Liputan6.com, Jakarta - Rumah bukan hanya tempat untuk beristirahat, tetapi juga ruang yang ditata agar terasa nyaman, tenang, dan menyenangkan bagi penghuninya. Karena itu, pemilihan perabot tidak selalu hanya mempertimbangkan fungsi dan tampilan. Dalam feng shui, beberapa benda yang ada di dalam rumah dipercaya memiliki makna simbolis tertentu dan dapat membantu menciptakan suasana yang lebih harmonis. Penempatan, bentuk, material, hingga kondisi perabot juga kerap menjadi perhatian karena dianggap berkaitan dengan aliran energi atau chi di dalam hunian.
Menariknya, perabot yang dipercaya membawa feng shui baik tidak harus selalu berupa benda khusus atau dekorasi mahal. Beberapa di antaranya justru merupakan perabot yang cukup umum ditemukan di rumah, seperti meja makan, cermin, hingga sofa.
Namun, dalam feng shui, cara memilih dan menempatkannya dapat menjadi bagian penting untuk menciptakan keseimbangan ruangan. Tentu saja, feng shui merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan sehingga manfaatnya dalam mendatangkan keberuntungan atau energi positif tidak dapat dianggap sebagai jaminan ilmiah.
Advertisement
Lantas apa saja perabotan rumah yang membawa Feng Shui baik dan dipercaya datangkan energi positif? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (19/8/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Meja Makan Berbentuk Bulat atau Oval
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260553/original/073700300_1781601487-sanju-pandita-nH3HHrHU5IA-unsplash__1_.jpg)
Dalam feng shui, meja makan bukan sekadar tempat untuk menyajikan dan menikmati makanan, tetapi juga dapat menjadi simbol berkumpulnya keluarga dan terciptanya keharmonisan di dalam rumah. Meja berbentuk bulat atau oval sering dianggap memiliki makna yang baik karena tidak memiliki sudut tajam seperti meja persegi atau persegi panjang.
Bentuk yang melengkung dipercaya dapat menciptakan kesan aliran energi yang lebih lembut sekaligus membuat suasana ketika makan bersama terasa lebih akrab. Secara praktis, meja tanpa sudut tajam juga dapat membuat ruang makan terasa lebih nyaman, terutama jika digunakan oleh keluarga dengan anak-anak.
Pemilihan ukuran meja juga sebaiknya disesuaikan dengan luas ruangan. Meja yang terlalu besar di ruangan sempit dapat membuat area makan terasa sesak dan menghambat pergerakan. Sebaliknya, meja yang terlalu kecil untuk jumlah penghuni rumah dapat membuat aktivitas makan bersama menjadi kurang nyaman.
Dalam perspektif feng shui, keseimbangan dan proporsi ruangan menjadi hal penting, sehingga meja sebaiknya cukup besar untuk kebutuhan penghuni tanpa membuat ruangan terasa penuh. Pilih material dan warna yang selaras dengan keseluruhan interior agar meja tidak terasa seperti elemen yang berdiri sendiri.
Agar suasana ruang makan tetap positif, meja juga sebaiknya dijaga dalam kondisi bersih dan tidak dipenuhi barang yang tidak berkaitan dengan aktivitas makan. Setelah digunakan, rapikan piring, gelas, dan benda-benda lainnya sehingga area tersebut kembali menjadi ruang berkumpul yang nyaman.
Terlepas dari kepercayaan feng shui, kebiasaan menjaga meja makan tetap rapi memang dapat membantu menciptakan suasana rumah yang lebih teratur. Jika ingin menerapkan feng shui, meja makan dapat ditempatkan di area yang nyaman dan memiliki ruang gerak cukup di sekelilingnya.
Advertisement
2. Sofa dengan Bentuk Nyaman dan Tidak Terlalu Tajam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5222291/original/004015500_1747388527-pexels-heyho-6758245.jpg)
Sofa merupakan salah satu perabot utama di ruang keluarga dan memiliki fungsi sebagai tempat berkumpul, berbincang, bersantai, atau menerima tamu. Dalam feng shui, area ruang keluarga sebaiknya memberikan kesan nyaman dan mengundang interaksi, sehingga sofa dengan bentuk yang lebih lembut sering menjadi pilihan.
