Liputan6.com, Jakarta - Lonjakan harga bahan bakar pesawat (avtur) kian menjepit industri penerbangan global. Berdasarkan data Argus US Jet Fuel Index, harga avtur menyentuh US$ 4,90 per galon atau setara US$ 206 per barel (sebagai catatan, 1 barel minyak setara dengan 42 galon AS). Angka ini menjadi rekor tertinggi sejak konflik di Iran meletus pada akhir Februari lalu.
Sejak perang pecah, harga avtur tercatat membengkak hingga 96%, hampir dua kali lipat dari harga normal. Para pengamat penerbangan bahkan memperkirakan tren kenaikan ini masih akan berlanjut hingga tahun depan.
Kondisi ini langsung memukul keuangan maskapai. Empat maskapai raksasa dunia (the big four) kompak memangkas proyeksi laba tahunan mereka akibat beban bahan bakar yang membengkak.
Advertisement
Pakar manajemen risiko penerbangan dari McGill University, John Gradek, menjelaskan bahwa ketika harga avtur menembus US$ 200 per barel, kenaikan harga tiket pesawat sekalipun tak lagi sanggup menutupi lonjakan biaya operasional. Bagi maskapai, situasi ini bukan sekadar guncangan psikologis, melainkan ancaman matematis terhadap kelangsungan bisnis.
"Para petinggi maskapai terpaksa memangkas sejumlah rute penerbangan demi menjaga margin keuntungan," ungkap Gradek dikutip Forbes, Minggu (25/10/2026).
Ia memprediksi harga avtur bakal menyentuh US$ 225 per barel pada akhir Desember mendatang. Bahkan, pendiri sekaligus penasihat AirAsia Group, Tan Sri Tony Fernandes, memperkirakan harga avtur dunia bisa meroket hingga US$ 250 per barel.
"Risiko ke arah sana sangat terbuka lebar jika konflik di Iran tak kunjung usai dan lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz belum kembali lancar," tambah Presiden firma riset penerbangan Atmosphere Research Group, Henry Harteveldt.
Sinyal Melemahnya Minat Terbang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4939561/original/014716600_1725802668-Harga_tiket_pesawat_domestik_menjadi_mahal-HERMAN_6.jpg)
Meski tarif tiket pesawat saat ini sudah 20% hingga 30% lebih mahal dibanding tahun lalu, daya beli pasar sejauh ini masih terlihat bertahan, terutama di segmen penumpang kelas atas.
"Kuartal keempat ini bakal jadi periode yang sangat berat bagi operasional maskapai. Harga avtur masih tinggi dan jumlah penerbangan berkurang, meski pemasukan dari penumpang saat ini relatif stabil," jelas analis Third Bridge, Liam Dorsey. Namun, ia mempertanyakan seberapa lama konsumen sanggup menanggung kenaikan harga tersebut.
Seiring berlarutnya konflik, sejumlah CEO maskapai mulai cemas. "Pada akhirnya, gelombang inflasi ini bakal menggerus daya beli masyarakat," ujar seorang CEO maskapai kepada Financial Times.
Baik Gradek maupun Harteveldt mengonfirmasi bahwa celah keretakan pada daya beli masyarakat mulai terlihat. "Semua orang mulai merasakan tekanan ekonomi. Riset kami mencatat kelompok masyarakat berpenghasilan US$ 100.000 hingga US$ 150.000 per tahun pun mulai memangkas anggaran liburan mereka," terang Harteveldt.
Menurutnya, walau penumpang kelas super-premium belum terpengaruh, penyesuaian anggaran mulai terjadi pada kelompok masyarakat kelas menengah atas (mass affluent).
Gradek menimpali bahwa lonjakan biaya hidup membuat publik makin sensitif terhadap harga. "Masyarakat kini berpikir dua kali sebelum membeli tiket yang harganya terus melonjak. Kondisi seperti ini jelas tidak bisa bertahan selamanya," pungkasnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344493/original/042033300_1788947267-HOAX__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381099/original/021116000_1792753524-cek_fakta_suahasil_-_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320129/original/001484000_1786336905-WhatsApp_Image_2026-08-10_at_8.31.53_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160026/original/004169000_1663289914-Toba_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529038/original/075247700_1773304187-PT_Pertamina_Patra_Niaga__memberikan_penyesuaian_harga_khusus_avtur-12_Maret_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4939561/original/014716600_1725802668-Harga_tiket_pesawat_domestik_menjadi_mahal-HERMAN_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320129/original/001484000_1786336905-WhatsApp_Image_2026-08-10_at_8.31.53_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261288/original/037714200_1781693558-Foto_4__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259132/original/061664900_1781476464-WhatsApp_Image_2026-06-15_at_1.48.48_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529034/original/074670300_1773304154-PT_Pertamina_Patra_Niaga__memberikan_penyesuaian_harga_khusus_avtur_-12_Maret_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4939559/original/034412000_1725802667-Harga_tiket_pesawat_domestik_menjadi_mahal-HERMAN_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570286/original/038612600_1777521061-whatsapp-image-2026-04-28-at-09-23-20.jpeg)