat sholat Tarawih sendiri (munfarid) dalam hati sebelum takbiratul ihram.
- Takbiratul Ihram: Angkat kedua tangan sejajar telinga atau bahu sambil membaca "Allahu Akbar" untuk memulai sholat.
- Membaca Surat Al-Fatihah: Bacalah surat Al-Fatihah dengan sempurna.
- Membaca Surat Pendek: Lanjutkan dengan membaca surat pendek atau beberapa ayat dari Al-Qur'an setelah Al-Fatihah.
- Ruku': Bungkukkan badan hingga punggung lurus dan kepala sejajar dengan punggung, sambil membaca doa ruku' (Subhaana Rabbiyal 'Azhiimi wa bihamdih sebanyak tiga kali).
- I'tidal: Bangun dari ruku' ke posisi berdiri tegak sambil membaca doa i'tidal (Sami'allaahu liman hamidah, Rabbanaa lakal hamdu).
- Sujud Pertama: Turun ke posisi sujud dengan meletakkan dahi, hidung, kedua telapak tangan, lutut, dan ujung jari kaki di lantai, sambil membaca doa sujud ("Subhaana Rabbiyal A'laa wa bihamdih" sebanyak tiga kali).
- Duduk di Antara Dua Sujud: Bangun dari sujud pertama dan duduk tegak dengan melafalkan doa duduk di antara dua sujud ("Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa 'aafinii wa'fu 'annii").
- Sujud Kedua: Lakukan sujud kedua dengan bacaan yang sama seperti sujud pertama.
- Berdiri untuk Rakaat Kedua: Bangun kembali ke posisi berdiri untuk memulai rakaat kedua. Ulangi langkah membaca Al-Fatihah, surat pendek, ruku', i'tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.
- Tahiyat Akhir: Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, duduklah untuk tahiyat akhir dan bacalah doa tahiyat akhir.
- Salam: Akhiri sholat dengan mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri ("Assalaamu 'alaikum warahmatullaah").
Ulangi siklus dua rakaat ini sebanyak tiga kali lagi untuk menyelesaikan total 8 rakaat sholat Tarawih. Penting untuk tidak tergesa-gesa dalam setiap gerakan dan bacaan agar sholat dapat dilaksanakan dengan khusyuk. Mengutip buku Panduan Shalat Sunnah Lengkap karya K.H. Muhammad Sholikhin, niat sholat tarawih yang dilakukan sendiri (munfarid) adalah "Ushallii sunnatat taraawiihi rak’ataini lillaahi ta’aalaa".
Advertisement
Bacaan Niat Sholat Tarawih 8 Rakaat (Munfarid)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5376914/original/091404300_1760067565-Ilustrasi_sholat.jpg)
Niat merupakan bagian penting dalam setiap ibadah, termasuk sholat Tarawih. Niat ini diucapkan dalam hati sebelum memulai takbiratul ihram, sebagai bentuk kesungguhan dan tujuan ibadah kepada Allah SWT. Untuk tata cara tarawih 8 rakaat yang dilakukan sendiri (munfarid), niatnya adalah sebagai berikut:
Bacaan Arab:
أصَلَّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Bacaan Latin:
Ushallii sunnatat taraawiihi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.
Terjemah:
“Saya niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Niat ini diucapkan setiap kali memulai dua rakaat sholat Tarawih, sehingga untuk 8 rakaat, niat ini akan diulang sebanyak empat kali.
Doa Setelah Sholat Tarawih (Arab, Latin, Terjemah)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5145757/original/060582900_1740732778-muslim-praying-sujud-posture_53876-25222.jpg)
Setelah selesai melaksanakan sholat Tarawih, umat Islam sangat dianjurkan untuk membaca doa. Doa ini dikenal sebagai doa Kamilin atau doa setelah Tarawih, yang berisi permohonan ampunan, keberkahan, dan kebaikan di dunia maupun akhirat.
Membaca doa ini melengkapi rangkaian ibadah Tarawih dan menjadi momen untuk bermunajat kepada Allah SWT. Seperti dijelaskan dalam buku Buku Pintar Shalat oleh M. Khalilurrahman Al Mahfani, berikut bacaan doa setelah sholat tarawih beserta artinya.
