Tak Perlu Antre Panjang, Emak-Emak di Bojonegoro Pilih Cairkan PIP Anaknya di BRILink Agen

Yuni (32), salah satu wali murid SD negeri di Kecamatan Tambakrejo mengurungkan niat pergi ke bank dan lebih memilih mencairkan PIP anaknya di BRILink Agen.

Diterbitkan 04 Juli 2026, 15:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai satu-satunya bank pelat merah di Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, BRI Unit Tambakrejo tak pernah sepi nasabah. Pada momen-momen khusus seperti awal dan akhir bulan, jadwal gajian pensiunan, hingga hari pencairan bantuan seperti Program Indonesia Pintar (PIP), antrean di bank mengular panjang. Hal tersebut membuat Yuni (32), salah satu wali murid SD negeri di Kecamatan Tambakrejo mengurungkan niat pergi ke bank. Ia memilih mencairkan PIP anaknya di BRILink Agen terdekat.

“Sejak awal saya milih ke BRILink, selain dekat juga tidak perlu antre. Pagi-pagi juga sudah buka, jadi bisa ambil uang sekalian mengantar ke sekolah,” jelas ibu tiga anak itu kepada Liputan6.com, Jumat (3/7/2026). 

Yuni tidak sendiri, mencairkan PIP SD ke BRILink Agen terdekat juga dilakukan sejumlah orang tua lain. Selain alasan jarak dan antrean, para orang tua ini mengaku dimudahkan dengan adanya BRILink Agen.

“Udah sama kayak di bank, pokoknya saya datang bawa kartu (ATM, red) terus saya kasihkan gitu aja, yang mencet PIN masnya (BRILink Agen, red). Soalnya (saya, red) enggak paham dan takut salah,” papar Mustiah (45) saat ditemui di salah satu BRILink Agen di Kecamatan Tambakrejo. 

Pelayanan Ramah dan Biaya Murah Jadi Daya Tarik

Sejumlah nasabah di BRILink Agen Mbak Ifa, Desa Sukorejo, Kecamatan Tambakrejo, mengaku memilih transaksi di keagenan tersebut karena pelayanan ramah serta biaya adminnya murah. Faizal Insani (31), pemilik BRILink Agen Mbak Ifa mengaku sebisa mungkin memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh nasabah.

“Di sini (BRILink Agen Mbak Ifa, red) orang bisa cek saldo gratis, itu salah satu kelebihan yang kami tawarkan. Terus kalau ambil uang biaya adminnya juga relatif murah. Di bawah Rp 500 ribu hanya kami kenai biaya admin Rp 2 ribu,” jelas pria yang akrab disapa Isal itu, Kamis (3/7/2026). 

Warmi (36), wali murid kelas tiga salah satu SD negeri di Kecamatan Tambakrejo mengaku sudah menjelajahi sejumlah BRILink Agen di daerahnya. Menurut dia tidak semua BRILink Agen memiliki pelayanan yang ramah sekaligus biaya adminnya murah. 

 “Saya pilih yang adminnya murah. Ini tadi habis rapat di sekolah terus katanya PIP cair, jadi (saya, red) minta tolong untuk mengecek (di BRILink Agen). Eee… ternyata masih kosong (belum cair, red). Di sini ngecek (saldo, red) bolak-balik enggak sungkan karena mas mbaknya (pemilik BRILink Agen, red) ramah,” ungkap ibu satu anak itu, Kamis (3/7/2026).