Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Pasar Energi Singapura (EMA) menyatakan pengurangan ekspor gas alam dari Indonesia pada Sabtu (24/10/2026) hanya berdampak kurang dari 2 persen terhadap total kebutuhan harian negara tersebut.
Juru bicara EMA menjelaskan, pemangkasan sebesar 31 juta standar kaki kubik gas per hari setara dengan 17 billion British thermal units per hari (bbtud) selama periode 18 hari.
"Jumlah ini kurang dari 2 persen dari total kebutuhan gas harian kami yang mencapai lebih dari 1.000 bbtud," kata EMA, mengutip Channel News Asia, Sabtu (24/10/2026).Â
Advertisement
EMA memahami bahwa pihak pengimpor akan menempuh seluruh jalur hukum sesuai kontrak atas gangguan pasokan ini. Singapura juga menegaskan telah menyiapkan rencana kontinjensi untuk mengatasi pengurangan pasokan gas tersebut.
Sebelumnya, dalam beberapa bulan terakhir sempat terjadi penurunan pasokan berkisar 20 bbtud hingga 100 bbtud akibat pemeliharaan rutin maupun darurat. Pasokan tersebut berhasil digantikan sumber gas lain tanpa kendala.
Impor dari Negara Lain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341611/original/092146000_1757317923-alicja-ziajowska-OA0g9-lZSug-unsplash.jpg)
Singapura menegaskan kesiapannya mengimpor lebih banyak Liquefied Natural Gas (LNG) kapan saja. Selain Indonesia, Singapura mengimpor gas alam dari negara lain serta mewajibkan perusahaan pembangkit listrik menjaga cadangan bahan bakar, termasuk diesel.
Di sisi lain, pengimpor Gas Supply membenarkan bahwa pengiriman ke pelanggan terpengaruh oleh pemotongan sementara dari pemasok hulu Indonesia. Perusahaan terus berkomunikasi intensif dengan pelanggan dan pemasok untuk mengelola situasi.
Langkah pengurangan ekspor ini dilakukan Indonesia untuk mengalihkan pasokan gas demi memenuhi kebutuhan listrik domestik, ungkap regulator hulu minyak dan gas SKK Migas.
Pengalihan ini mencakup 31 juta standar kaki kubik gas per hari, yang terdiri dari 15 juta dari Natuna dan 16 juta dari Sumatra.
SKK Migas menyebut gas dari Natuna dialirkan ke PLN Batam melalui pipa WNTS–Pulau Pemping–Batam, sedangkan pasokan Sumatra dialirkan lewat pipa TGI untuk kebutuhan listrik Batam, Bintan, dan Sumatra.
SKK Migas menegaskan langkah ini bertujuan "menjaga keandalan pasokan gas domestik untuk pembangkit listrik".
Â
Advertisement
Prioritas Dalam Negeri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5452614/original/031841000_1766410968-WhatsApp_Image_2025-12-22_at_19.29.00__1_.jpeg)
SKK Migas merujuk pada Pasal 8 Ayat 1 Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi Indonesia sebagai dasar hukum untuk memprioritaskan pemanfaatan gas bumi bagi kebutuhan dalam negeri, serta berjanji akan memantau perkembangannya setiap hari.
Saat ini, gas alam digunakan untuk menghasilkan sekitar 95 persen listrik di Singapura.
Langkah pengalihan ini terjadi beberapa hari setelah menteri Indonesia memberikan peringatan bahwa Jakarta dapat meninjau ulang ekspor energi ke negara-negara yang dinilai kurang menghormati Indonesia. Meski demikian, penjelasan SKK Migas tidak mengaitkan pengalihan pasokan dengan pernyataan tersebut.
Singapura mengimpor gas alam melalui pipa dari Indonesia dan Malaysia, serta mengimpor LNG dari berbagai pemasok internasional.
Pada tahun 2025, gas alam menyumbang 43 persen dari total impor gas Singapura, sedangkan LNG menyumbang 57 persen sisanya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381099/original/021116000_1792753524-cek_fakta_suahasil_-_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2214828/original/012272500_1526406975-pemadan_karhutla_sinar_mas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376579/original/071076900_1792381433-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441352/original/085354000_1765504848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-12T084357.150.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1553962/original/019771000_1540541277-singa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412025/original/093491300_1479719891-Singapura.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412168/original/032906400_1479724398-Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5452614/original/031841000_1766410968-WhatsApp_Image_2025-12-22_at_19.29.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341611/original/092146000_1757317923-alicja-ziajowska-OA0g9-lZSug-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1553962/original/019771000_1540541277-singa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380195/original/082193200_1792661347-email-attachment_2026_10_22_immanuel-christian_berkaca-pada-1998-kadin-bahas-penguatan-umkm-di-rapimnas_IMG_5756.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4585278/original/071235300_1695378943-chander-r-AtfA8NDgpKA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321824/original/056409200_1786505831-pal4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2914761/original/068552600_1568789374-20190918-Kabut-Asap-Malaysia-Singapura-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320349/original/059905900_1786345958-c3de2af6-a756-4359-8e19-41568f4252f6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5638255/original/088603000_1778241331-IMG-20260508-WA0035_1_.jpg)