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيمَانِ كَامِلِينَ . وَلِفَرَائِضِكَ مُؤَذِينَ وَعَلَى الصَّلَوَاتِ مُحَافِظِينَ . وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِينَ وَلِمَا عِندَكَ طَالِبِينَ . وَلِعَفْوِكَ رَاجِينَ وَبِالْهُدَى مُتَمَتِكِينَ وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِينَ . وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِينَ وَفِي الْآخِرَةِ رَاغِبِينَ ، وَبِالْقَضَاءِ رَاضِينَ وَبِالنَّعْمَاءِ شَاكِرِينَ ، وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرِينَ ، وَتَحْتَ لِوَاءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِينَ. وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِينَ وَفِي الْجَنَّةِ دَاخِلِينَ. وَعَلَى سَرِيرِ الكَرَامَةِ قَاعِدِينَ ، وَبِحُوْرِعِينِ مُتَزَوجِينَ وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاسْتَبْرَقٍ وَدِيبَاجٍ مُتَلَبِسِينَ وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِينَ وَمِن لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفَيْنِ شَارِ بَينَ بأكواب وَآبَارِيقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِينَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ ، وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا . ذَلِكَ الفَضْلُ مِنَ اللَّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ عَلِيمًا ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Bacaan Latin:
Allaahummaj 'alnaa bil iimaani kaamilin, wa lilfara-idika muaddiin, wa 'alashshalawaati muhaafizhiin, wa lizzakaati faa'iliin, wa limaa 'indaka thaalibiin, wali'afwika raajiina wa bilhudaa mutamassikiin, wa 'anillaghwi mu'ridhiina wa fiddun-yaa zaahidiin, wa fil aakhirati raaghibiin wa bil qadhaa-i raadhiin, wa bin na'maa-i syaakiriin, wa 'alalba-laa-i shaabiriin, wa tahta liwaa-i sayyidinaa muhammad shallallahu 'alaihi wa sallama yaumalqiyaamati saa-i riin.
wa 'alal haudhi waaridiina wa filjannatti daakhiliin, wa 'alaa sariirilkaraamati qaa'idiin, wa bi khuurin'iinin mu-tazawwijiin, wa min sundusin wa istabraqin wa diibaajin mutalabbisiina wa min tha'aamil jannati aakiliin, wa min labanin wa 'asalin mushaffaini syaaribiina biakwaabin wa abaariqa wa ka'sin min ma'iin, ma'alladziina an'amta 'alaihim minannabiyyiina washshiddiqiina wasysyuhadaa-i washshaalihiin. Wa hasuna ulaa-ika rafiiqaa. Dzaalikal fadhlu minallaahi wa kafaa billaahi 'aliimaa. Walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiin.
Terjemah:
“Ya Allah, jadikanlah kami orang yang sempurna iman-nya, mengerjakan fardhu, menjaga shalat, melakukan zakat, mencari sesuatu yang ada di sisi-Mu, mengharap ampunan-Mu, berpegangan petunjuk, menjauhi larangan, zuhud di dunia, senang di akhirat, ridha dengan qadha, syukur akan nikmat, sabar akan bala, di hari kiamat berjalan di bawah benderanya Nabi Muhammad SAW.
Mendatangi telaga, masuk surga, duduk di atas bangku karamah, men-gawini bidadari surga, memakai sutra sundus, istabraq dan diibaj, memakan makanan surga, minum susu dan madu yang jernih dengan gelas, kendi dan dari mata air (sumber) bersama-sama orang yang telah Engkau beri nikmat, yaitu para Nabi, shiddiiqiin, syuhada dan shalihiin, mereka adalah sebaik teman. Itulah anugerah dari Allah dan Allah cukup mengetahui. Segala puji bagi Allah yang menguasai sekalian alam.”
Advertisement
Keutamaan Sholat Tarawih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3101002/original/031052200_1586782016-concrete-dome-buildings-during-golden-hour-2236674__1_.jpg)
Sholat Tarawih memiliki banyak keutamaan dan pahala yang besar bagi umat Muslim yang melaksanakannya dengan ikhlas. Keutamaan ini menjadikan Tarawih sebagai salah satu ibadah yang paling dianjurkan selama bulan Ramadhan.
