Liputan6.com, Addis Ababa - Ethiopia memerintahkan 10 diplomat Eritrea meninggalkan negara itu pada Kamis (1/10/2026) dan menutup kedutaan besar (Kedubes)-nya di Eritrea. Langkah tersebut semakin memperuncing ketegangan antara kedua negara tetangga, hanya beberapa jam setelah sejumlah ledakan terdengar di berbagai penjuru ibu kota Ethiopia, Addis Ababa, di tengah pertempuran yang terus berlangsung di wilayah utara negara itu.
Kementerian Luar Negeri Ethiopia memberi waktu 48 jam kepada para diplomat tersebut untuk meninggalkan Addis Ababa. Pemerintah menyebut mereka "terlibat dalam kegiatan yang secara langsung mengancam keamanan nasional Ethiopia".
Pekan lalu, Ethiopia menuduh Eritrea mendanai kelompok pemberontak di Tigray. Kelompok itu telah merebut sejumlah kota dalam pertempuran terbaru melawan pasukan pemerintah federal.
Advertisement
Kementerian Luar Negeri Eritrea menyebut keputusan Ethiopia "mengejutkan". Eritrea mengatakan tidak memiliki pilihan selain mengambil langkah serupa dengan memutus seluruh hubungan diplomatik dengan Ethiopia, berikut berbagai dampak buruk yang dapat ditimbulkannya.
Seorang pejabat dinas intelijen yang tidak berwenang memberikan keterangan kepada media membenarkan adanya tiga ledakan di tiga lokasi berbeda di Addis Ababa pada malam hari. Namun, ia enggan memberikan rincian lebih lanjut.
Seorang sumber diplomatik yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan mengatakan mendengar ledakan sekitar pukul 19.00 di dekat markas pertahanan, yang kemudian disusul suara sirene.
Warga yang tinggal di sekitar markas pertahanan juga mengaku mendengar ledakan di dekat sebuah pabrik di kawasan tersebut selepas tengah malam.
Belum diketahui apakah ledakan-ledakan itu merupakan bagian dari serangan atau sekadar latihan di kompleks markas pertahanan.
Ledakan terjadi beberapa jam setelah Dinas Intelijen dan Keamanan Nasional Ethiopia melarang penerbangan drone di Addis Ababa dan wilayah sekitarnya.
Sementara itu di Tigray, kelompok pemberontak Front Pembebasan Rakyat Tigray atau Tigray People’s Liberation Front (TPLF) baru-baru ini menguasai bandara utama di wilayah tersebut. Kondisi itu membuat penerbangan terpaksa dihentikan sementara.
Ketua TPLF Debretsion Gebremichael pada Kamis mengatakan pertempuran saat ini merupakan “kelanjutan dari perang sebelumnya”. Ia mengatakan pasukannya akan terus menyerang sekaligus mempertahankan Tigray dari pihak-pihak yang dianggap sebagai musuh.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan agar pertempuran diredakan dan pemerintah membuka dialog dengan tujuh kelompok oposisi yang baru-baru ini membentuk aliansi untuk menantang pemerintahan Perdana Menteri Abiy Ahmed.
Pertempuran yang kembali pecah telah mengguncang kesepakatan damai 2022 yang mengakhiri perang selama dua tahun di Tigray dan menelan dampak besar bagi wilayah tersebut.
TPLF merupakan kelompok politik bersenjata yang berbasis di Tigray. Selama bertahun-tahun, kelompok itu menjadi kekuatan dominan dalam koalisi yang memerintah Ethiopia dari 1991 hingga 2018. Pemerintahan Abiy kemudian menetapkan TPLF sebagai kelompok terlarang.
Pertempuran Baru, Kesulitan Baru bagi Warga
Warga yang mengungsi dan tinggal di kamp-kamp sejak perang Tigray pecah pada 2020 mengatakan pada Kamis bahwa suara tembakan masih terdengar dari jarak beberapa kilometer di sekitar kamp Hitsats, Tigray barat laut.
Sekitar 16.000 orang telah tinggal di kamp tersebut selama enam tahun. Kini, mereka khawatir harus kembali mengungsi akibat pertempuran yang kembali pecah.
"Kami mendengar pertempuran dengan artileri berat, sementara drone terbang di langit setiap hari," kata seorang penghuni kamp kepada Associated Press melalui sambungan telepon.
Di Mekelle, ibu kota Tigray, warga mengatakan pertempuran telah mengganggu layanan komunikasi, perbankan, dan sejumlah layanan penting lainnya.
Abdelaziz Ahmed, seorang pedagang berusia 35 tahun, mengatakan gangguan layanan perbankan membuat masyarakat kesulitan memperoleh uang tunai dan berdampak langsung pada usahanya.
"Orang-orang tidak bisa membeli apa pun karena tidak punya uang tunai, jadi kami juga tidak bisa menjual. Stok saya sekarang mungkin tidak akan bertahan lebih dari sebulan. Saya hanya berharap semua kesulitan ini segera berlalu dan perdamaian kembali ke Tigray," ujarnya.
Seorang sopir taksi yang meminta namanya tidak disebutkan karena alasan keamanan mengatakan harga bahan bakar di pasar gelap telah naik dua kali lipat.
"Perang membuat hidup menjadi sangat sulit. Kami bahkan tidak punya uang untuk membeli makanan atau membayar sewa," tuturnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364021/original/072430000_1790928361-cek_fakta_-_aturan_pembelian_bbm_pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845745/original/091933300_1562319808-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363762/original/040487800_1790917791-Cek_Fakta_Wamenkeu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137785/original/055250800_1739961431-20250219-Penambahan_Jalur_Transjakarta-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363752/original/097038600_1790917060-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256844/original/002466200_1781172077-Mataf_Ka___bah_di_Masjidil_Haram..jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3967410/original/035781000_1647596767-Singapore_Airlines_B777-300ER.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363686/original/095242600_1790912901-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_10.48.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526647/original/078160700_1773129182-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363590/original/022355800_1790903921-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363577/original/021084100_1790898571-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_06.33.07.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356969/original/066694000_1790228015-ayush-design-DNGn5SGcbGg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7182657/original/038964600_1779978568-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361995/original/004339900_1790755470-jairo-alzate-J4QoIMyTPmA-unsplash.jpg)