Sofa dengan sandaran yang kokoh dan bentuk tidak terlalu tajam dipercaya dapat memberikan kesan stabil serta membuat energi di dalam ruangan terasa lebih nyaman. Secara desain interior, bentuk sofa yang membulat atau memiliki sudut yang tidak terlalu keras juga dapat menciptakan suasana yang lebih hangat.
Penempatan sofa juga tidak kalah penting. Dalam prinsip feng shui, posisi sofa utama sebaiknya memberikan pandangan yang cukup luas terhadap ruangan dan pintu tanpa harus berada tepat di jalur keluar-masuk. Sandaran sofa yang kokoh juga kerap dikaitkan dengan rasa aman dan dukungan. Dari sisi fungsional, penempatan seperti ini membuat penghuni dapat duduk dengan lebih nyaman karena tidak mudah terganggu oleh orang yang keluar-masuk ruangan. Sisakan pula ruang yang cukup di sekitar sofa agar sirkulasi orang tetap lancar.
Selain bentuk dan posisi, kondisi sofa juga perlu diperhatikan. Sofa yang sudah rusak, robek, atau dipenuhi barang dapat membuat ruangan terlihat kurang terawat.
Dalam penerapan feng shui, menjaga perabot tetap bersih dan berfungsi dengan baik merupakan bagian dari menciptakan lingkungan yang tertata. Anda tidak harus mengganti sofa hanya karena ingin menerapkan feng shui. Membersihkannya secara rutin, memperbaiki bagian yang rusak, dan menata bantal atau aksesori dengan proporsional sudah dapat membuat ruang keluarga terasa lebih nyaman dan harmonis.
3. Cermin dengan Bentuk dan Penempatan yang Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315416/original/050447400_1785837187-Strategi_menjaga_skala_dan_proporsi_ruangan_sehingga_cocok_buat_Rumah_yang_terasa_sempit_model_gunakan_cermin_untuk_menambah_kesan_luas.jpg)
Cermin menjadi perabot yang cukup menarik dalam feng shui karena dipercaya dapat memengaruhi persepsi terhadap ruang dan aliran energi. Cermin sering digunakan untuk memberikan kesan ruangan yang lebih luas dan terang karena dapat memantulkan cahaya serta menciptakan efek visual tertentu.
Dalam feng shui, manfaat tersebut kemudian dikaitkan dengan bagaimana energi dapat dipantulkan atau diarahkan di dalam rumah. Karena itu, bukan hanya keberadaan cermin yang diperhatikan, tetapi juga ukuran, bentuk, dan lokasi pemasangannya.
Penempatan cermin sebaiknya dipertimbangkan berdasarkan apa yang dipantulkannya. Sebagai contoh, cermin dapat ditempatkan sehingga memantulkan pemandangan yang menyenangkan, tanaman, atau sumber cahaya alami. Dengan cara tersebut, ruangan dapat terasa lebih terang dan memiliki kedalaman visual.
Sebaliknya, hindari menempatkan cermin di lokasi yang justru memantulkan area berantakan jika ingin menciptakan tampilan interior yang lebih tenang. Dalam praktik dekorasi, apa pun yang dipantulkan cermin akan menjadi bagian yang menonjol secara visual.
Dalam feng shui tradisional, penempatan cermin tepat berhadapan dengan pintu utama sering menjadi topik yang perlu diperhatikan karena dipercaya dapat memantulkan energi yang masuk. Pandangan mengenai detail ini dapat berbeda tergantung aliran atau praktisi feng shui yang digunakan.
Karena feng shui merupakan kepercayaan, tidak ada bukti ilmiah bahwa cermin dapat mendatangkan atau menghilangkan keberuntungan. Namun, dari sisi interior, cermin tetap dapat dimanfaatkan secara efektif untuk membantu membuat ruangan kecil terasa lebih lapang dan meningkatkan pantulan cahaya.
