Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan, penguatan pasokan Minyakita diperlukan untuk menjaga harga jual Minyakita tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah. Adapun harga Minyakita di 30 provinsi atau 80% dari total wilayah terpantau telah sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 15.700 per liter. Hal ini dengan toleransi maksimal 2% atau Rp 16.000 per liter.
Demikian disampaikan Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Direktorat Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, mengutip Antara, Senin (26/10/2026).
"Harga Minyakita di 30 provinsi atau 80 persen dari total wilayah terpantau berada dalam batas kesesuaian terhadap harga eceran tertinggi yaitu sebesar Rp 15.700 dengan ambang toleransi maksimal 2% atau sebesar Rp 16.000 per liter," ujar Nawandaru dalam Rapat Pengendalian Inflasi Daerah dipantau secara daring di Jakarta, Senin, (26/10/2026), mengutip Antara.
Advertisement
Ia menuturkan, penguatan pasokan diperlukan untuk menjaga harga jual Minyakita tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah, terutama di wilayah yang masih mengalami harga tinggi.
Sementara itu, harga Minyakita di sejumlah wilayah lain menunjukkan perkembangan positif dan berangsur-angsur mendekati HET. Wilayah tersebut antara lain Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, serta sebagian wilayah Sulawesi.
Nawandaru menambahkan, pemerintah mengandalkan distribusi Minyakita melalui badan usaha milik negara (BUMN), terutama Perum Bulog dan ID FOOD, untuk mengisi pasokan di pasar rakyat, khususnya pasar yang menjadi pantauan pemerintah.
Berdasarkan data Kemendag, realisasi domestic market obligation (DMO) yang direpresentasikan melalui merek Minyakita mencapai 112.277 ton per 20 Oktober 2026.
Adapun sejak berlakunya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2025, distribusi DMO melalui BUMN tercatat mencapai 606.726 ton. Dari jumlah tersebut, Perum Bulog menguasai distribusi sebesar 413.400 ton, sedangkan ID FOOD sebesar 184.939 ton.
Â
BPS: Harga Minyak Goreng Naik Tipis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3921849/original/039878200_1643796132-20220202-Minyak-Goreng-3.jpg)
Deputi Bidang Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono menuturkan, harga minyak goreng secara umum mengalami kenaikan tipis sebesar 0,01% pada pekan keempat Oktober 2026. Namun, jika dibandingkan dengan Desember 2025, harga minyak goreng meningkat 3,39%.
Kenaikan harga minyak goreng juga tercatat di 80 kabupaten/kota atau sekitar 22% dari wilayah yang dipantau.
Khusus Minyakita, Ateng menyebut perkembangannya relatif stabil dan justru mengalami penurunan tipis sebesar 0,04%. Namun, komoditas minyak goreng curah dan premium perlu mendapat perhatian dalam pemantauan perkembangan harga.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486120/original/097525000_1769575957-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-28T114945.709.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382280/original/090010700_1792986930-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-26T105247.852.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344493/original/042033300_1788947267-HOAX__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495820/original/088300800_1770436926-Produk_MinyaKita2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193191/original/057789900_1745215516-WhatsApp_Image_2025-04-20_at_3.24.55_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521752/original/080779900_1772699319-1000252433.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330046/original/094760500_1787309855-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.54.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334119/original/037839600_1787820966-Menteri_Perdagangan_Budi_Santoso-27_Agustus_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514735/original/027219300_1772103685-WhatsApp_Image_2026-02-25_at_15.37.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342040/original/082381400_1788746363-9be4a4a9-9058-4b8d-8337-044999c1cb5e.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338552/original/034690400_1788333452-photo_6107243809457508650_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338496/original/084486800_1788331378-photo_6107243809457508634_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338550/original/059615000_1788333418-photo_6107243809457508649_w.jpg)