TKP Pilot Nicholas Goselin Ditembak KKB Tak Ada Pos Keamanan

TNI menambah personnel untuk mengamankan lokasi usai penembakan pilot asal AS tersebut.

Diterbitkan 04 Juli 2026, 15:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • TNI akan menambah pos keamanan di Papua setelah penembakan pilot AMA.
  • Lokasi penembakan pilot Nicholas Goselin tidak memiliki pos keamanan terdekat.
  • Penambahan pos bertujuan mengamankan layanan penerbangan perintis dan masyarakat.

Liputan6.com, Jakarta - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan TNI akan menambah penempatan aparat keamanan di sejumlah titik rawan di Papua, setelah penembakan terhadap pilot maskapai AMA di Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Lucky mengakui saat penembakan terhadap pilot Nicholas Goselin, Kamis (2/7), tidak terdapat pos aparat keamanan di lokasi kejadian.

"Memang benar di Balinggama yang menjadi tempat kejadian perkara penembakan pilot Nicholas Goselin tidak ada pos keamanan," kata Lucky di Jayapura, Sabtu (4/7/2026), demikian dikutip dari Antara.

Menurut dia, pos aparat keamanan terdekat berjarak sekitar 40 kilometer dari lokasi kejadian dengan kondisi medan pegunungan.

Lucky mengatakan kondisi serupa juga terjadi pada penyerangan terhadap pesawat Smart Air di Lapangan Terbang Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, pada 12 Februari lalu yang menewaskan dua kru pesawat.

Karena itu, TNI akan mengevaluasi pengamanan di wilayah-wilayah yang belum memiliki pos aparat keamanan, khususnya yang menjadi lokasi pelayanan penerbangan perintis.

"Kami sudah menyampaikan kepada Uskup Jayapura Yanuarius You, mungkin bisa berkolaborasi untuk mengidentifikasi daerah-daerah yang membutuhkan penambahan dan penebalan aparat keamanan," ujar Lucky.

Menurut dia, kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan perlindungan bagi masyarakat sekaligus menjamin kelancaran pelayanan di daerah-daerah terpencil.

"Penempatan aparat keamanan di titik-titik tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman sehingga masyarakat tetap mendapatkan pelayanan," kata Lucky.

Sebelumnya, pada Jumat (3/7), personel Koops TNI Habema mengevakuasi jenazah pilot maskapai AMA, Nicholas Goselin, yang tewas akibat ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) sesaat setelah mendaratkan pesawat Pilatus Porter yang diterbangkannya di Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6