Advertisement
4. Lemari atau Rak Kayu yang Rapi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5212221/original/013647300_1746606681-WhatsApp_Image_2025-05-07_at_3.29.03_PM.jpeg)
Material kayu memiliki tempat tersendiri dalam feng shui karena berkaitan dengan salah satu dari lima unsur atau elemen yang dikenal sebagai Wu Xing, yaitu kayu, api, tanah, logam, dan air. Perabot berbahan kayu seperti lemari, rak buku, meja, atau kabinet dapat digunakan untuk menghadirkan unsur kayu ke dalam interior.
Dalam interpretasi feng shui, elemen kayu sering dikaitkan dengan pertumbuhan, perkembangan, vitalitas, dan energi yang terus bergerak. Karena itu, perabot kayu dapat menjadi pilihan bagi orang yang ingin menghadirkan kesan alami sekaligus menerapkan prinsip feng shui.
Namun, bukan berarti semua perabot kayu otomatis dianggap membawa feng shui baik. Kondisi dan penataannya tetap menjadi bagian penting. Rak yang terlalu penuh, lemari berantakan, atau perabot yang rusak justru dapat membuat ruangan terasa berat dan tidak nyaman.
Sebaiknya pilih rak atau lemari yang ukurannya sesuai dengan ruangan dan gunakan untuk menyimpan barang secara teratur. Sisakan sedikit ruang jika memungkinkan sehingga tampilan perabot tidak terlalu padat dan ruangan tetap memiliki kesan lapang.
Warna dan jenis kayu juga dapat disesuaikan dengan konsep interior. Kayu dengan warna natural dapat menciptakan suasana hangat dan dekat dengan alam, sementara kayu dengan warna lebih gelap dapat memberikan kesan elegan.
Tidak perlu memenuhi seluruh rumah dengan perabot kayu karena prinsip keseimbangan juga penting dalam feng shui. Satu atau beberapa perabot kayu yang ditempatkan secara proporsional sudah cukup untuk menghadirkan unsur alami tanpa membuat interior terlihat monoton.
5. Meja Kerja dengan Posisi yang Mendukung Konsentrasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/731271/original/002954500_1409644102-diy-potted-plant-feats-with-contemporary-modern-office-interior-desk-and-white-upholstered-chair.jpg)
Meja kerja menjadi semakin penting karena banyak orang melakukan pekerjaan, belajar, atau mengelola aktivitas pribadi dari rumah. Dalam feng shui, area kerja yang tertata dipercaya dapat membantu menciptakan suasana yang mendukung fokus dan produktivitas.
Meja yang kokoh dan memiliki permukaan cukup luas sering dianggap lebih baik dibandingkan meja yang terlalu kecil atau tidak stabil. Secara praktis, meja yang terorganisasi juga membuat Anda lebih mudah menemukan barang yang dibutuhkan sehingga aktivitas dapat dilakukan dengan lebih nyaman.
Posisi meja kerja juga perlu diperhatikan. Dalam penerapan feng shui, posisi yang memungkinkan seseorang melihat pintu tanpa duduk tepat sejajar dengan jalur keluar-masuk sering dianggap lebih ideal.
Sandaran di belakang kursi atau dinding yang kokoh juga kerap dikaitkan dengan rasa aman dan dukungan. Dari sudut pandang ergonomi dan psikologi ruang, posisi seperti ini memang dapat membuat seseorang merasa lebih memiliki kendali terhadap lingkungan karena dapat melihat siapa atau apa yang datang tanpa harus terus menoleh.
Jangan biarkan meja kerja menjadi tempat menumpuk berbagai barang yang tidak digunakan. Rapikan dokumen, kabel, alat tulis, dan perangkat elektronik secara berkala agar permukaannya tetap memiliki ruang. Anda juga dapat menambahkan elemen alami seperti tanaman yang sesuai dengan kondisi ruangan jika menyukainya.
