Liputan6.com, Brussels - Para pekerja konstruksi di Belgia menemukan timbunan emas senilai sekitar US$ 10,4 juta atau Rp 185,6 miliar saat menggali saluran pembuangan di bawah bekas pabrik bir.
Penemuan tersebut terjadi di Sint-Gillis-Dendermonde, sebuah komunitas di wilayah Flandria, dekat Brussel. Para pekerja langsung melaporkan temuan itu kepada polisi setelah menyadari benda yang mereka temukan bukan sekadar logam biasa.
Dikutip dari Fox News, Selasa (18/8/2026), seorang pekerja berusia 18 tahun bernama Kobe mengatakan kepada VRT News bahwa dirinya dan rekan-rekannya awalnya mengira benda tersebut merupakan koin 1 euro.
Advertisement
“Reaksi pertama kami adalah terkejut dan tidak percaya. Kami tidak menyangka akan menemukan emas,” ujar Kobe.
Para pekerja saat itu harus membongkar sebagian fondasi bangunan untuk memasang pipa saluran pembuangan. Ketika proses penggalian berlangsung, mereka melihat benda-benda yang kemudian diketahui berupa koin dan batangan emas.
Kepala proyek, Mario, mengatakan para pekerja langsung berteriak setelah menemukan emas tersebut.
“Mereka berteriak, ‘Kami menemukan emas!’” kata Mario.
Mario kemudian mendatangi lokasi untuk memeriksa temuan tersebut. Ia bahkan sempat memegang emas yang ditemukan para pekerja.
Menurutnya, para pekerja terus menemukan koin dan batangan emas lainnya saat penggalian dilanjutkan. Saat itulah mereka mulai menyadari bahwa nilai temuan tersebut sangat besar.
“Kami terus menggali koin dan batangan emas baru. Baru saat itulah kami benar-benar menyadari apa yang telah kami temukan,” ujarnya.
Mario kemudian menghubungi atasannya sebelum melaporkan penemuan tersebut kepada polisi.
Kepolisian Sint-Gillis-Dendermonde selanjutnya mendokumentasikan seluruh temuan dan mengamankannya di brankas pemerintah federal dengan sistem keamanan tinggi.
Hingga kini, asal-usul emas tersebut dan bagaimana benda-benda berharga itu bisa berada di bawah bekas pabrik bir masih menjadi perhatian pihak berwenang.
Emas Tersebut Diamankan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1625263/original/071345300_1497533003-_63549782_63546827.jpg)
Para pekerja tersebut tidak diperbolehkan untuk mengambil dan menyimpan emas tersebut. Berdasarkan undang-undang Belgia, pemilik sesungguhnya memiliki hak untuk mengambil kembali emas-emas tersebut dalam waktu lima tahun.
Saat mereka ditanya apakah terlintas di pikiran mereka untuk menyimpannya, Mario menyampaikan kepada VRT, “Jumlah koin dan batangan emas tersebut begitu banyak, jadi hal itu hampir mustahil untuk dilakukan. Lagipula, itu sama saja dengan pencurian.” Kobe berkata ia masih berharap sang pemilik akan memberikannya imbalan.
Gedung tersebut dimiliki oleh sebuah organisasi yang memberikan bantuan kesejahteraan kepada masyarakat Frandria.
Direktur organisasi tersebut mengatakan bahwa ia berharap emas tersebut dapat digunakan untuk membantu memenuhi “kebutuhan yang sangat besar yang kami hadapi setiap hari,” menurut BBC.
Polisi setempat memperingatkan para pemburu harta karun untuk tidak mengunjungi lokasi tersebut dengan alasan bahwa tempat itu merupakan lokasi pembangunan yang dipagari dan terdapat “beberapa lubang berbahaya,” dan juga bahwa emasnya sudah habis diambil.
Mereka menambahkan, “Kami berharap harta karun ini jatuh ke tangan yang tepat dan penemuan tak terduga ini dapat membawa perubahan positif bagi banyak orang!”
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5466673/original/082916800_1767862212-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-08T154559.006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314286/original/024914700_1785742099-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-03T142618.819.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326998/original/002739300_1787046240-Screenshot_2026-08-18_162316.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411622/original/023534200_1479705881-Belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293816/original/090553700_1783751992-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293466/original/077963300_1783718956-063_2285564351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293514/original/077832400_1783731799-spa1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293465/original/017817900_1783718956-063_2285562554.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293455/original/048931800_1783717383-000_B9W36VN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288984/original/089270000_1783373925-063_2284950359-Spanyol_vs_Portugl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)