- Pengampunan Dosa: Salah satu keutamaan utama sholat Tarawih adalah diampuninya dosa-dosa yang telah lalu. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW: "Barangsiapa yang melakukan ibadah (shalat tarawih) di bulan Ramadhan hanya karena iman dan mengharapkan ridha dari Allah, maka baginya di ampuni dosa-dosanya yang telah lewat."
- Pahala Berlipat Ganda: Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, di mana setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya, termasuk sholat sunnah Tarawih.
- Dicatat Seperti Sholat Semalam Penuh: Bagi mereka yang melaksanakan sholat Tarawih berjamaah bersama imam sampai selesai, akan dicatat pahalanya seperti sholat semalam penuh.
- Membawa Kedamaian dan Ketenangan Hati: Melaksanakan sholat Tarawih dapat memberikan kedamaian dan ketenangan hati bagi pelakunya.
Waktu pelaksanaan sholat Tarawih memiliki rentang yang cukup fleksibel, memungkinkan umat Muslim untuk menunaikannya sesuai dengan kondisi dan kesibukan masing-masing. Sholat sunnah ini memiliki waktu khusus yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.
FAQ
- Apa itu sholat Tarawih? Sholat Tarawih adalah sholat sunnah muakkad yang dilaksanakan pada malam hari di bulan Ramadhan.
- Berapa jumlah rakaat sholat Tarawih yang umum? Jumlah rakaat sholat Tarawih yang umum adalah 8 rakaat atau 20 rakaat, diikuti 3 rakaat sholat Witir.
- Apakah boleh melaksanakan sholat Tarawih 8 rakaat sendiri di rumah? Ya, sholat Tarawih 8 rakaat boleh dilaksanakan sendiri (munfarid) di rumah.
- Kapan waktu pelaksanaan sholat Tarawih? Waktu pelaksanaan sholat Tarawih adalah setelah sholat Isya hingga terbit fajar.
- Bagaimana niat sholat Tarawih 8 rakaat untuk sendiri? Niatnya adalah "Ushallii sunnatat taraawiihi rak’ataini lillaahi ta’aalaa" yang berarti "Saya niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala."
- Apakah ada doa khusus setelah sholat Tarawih? Ya, ada doa khusus yang dianjurkan dibaca setelah sholat Tarawih, dikenal sebagai doa Kamilin.
- Apa keutamaan utama sholat Tarawih? Keutamaan utama sholat Tarawih adalah diampuninya dosa-dosa yang telah lalu bagi yang melaksanakannya karena iman dan mengharap ridha Allah.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4461201/original/062506100_1686446588-cek_fakta_timnas_argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111045/original/054516000_1783054306-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-03T114409.776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4990580/original/032364700_1730716355-cara-sholat-hajat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3428249/original/078718400_1618374148-053339400_1559536727-iStock-1134972492.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1607368/original/074451200_1496028031-LIP6_LOGO2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370720/original/047083500_1759567179-Piala_Dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258039/original/088971800_1781299445-AP26163759108481-Kanada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262481/original/011971700_1781803398-Croatia_s_Luka_Modric.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238165/original/069215800_1783129384-mes9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264340/original/096862300_1782107767-salah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9243416/original/040076400_1783136603-063_2284562735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5248356/original/073589100_1749606013-AP25162020726631.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9235541/original/012266500_1783127691-063_2284556932.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9233776/original/041944300_1783126285-000_B98N9AV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261569/original/090643200_1781746025-ghana_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260058/original/067995400_1781541268-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4314861/original/012980000_1675661791-rade-nugroho-rlj3VznKap0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2815541/original/062443200_1558775153-iStock-698697244.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534796/original/005967200_1773893358-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534795/original/014528000_1773892938-khutbah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3121589/original/054389800_1588827933-3482841.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540376/original/062198200_1774719387-Kondisi_arus_balik_di_Pelabuhan_Merak_Banten.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403008/original/008750000_1681991372-20230420-Pemantauan-Hilal-Iqbal-7.jpg)