7 Tips Feng Shui Gaya Rumah Japandi dan Skandinavia agar Rezeki Lancar dan Terhindar dari Nasib Buruk

Ingin rezeki lancar dan terhindar dari nasib buruk? Simak tips feng shui gaya rumah Japandi dan Skandinavia yang bisa diterapkan di rumah.

Diterbitkan 26 Oktober 2026, 15:40 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Feng shui gaya rumah Japandi dan Skandinavia dapat menjadi inspirasi bagi pemilik rumah yang ingin menata hunian sekaligus menghadirkan keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari. Perpaduan penataan ruang dan kebiasaan menjaga rumah dipercaya dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan, ketenangan, serta kelancaran aktivitas keluarga.

Dalam tradisi yang berkembang selama berabad-abad, feng shui menempatkan hubungan antara manusia dan lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Cara sebuah rumah ditata dipercaya dapat memengaruhi keseimbangan energi di dalamnya. Pandangan ini membuat feng shui tetap menarik bagi orang yang ingin menghadirkan keharmonisan sekaligus membuka jalan menuju kesejahteraan.

Berikut ini adalah beberapa tips feng shui gaya rumah Japandi dan Skandinavia yang telah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (26/10/2026). Tips-tips ini dapat membantu menjaga keseimbangan energi di hunian Anda supaya rezeki terus mengalir dengan lancar dan terhindar dari nasib buruk.

1. Singkirkan Barang yang Tidak Lagi Dipakai

Menyingkirkan barang yang menumpuk dan tidak terpakai menjadi salah satu praktik dasar dalam feng shui. Barang usang dipercaya menahan energi lama di rumah sehingga menghambat masuknya peluang baru. Gaya Japandi dan Skandinavia kebetulan memang menuntut ruang yang lapang dan bebas sesak.

Mulai dari area yang paling sering dilalui, seperti ruang tamu dan lorong masuk. Pisahkan barang yang masih berguna dari yang hanya memenuhi ruang tanpa fungsi jelas. Simpan barang terpilih di tempat tertutup agar tampilan ruang tetap rapi.

Kebiasaan merapikan rumah secara berkala juga membantu menjaga pola pikir tetap jernih. Rumah yang lega membuat penghuninya lebih mudah fokus bekerja dan mengambil keputusan. Dari sisi feng shui, kondisi ini dianggap membuka jalan bagi rezeki untuk masuk.

2. Jaga Pintu Utama Tetap Bersih dan Terang

Pintu utama dianggap sebagai jalur masuknya energi ke dalam rumah menurut feng shui. Area ini sebaiknya selalu bersih, terang, dan tidak terhalang barang seperti sepatu atau kardus. Pintu yang kusam atau rusak dipercaya memperlambat energi baik.

Tambahkan lampu di kedua sisi pintu untuk menghadirkan kesan hangat sekaligus menerangi jalan masuk. Sentuhan kayu pada bingkai pintu juga memperkuat nuansa Japandi yang mengutamakan bahan alami. Pastikan jalur menuju pintu tidak lurus sejajar dengan pintu belakang.

Tanaman kecil berdaun bulat di dekat pintu dipercaya membawa energi baik sekaligus mempercantik tampilan rumah. Hindari tanaman layu atau berduri di area ini. Kombinasi kebersihan dan pencahayaan membuat kesan pertama rumah terasa menyambut.

3. Pilih Material Alami dan Warna Netral

Rumah bergaya Japandi dan Skandinavia identik dengan material kayu, rotan, dan kain bertekstur alami. Dalam feng shui, elemen kayu melambangkan pertumbuhan dan dianggap membawa energi yang menenangkan. Pemilihan material ini membuat dua gaya tersebut saling melengkapi.

Padukan dengan palet warna netral seperti krem, abu muda, dan cokelat kayu agar ruangan terasa lapang. Warna-warna ini membantu memantulkan cahaya sehingga ruangan tidak terasa gelap meski minim perabot. Sentuhan warna hijau dari tanaman bisa menambah keseimbangan.

Hindari dominasi warna gelap pekat pada ruangan sempit karena dianggap menahan energi di satu titik. Gunakan warna gelap secukupnya sebagai aksen, misalnya pada bingkai jendela atau pegangan pintu. Keseimbangan warna ini sejalan dengan prinsip yin dan yang.

4. Aktifkan Sudut Rezeki di Rumah

Feng shui mengenal konsep sudut rezeki, yakni area pojok kiri belakang ruangan saat berdiri menghadap pintu masuk. Area ini dipercaya berkaitan langsung dengan kondisi keuangan penghuni rumah. Sudut ini sebaiknya selalu bersih dan tidak dijadikan tempat menumpuk barang.

