Liputan6.com, Jakarta Surah apa yang dibaca untuk orang yang sudah meninggal? pertanyaan ini mungkin sering membuat penasaran banyak orang. Membaca Al-Qur'an bagi orang yang telah meninggal dunia merupakan bentuk kasih sayang dan penghormatan.
Amalan ini diyakini dapat memberikan ketenangan bagi almarhum di alam kubur dan juga bagi keluarga yang ditinggalkan. Praktik membaca surah-surah tertentu untuk orang yang telah meninggal telah menjadi bagian dari tradisi keagamaan di banyak komunitas Muslim.
Mengutip dari buku Ayah Ibu Kubangunkan Surga Untukmu: Amalan-Amalan Dahsyat untuk Orangtua yang Sudah Meninggal karya Muhammad Abdul Hadi, surat untuk orang meninggal selain Yasin ada banyak macamnya. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (24/10/2025).
Advertisement
Surah-Surah Pilihan untuk Orang yang Sudah Meninggal
Dalam tradisi Islam, terdapat beberapa surah Al-Qur'an yang umum dibaca untuk orang yang telah meninggal dunia, baik dalam acara tahlilan maupun secara individu. Surah-surah ini diyakini memiliki keutamaan dan dapat menjadi syafaat bagi almarhum.
Memulai sebuah tahlil untuk orang yang sudah meninggal bisa dengan membaca pengantar Al-Fatihah atau tawassul. Berikut adalah beberapa surah yang sering dibaca sebagai jawaban atas pertanyaan surah apa yang dibaca untuk orang yang sudah meninggal?:
-
Al-Fatihah
Surah pembuka Al-Qur'an ini selalu dibaca sebagai pengantar dalam setiap doa dan amalan, termasuk untuk orang yang telah meninggal. Bacaan ini menjadi fondasi awal dalam setiap rangkaian doa.
-
Al-Ikhlas
Surah ini menegaskan keesaan Allah SWT dan sering dibaca berulang kali untuk mendapatkan pahala yang besar. Keutamaan surah ini sangat dianjurkan untuk dibaca.
-
Al-Falaq
Surah ini berisi permohonan perlindungan kepada Allah dari segala kejahatan. Membacanya dapat memberikan ketenangan bagi yang mendoakan.
An-Nas
-
Surah ini juga berisi permohonan perlindungan kepada Allah dari bisikan setan dari golongan jin dan manusia. Ini melengkapi permohonan perlindungan dari segala bentuk kejahatan.
-
Al-Baqarah Ayat 255 (Ayat Kursi)
Ayat Kursi adalah ayat yang agung dalam Al-Qur'an yang menjelaskan tentang keesaan dan kekuasaan Allah SWT. Ayat ini memiliki keutamaan yang sangat besar.
اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
Allāhu lā ilāha illā huw(a), al-ḥayyul-qayyūm(u), lā ta'khużuhū sinatuw wa lā naum(un), lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ(i), man żal-lażī yasyfa'u 'indahū illā bi'iżnih(ī), ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭūna bisyai'im min 'ilmihī illā bimā syā'(a), wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ(a), wa lā ya'ūduhū ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm(u).
Artinya: Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4374406/original/051837800_1679988684-rachid-oucharia-2d1-OSHkHXM-unsplash.jpg)
- Hud Ayat 7
Ayat ini menjelaskan tentang penciptaan langit dan bumi serta tujuan penciptaan manusia. Membacanya dapat mengingatkan akan kebesaran Allah.
وَهُوَ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ فِيْ سِتَّةِ اَيَّامٍ وَّكَانَ عَرْشُهٗ عَلَى الْمَاۤءِ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًا ۗوَلَىِٕنْ قُلْتَ اِنَّكُمْ مَّبْعُوْثُوْنَ مِنْۢ بَعْدِ الْمَوْتِ لَيَقُوْلَنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اِنْ هٰذَٓا اِلَّا سِحْرٌ مُّبِيْنٌ
Wa huwal-lażī khalaqas-samāwāti wal-arḍa fī sittati ayyāmiw wa kāna 'arsyuhū 'alal-mā'i liyabluwakum ayyukum aḥsanu 'amalā(n), wa la'in qulta innakum mab'ūṡūna mim ba'dil-mauti layaqūlannal-lażīna kafarū in hāżā illā siḥrum mubīn(un).
