8 Cara Membuat Ruangan Tetap Harum Tanpa Menggunakan Pengharum Elektrik, Pakai Bahan Sederhana

Cara membuat ruangan tetap harum tanpa pengharum elektrik dengan bahan sederhana dan mudah diterapkan di rumah.

Diterbitkan 03 Oktober 2026, 11:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat ruangan tetap harum bisa dilakukan tanpa bergantung pada pengharum elektrik. Pilihan ini bisa diterapkan pemilik rumah yang sibuk dan hanya memanfaatkan beberapa barang yang umumnya sudah tersedia di rumah.

Ruangan yang digunakan setiap hari bisa menyimpan bau dari makanan, pakaian, sampah, hewan peliharaan, atau udara yang tidak berganti. Kondisi ini sering muncul tanpa disadari, terlebih bagi mereka yang jarang di rumah.

Karena itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat interior ruangan tetap sehat dan tidak meninggalkan aroma bau. Simak selengkapnya, dihadirkan Liputan6.com, Sabtu (3/10).

1. Buka Jendela Setiap Pagi

Membuka jendela menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan tanpa persiapan. Udara dari luar masuk dan membantu mengganti udara yang berada di dalam ruangan.

Kebiasaan ini bisa dilakukan saat penghuni rumah mulai beraktivitas. Jendela tidak perlu dibuka sepanjang hari jika kondisi lingkungan atau keamanan rumah tidak memungkinkan.

Agar tidak terlupakan, kegiatan tersebut bisa dilakukan bersamaan dengan merapikan tempat tidur atau membuka tirai pada pagi hari.

2. Gunakan Kulit Jeruk

Kulit jeruk dapat dimanfaatkan setelah buahnya dikonsumsi. Letakkan beberapa potong kulit pada wadah terbuka dan tempatkan di area yang sering digunakan.

Cara ini tidak membutuhkan alat listrik dan bisa dilakukan dalam waktu singkat. Kulit sebaiknya diganti ketika sudah mengering atau tidak lagi mengeluarkan aroma.

Langkah tersebut juga bisa menjadi cara memanfaatkan sisa bahan makanan sebelum dibuang. Wadah perlu dibersihkan sebelum digunakan kembali.

3. Letakkan Tanaman Di Dalam Ruangan

Beberapa tanaman dapat ditempatkan di dalam rumah untuk membantu menghadirkan aroma dari bagian tanaman. Pilih tanaman sesuai kondisi cahaya dan ruang yang tersedia.

Tanaman tidak perlu diletakkan di banyak tempat. Satu atau dua pot bisa ditempatkan di area yang sering digunakan, seperti ruang keluarga atau dekat jendela.

Perawatannya juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Pemilik rumah yang sibuk dapat memilih jenis yang tidak memerlukan penyiraman setiap hari.

4. Manfaatkan Ampas Kopi

Ampas kopi bisa ditempatkan dalam wadah kecil untuk membantu mengurangi bau pada area tertentu. Cara ini dapat diterapkan setelah kopi selesai diseduh.

Wadah berisi ampas kopi bisa diletakkan di dekat tempat sampah, dapur, atau area lain yang sering menghasilkan bau.

Ampas perlu diganti secara berkala agar tidak menjadi lembap dan menimbulkan masalah baru. Setelah digunakan, wadah juga perlu dicuci sebelum diisi kembali.

5. Rutin Membersihkan Tempat Sampah

Bau ruangan sering berasal dari sumber yang berada di dalam rumah. Tempat sampah menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan karena sisa makanan dapat berada di dalamnya.

Selain membuang isinya, bagian dalam tempat sampah perlu dicuci ketika terdapat sisa yang menempel. Kantong sampah juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama.

Kebiasaan tersebut membantu menjaga sumber bau tetap terkendali. Dengan begitu, pemilik rumah tidak perlu menutup bau menggunakan pengharum sepanjang waktu.

6. Jemur Karpet Dan Keset

Karpet dan keset dapat menyimpan debu, sisa makanan, serta kelembapan dari aktivitas sehari-hari. Benda tersebut perlu dibersihkan sesuai penggunaannya.

Menjemur karpet dan keset dapat dilakukan ketika cuaca memungkinkan. Setelah dicuci, pastikan keduanya benar-benar kering sebelum digunakan kembali.

Pemilik rumah yang sibuk dapat menentukan satu hari dalam sepekan untuk membersihkan beberapa perlengkapan rumah sekaligus agar pekerjaan tidak menumpuk.

7. Bersihkan Saluran Air

Saluran air di dapur atau kamar mandi dapat menjadi sumber bau jika terdapat sisa kotoran di dalamnya. Bagian ini sering luput karena berada di bawah atau di balik perlengkapan rumah.

Membersihkan saluran secara berkala membantu mengurangi sumber bau dari area tersebut. Perhatikan pula sisa makanan yang masuk ke saluran dapur.

Kebiasaan membuang sisa makanan ke tempat sampah sebelum mencuci peralatan makan juga bisa membantu menjaga saluran tetap bersih.

8. Jaga Ruangan Tetap Kering

Kelembapan dapat muncul dari pakaian basah, kain yang belum kering, atau air yang tertinggal di lantai. Kondisi tersebut perlu diperhatikan karena bisa memengaruhi aroma ruangan.

Pakaian yang sudah dicuci sebaiknya segera dijemur. Kain lap dan handuk juga perlu dikeringkan setelah digunakan.

Dengan menjaga sumber kelembapan, cara membuat ruangan tetap harum tidak harus bergantung pada pengharum elektrik. Kebiasaan sederhana dapat membantu menjaga kondisi ruangan setiap hari.

Pertanyaan Seputar Cara Membuat Ruangan Tetap Harum Tanpa Menggunakan Pengharum Elektrik

1. Bagaimana cara membuat ruangan tetap harum tanpa pengharum?

Buka jendela, bersihkan sumber bau, gunakan kulit jeruk atau ampas kopi, serta jaga ruangan tetap kering.

2. Apa bahan alami yang bisa membuat ruangan wangi?

Kulit jeruk dan beberapa jenis tanaman dapat digunakan sebagai pilihan untuk menghadirkan aroma di dalam rumah.

3. Mengapa ruangan cepat bau?

Bau dapat berasal dari sampah, makanan, kain lembap, saluran air, atau udara yang tidak berganti.

4. Bagaimana agar rumah tetap wangi saat ditinggal bekerja?

Bersihkan sumber bau sebelum beraktivitas, buka jendela jika memungkinkan, dan pastikan kain serta pakaian sudah kering.

5. Apakah ampas kopi bisa menghilangkan bau ruangan?

Ampas kopi dapat ditempatkan dalam wadah untuk membantu mengurangi bau pada area tertentu, tetapi sumber bau tetap perlu dibersihkan.

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6