Letakkan tanaman hijau yang tumbuh subur atau elemen air kecil di sudut tersebut untuk mengaktifkan energinya. Tambahan lampu di area ini juga dipercaya membantu memperkuat aliran energi baik. Pastikan sudut rezeki tidak berada tepat di bawah tangga.

Pilih furnitur atau dekorasi bermaterial kayu dan keramik di area ini agar selaras dengan gaya Japandi. Hindari meletakkan tempat sampah atau barang rusak di sudut rezeki. Perawatan rutin pada area ini dipercaya menjaga kestabilan keuangan rumah tangga.

5. Hadirkan Tanaman Berdaun Bulat di Dalam Rumah

Tanaman hidup punya peran penting dalam feng shui karena dianggap membawa energi pertumbuhan ke dalam rumah. Pilih tanaman berdaun bulat dan lebar karena bentuknya dipercaya menyimpan energi baik. Tanaman berduri seperti kaktus sebaiknya diletakkan di luar ruangan.

Letakkan tanaman di ruang tamu, dekat jendela, atau di atas rak kosong yang sering kosong tanpa fungsi. Gaya Skandinavia juga mengandalkan tanaman hijau sebagai elemen dekorasi sekaligus penyegar udara alami. Rawat tanaman agar tetap subur dan tidak layu.

Gunakan pot bermaterial tanah liat atau anyaman agar selaras dengan nuansa alami Japandi. Hindari membiarkan daun kering menumpuk di sekitar tanaman. Tanaman yang terawat baik mencerminkan energi rumah yang hidup dan terjaga.

6. Optimalkan Cahaya Alami dan Lampu Hangat

Cahaya dianggap sumber energi aktif dalam feng shui karena mampu menghidupkan suasana rumah. Buka tirai pada siang hari agar cahaya matahari masuk maksimal ke dalam ruangan. Ruangan yang gelap dan lembap dipercaya menahan energi negatif.

Pada malam hari, gunakan lampu berwarna hangat untuk menggantikan fungsi cahaya alami. Gaya Skandinavia dikenal gemar memakai lampu gantung sederhana berbahan kayu atau kain. Pencahayaan berlapis membuat ruangan terasa lebih hidup di berbagai waktu.

Bersihkan jendela secara rutin agar cahaya tidak terhalang debu atau kotoran. Hindari menutup jendela dengan furnitur besar yang menghalangi sinar masuk. Rumah yang terang dan segar dipercaya membuat penghuninya lebih bersemangat menjalani aktivitas.

7. Tata Furnitur agar Energi Mengalir Lancar

Penataan furnitur yang tepat membantu energi bergerak bebas tanpa terhalang di satu titik ruangan. Hindari meletakkan furnitur besar tepat di jalur utama antarruang karena dianggap menyumbat aliran energi. Beri jarak antarfurnitur agar sirkulasi udara tetap lancar.

Pilih furnitur berbentuk sederhana dengan sudut membulat, sesuai ciri khas Japandi dan Skandinavia. Bentuk ini dipercaya lebih ramah terhadap aliran energi dibanding sudut tajam. Susun sofa dan kursi saling berhadapan untuk mendukung interaksi antarpenghuni rumah.

Pastikan ruang tidur tidak langsung menghadap pintu kamar demi kenyamanan dan privasi. Letakkan tempat tidur dengan kepala menempel ke dinding yang kukuh. Penataan yang tenang ini mendukung istirahat lebih berkualitas bagi penghuni rumah.

Pertanyaan Seputar Feng Shui Gaya Rumah Japandi dan Skandinavia

1. Apa itu gaya rumah Japandi? Japandi adalah perpaduan desain interior Jepang dan Skandinavia yang mengutamakan kesederhanaan, fungsi, dan material alami seperti kayu dan rotan.

2. Apakah feng shui bisa diterapkan pada rumah bergaya Skandinavia? Bisa. Prinsip feng shui seperti kebersihan, pencahayaan, dan penataan furnitur sejalan dengan karakter rumah Skandinavia yang minimalis dan terang.

3. Di mana letak sudut rezeki dalam feng shui? Sudut rezeki umumnya berada di pojok kiri belakang ruangan saat berdiri menghadap pintu masuk utama.

4. Tanaman apa yang disarankan untuk feng shui rumah Japandi? Tanaman berdaun bulat dan lebar lebih disarankan karena bentuknya dipercaya menyimpan energi baik, sementara tanaman berduri sebaiknya dihindari di dalam rumah.

5. Apakah warna rumah memengaruhi feng shui? Ya. Warna netral seperti krem dan cokelat kayu dipercaya membantu energi mengalir lancar, sementara warna gelap pekat sebaiknya dipakai secukupnya sebagai aksen saja.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6