Artinya: Dialah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa serta (sebelum itu) ʻArasy-Nya di atas air. (Penciptaan itu dilakukan) untuk menguji kamu, siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya. Sungguh, jika engkau (Nabi Muhammad) berkata, "Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan setelah mati," niscaya orang-orang kafir akan berkata, "Ini (Al-Qur'an) tidak lain kecuali sihir yang nyata."
- Al-Ahzab Ayat 33
Ayat ini berbicara tentang perintah Allah kepada istri-istri Nabi dan ahlulbait untuk menjaga kesucian. Ayat ini juga sering dibaca dalam konteks tahlilan.
وَقَرْنَ فِيْ بُيُوْتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْاُوْلٰى وَاَقِمْنَ الصَّلٰوةَ وَاٰتِيْنَ الزَّكٰوةَ وَاَطِعْنَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ ۗاِنَّمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ اَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيْرًاۚ
Wa qarna fī buyūtikunna wa lā tabarrajna tabarrujal-jāhiliyyatil-ūlā wa aqimnaṣ-ṣalāta wa ātīnaz-zakāta wa aṭi'nallāha wa rasūlah(ū), innamā yurīdullāhu liyużhiba 'ankumur-rijsa ahlal-baiti wa yuṭahhirakum taṭhīrā(n).
Artinya: Tetaplah (tinggal) di rumah-rumahmu dan janganlah berhias (dan bertingkah laku) seperti orang-orang jahiliah dahulu. Tegakkanlah salat, tunaikanlah zakat, serta taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah hanya hendak menghilangkan dosa darimu, wahai ahlulbait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.
Advertisement
Amalan Lain untuk Orang yang Sudah Meninggal
Selain mengetahui surah apa yang dibaca untuk orang yang sudah meninggal, terdapat berbagai amalan lain yang dapat dilakukan oleh keluarga atau kerabat untuk orang yang telah meninggal dunia. Amalan-amalan ini juga bertujuan untuk mengirimkan pahala dan memohonkan ampunan serta rahmat Allah SWT bagi almarhum.
Berikut adalah beberapa amalan tersebut:
-
Mendoakan Almarhum
Doa adalah inti dari setiap amalan untuk orang yang telah meninggal. Anak-anak yang saleh, keluarga, dan teman-teman dianjurkan untuk senantiasa mendoakan almarhum agar diampuni dosa-dosanya dan ditempatkan di surga.
-
Bersedekah Atas Nama Almarhum
Sedekah yang diniatkan atas nama orang yang telah meninggal, seperti membangun masjid, sumur, atau memberikan makanan kepada fakir miskin, pahalanya akan sampai kepada almarhum. Ini termasuk dalam kategori sedekah jariyah.
-
Melunasi Utang-utang Almarhum
Jika almarhum memiliki utang, baik kepada Allah (seperti puasa atau haji yang belum tertunaikan) maupun kepada manusia, keluarga wajib melunasinya. Pelunasan utang ini sangat penting untuk meringankan beban almarhum di akhirat.
-
Melaksanakan Haji atau Umrah Badalan
Bagi almarhum yang mampu secara finansial namun belum sempat menunaikan ibadah haji atau umrah, ahli waris dapat melaksanakan haji atau umrah badal (menggantikan) atas nama almarhum.
-
Menjaga Silaturahmi dengan Kerabat Almarhum
Menjaga hubungan baik dengan teman-teman dan kerabat almarhum merupakan bentuk penghormatan dan kebaikan yang pahalanya dapat sampai kepada almarhum.
-
Membaca Istighfar dan Tahlil
Selain surah-surah Al-Qur'an, membaca istighfar (memohon ampunan) dan tahlil (mengucapkan La ilaha illallah) juga merupakan amalan yang baik untuk mendoakan almarhum.