Dalam konteks feng shui, tanaman hidup sering dikaitkan dengan pertumbuhan dan vitalitas, sedangkan dalam desain interior keberadaannya dapat membuat area kerja terasa lebih segar. Yang paling penting, pilih dekorasi secukupnya agar tidak mengganggu konsentrasi.
Advertisement
6. Tempat Tidur dengan Sandaran Kepala yang Kokoh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320234/original/001406100_1786341052-Pink_Linen_Bedroom.jpg)
Tempat tidur merupakan perabot utama di kamar dan menjadi area yang digunakan untuk beristirahat. Dalam feng shui, tempat tidur sering mendapatkan perhatian khusus karena kamar tidur dianggap sebagai ruang yang membutuhkan suasana tenang dan stabil.
Tempat tidur dengan kepala ranjang atau headboard yang kokoh dipercaya dapat memberikan kesan dukungan dan rasa aman. Secara praktis, sandaran kepala juga dapat membuat posisi tidur dan duduk di tempat tidur menjadi lebih nyaman.
Penempatan tempat tidur juga perlu diperhatikan agar kamar tidak terasa sempit. Dalam prinsip feng shui, posisi tempat tidur biasanya diatur sehingga penghuni dapat melihat pintu kamar tanpa menempatkan tempat tidur tepat berada di jalur langsung pintu.
Ruang di sekitar tempat tidur juga sebaiknya cukup untuk bergerak dengan nyaman. Selain mengikuti kepercayaan feng shui, pengaturan seperti ini dapat membantu menciptakan tata ruang yang lebih fungsional dan tidak membuat kamar terasa penuh.
Kondisi tempat tidur dan area sekitarnya juga sebaiknya dijaga tetap bersih dan rapi. Hindari menjadikan bagian bawah tempat tidur sebagai tempat penyimpanan barang yang sudah tidak digunakan, terutama jika membuat area tersebut sulit dibersihkan.
Gunakan sprei dan sarung bantal yang bersih serta pastikan kasur dalam kondisi baik. Feng shui pada akhirnya dapat dijadikan sebagai inspirasi penataan, tetapi kualitas tidur tetap lebih banyak dipengaruhi oleh faktor nyata seperti kenyamanan kasur, suhu ruangan, kebisingan, pencahayaan, dan kebiasaan tidur.
7. Meja atau Kabinet dengan Sudut Membulat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5524870/original/088159200_1773023246-Ide_Meja_Sudut_Unik_di_Ruang_Tamu_Kecil_1.jpg)
Perabot dengan sudut membulat menjadi pilihan menarik bagi orang yang ingin menciptakan interior dengan kesan lebih lembut. Dalam feng shui, sudut tajam pada perabot tertentu dikenal berkaitan dengan konsep sha chi, yaitu energi yang dianggap kurang menguntungkan ketika sudut tajam mengarah langsung ke area aktivitas atau tempat seseorang berada.
Karena itu, meja, kabinet, atau furnitur dengan tepi membulat kerap dipilih untuk menciptakan kesan aliran ruang yang lebih halus. Dari sisi keamanan, sudut membulat juga dapat mengurangi risiko terbentur, terutama di rumah yang memiliki anak kecil.
Pemilihan perabot dengan bentuk melengkung tidak berarti semua furnitur bersudut harus dikeluarkan dari rumah. Interior tetap membutuhkan kombinasi bentuk agar tidak terlihat monoton.
Yang lebih penting adalah bagaimana perabot ditempatkan sehingga tidak mengganggu jalur berjalan atau mengarah dengan cara yang membuat penghuni merasa tidak nyaman. Meja dengan sudut membulat dapat ditempatkan di ruang keluarga, kamar tidur, ruang kerja, atau area lainnya sesuai kebutuhan selama ukurannya proporsional.
