Antisipasi Keamanan Arus Mudik, PT KAI Pasang CCTV

Di samping untuk pengamanan dari tindak kejahatan terhadap muatan gerbong, pemasangan CCTV juga untuk mengantisipasi bahaya kebakaran.

Diterbitkan 10 Juli 2014, 03:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Banyumas - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daop 5 Purwokerto memasang 48 CCTV atau kamera pemantau baru di sejumlah stasiun besar yang ramai penumpang. Pemasangan CCTV tersebut untuk memperkuat pemantauan keamanan dan ketertiban di dalam area stasiun.

Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Surono mengatakan, cakupan pemantauan meliputi emplasemen stasiun, peron, pintu boarding (gate in), pintu keluar (gate out), hall, halaman stasiun maupun area parkir.

"Dengan penambahan kamera CCTV baru ini hampir semua sudut area stasiun dapat ter-cover, baik di ring 1,2 dan 3," ujarnya, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (9/7/2014).

Pemasangan CCTV tersebut, kata Surono, diharapkan mampu memperluas cakupan pemantauan petugas keamanan. Sehingga petugas dapat mendeteksi potensi kerawanan dan ketidaktertiban yang terjadi dan memperkuat pengamanan di stasiun Purwokerto, Kroya, Kutoarjo dan Cilacap.

Dengan demikian, Surono berharap, petugas keamanan akan mudah mendeteksi jika terjadi praktik- praktik seperti percaloan, pemerasan, pencurian maupun kemungkinan kejahatan lain yang terjadi di area stasiun.

Selain untuk pemantauan keamanan penumpang di ring 1,2, dan 3 stasiun, menurut Surono, CCTV ini juga digunakan untuk pengamanan angkutan barang. Seperti gerbong-gerbong Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun semen yang sedang parkir di emplasemen stasiun.

Di samping untuk pengamanan dari tindak kejahatan terhadap muatan gerbong, pemasangan CCTV ini juga untuk mengantisipasi bahaya kebakaran. "Keberadaan gerbong-gerbong ketel dengan muatan BBM di emplasemen, sangat rawan terhadap bahaya kebakaran," pungkas Surono.