Tata Cara Membaca Surah untuk Orang yang Meninggal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4758315/original/039700600_1709260395-front-view-person-reading-from-holy-book.jpg)
Membaca surah-surah Al-Qur'an untuk orang yang telah meninggal dapat dilakukan dengan tata cara yang sederhana, baik secara individu maupun berjamaah. Tujuan utamanya adalah keikhlasan dalam niat dan kekhusyukan dalam membaca.
Berikut adalah langkah-langkah umum yang dapat diikuti:
- Niat: Niatkan dalam hati bahwa bacaan Al-Qur'an tersebut ditujukan untuk almarhum (sebutkan namanya). Niat yang tulus adalah kunci diterimanya amalan.
- Membaca Tawassul (Pengantar Al-Fatihah): Seperti yang disebutkan dalam referensi, bisa dimulai dengan membaca tawassul atau pengantar Al-Fatihah yang ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabat.
- Membaca Surah-surah Pilihan: Bacalah surah-surah yang telah disebutkan sebelumnya, seperti Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, Ayat Kursi, Hud ayat 7, dan Al-Ahzab ayat 33. Surah Yasin juga sangat umum dibaca.
- Berdoa Setelah Membaca: Setelah selesai membaca surah-surah, panjatkan doa khusus untuk almarhum. Mohonkan ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Doa ini adalah puncak dari amalan tersebut.
- Dilakukan dengan Khusyuk: Bacalah dengan tenang, jelas, dan penuh penghayatan. Memahami makna ayat-ayat yang dibaca akan menambah kekhusyukan.
- Waktu dan Tempat: Pembacaan dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, baik di rumah, di masjid, atau di dekat makam. Namun, seringkali dilakukan pada malam hari setelah shalat Maghrib atau Isya, terutama pada hari-hari tertentu setelah kematian.
Advertisement
FAQ
1. Surah apa yang paling dianjurkan dibaca untuk orang yang telah meninggal? Surah Yā Sīn sangat dianjurkan untuk dibacakan bagi yang sudah meninggal karena disebutkan dalam hadits.
2. Bolehkah membaca Al‑Fātiḥah untuk orang yang sudah meninggal? Ya boleh, namun tidak ada dalil kuat bahwa bacaan Al-Fātiḥah secara khusus dikirimkan ke almarhum dengan status pahala yang pasti.
3. Apakah bisa membaca Al‑Mulk untuk orang yang telah meninggal? Ya, bacaan Al-Mulk juga dianjurkan karena dipercaya memiliki manfaat sebagai perlindungan kubur dan syafaat bagi yang telah wafat. Liputan6
4. Apakah harus membaca hanya satu surah saja atau bisa beberapa surah untuk orang yang meninggal? Bisa beberapa surah, misalnya Yā Sīn, Al-Fātiḥah, Al-Mulk, sesuai tradisi dan niat baik tanpa wajib hanya satu.
5. Apakah membaca surah untuk orang yang sudah meninggal langsung berdampak pada almarhum? Membaca dengan niat baik dan mendoakan almarhum termasuk amal jariyah, tetapi pahala sepenuhnya ditentukan oleh Allah.
6. Kapan waktu yang dianjurkan untuk membaca surah bagi orang yang telah meninggal?Waktu yang baik misalnya saat ziarah kubur, tahlilan, atau setelah salat sebagai doa untuk almarhum.
7. Apakah wajib mengirim bacaan surah untuk orang yang sudah meninggal? Tidak wajib secara syar’i, namun membaca dan mendoakan almarhum sangat dianjurkan sebagai amalan kebaikan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312395/original/029328500_1785490278-Screenshot_2026-07-31_154400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5394044/original/017340400_1761624269-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380436/original/025286300_1760424585-Wanita_muslim_berdoa_setelah_sholat__Pexels_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4374139/original/096709100_1679981555-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5386164/original/039099900_1760956903-ilustrasi_membaca_quran.jpg)