Agar prinsip feng shui dan kebutuhan interior dapat berjalan beriringan, pilih furnitur yang tidak hanya memiliki bentuk menarik tetapi juga benar-benar fungsional. Hindari membeli perabot hanya karena dianggap membawa keberuntungan jika pada akhirnya membuat ruangan terlalu penuh.
Rumah yang nyaman tetap membutuhkan keseimbangan antara fungsi, estetika, ruang gerak, pencahayaan, dan kebersihan. Dengan begitu, penerapan feng shui dapat dijadikan inspirasi penataan tanpa mengorbankan kebutuhan praktis penghuni rumah.
Advertisement
Pertanyaan & Jawaban Seputar Perabotan Rumah yang Membawa Feng Shui Baik
1. Apa saja perabotan rumah yang dipercaya membawa feng shui baik?
Beberapa perabot yang dipercaya memiliki makna positif dalam feng shui antara lain meja makan berbentuk bulat atau oval, sofa yang nyaman dengan sandaran kokoh, cermin dengan penempatan tepat, perabot berbahan kayu, meja kerja yang tertata, tempat tidur dengan headboard kokoh, serta furnitur dengan sudut membulat. Makna dan penerapannya dapat berbeda tergantung aliran feng shui yang digunakan.
2. Apakah perabot rumah benar-benar bisa mendatangkan keberuntungan?
Dalam feng shui, sejumlah benda dipercaya dapat mendukung energi positif dan keharmonisan di dalam rumah. Namun, hal tersebut merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan, bukan fakta ilmiah yang membuktikan bahwa perabot tertentu dapat secara langsung mendatangkan keberuntungan. Karena itu, feng shui sebaiknya digunakan sebagai inspirasi dalam menata hunian.
3. Mengapa meja makan bulat dianggap baik menurut feng shui?
Meja makan bulat atau oval tidak memiliki sudut tajam sehingga dipercaya dapat menciptakan aliran energi yang lebih lembut. Bentuknya juga mendukung interaksi karena semua orang yang duduk mengelilingi meja memiliki posisi yang relatif setara. Dari sisi desain, bentuk tersebut dapat membuat suasana ruang makan terasa lebih akrab.
4. Apakah cermin bagus untuk feng shui rumah?
Cermin dapat menjadi elemen yang menarik dalam feng shui karena dipercaya dapat memantulkan atau mengarahkan energi. Penempatannya perlu diperhatikan, terutama mengenai apa yang dipantulkan. Secara praktis, cermin juga dapat membuat ruangan terasa lebih luas dan membantu memantulkan cahaya.
5. Apakah semua cermin boleh dipasang di depan pintu utama?
Dalam beberapa penerapan feng shui, cermin yang dipasang tepat berhadapan dengan pintu utama dianggap perlu dipertimbangkan karena dipercaya dapat memantulkan kembali energi yang masuk. Pandangan mengenai hal ini dapat berbeda berdasarkan aliran feng shui. Jika tujuan utamanya adalah dekorasi, pilih posisi yang menghasilkan pantulan menarik dan tidak mengganggu fungsi ruang.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327521/original/042881300_1787113384-Screenshot_2026-08-19_110246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295088/original/038010600_1783912968-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-13T101127.805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6473191/original/043995600_1779334192-unnamed__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4823411/original/015105800_1714990585-IMG_2377.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327884/original/032231000_1787128242-ddf64cc9-d684-4dd5-9b9a-9d7f6d54ad4d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321737/original/060703300_1786501343-Kereta_Api_Pandanwangi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501813/original/008687800_1770957359-young-beautiful-woman-bathroom-with-towel-her-head-washes-her-face-with-tap-water.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4032683/original/036421800_1653408621-Kereta.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327715/original/035285800_1787121821-yao-oo-DU39WqRQlN8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327632/original/043656100_1787117162-KA_Bandara_Yogyakarta_International_Airport.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471992/original/000311600_1768302667-pexels-suju-1402659.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2726769/original/014099000_1549966366-20190212-Warga-Depok-Hadiri-PKH-Herman6.jpg)