Pertamina Patra Niaga Jamin Pasokan Avtur Haji 2026, Siapkan 9.614 KL di Jateng-DIY

Pertamina Patra Niaga siapkan ribuan KL avtur di Jateng-DIY untuk haji 2026, pastikan distribusi aman, efisien, dan tepat waktu di dua embarkasi utama.

Diterbitkan 30 April 2026, 13:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pertamina Patra Niaga menjamin pasokan avtur optimal untuk penerbangan haji 2026.
  • Lebih dari 80 ribu KL avtur disiapkan nasional, fokus di Bandara Adi Soemarmo dan YIA.
  • Sistem PADMA digunakan untuk monitoring real-time, meningkatkan transparansi distribusi avtur.

Liputan6.com, Jakarta - Kesiapan pasokan energi menjadi salah satu faktor krusial dalam mendukung kelancaran operasional penerbangan haji. PT Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi avtur untuk musim haji 2026 berjalan optimal, termasuk di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Secara nasional, lebih dari 80 ribu kilo liter (KL) avtur telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan di 14 embarkasi haji di seluruh Indonesia. Khusus di wilayah Jawa Bagian Tengah, pasokan difokuskan pada dua titik utama, yakni Bandara Adi Soemarmo di Surakarta dan Bandara Yogyakarta International Airport di Kulon Progo.

Penerbangan haji tahun ini sendiri terbagi dalam dua fase, yaitu fase I yang berlangsung pada 22 April hingga 21 Mei 2026 dan fase II pada 1 hingga 30 Juni 2026. Pada periode tersebut, Pertamina memastikan kesiapan operasional dan keandalan suplai avtur di setiap titik layanan.

Pasokan Terintegrasi untuk Jamin Kelancaran

Area Manager Communication, Relation, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawa, menjelaskan bahwa kesiapan distribusi avtur didukung sistem rantai pasok yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Pertamina memastikan keandalan suplai avtur di seluruh titik layanan penerbangan haji melalui sistem rantai pasok yang terintegrasi. Hal ini kami lakukan untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan haji secara aman, tepat waktu, dan sesuai standar layanan,” ujarnya.

Lebih lanjut Taufiq menyampaikan secara keseluruhan, Pertamina telah menyiapkan pasokan untuk memenuhi kebutuhan avtur pada embarkasi Bandara Adi Soemarmo di periode Haji tahun ini yang diproyeksikan mencapai sekitar 6.000 KL. Angka ini mengalami penurunan sebesar 16% dibandingkan periode haji sebelumnya. “Hal ini disebabkan faktor jumlah kloter haji yang berkurang dari 188 kloter di tahun 2025 menjadi 160 kloter di tahun 2026,” jelas Taufiq.

Sedangkan untuk Bandara Yogyakarta International Airport, tercatat merupakan lokasi embarkasi Haji baru di tahun 2026. Pertamina menyiapkan pasokan kebutuhan hingga mencapai 3.614 KL untuk memenuhi kebutuhan dari 52 kloter Haji yang melalui embarkasi ini.

Digitalisasi dan Transparansi Distribusi Avtur

Dari sisi operasional, Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan pemanfaatan digitalisasi melalui sistem Pertamina Aviation Fuel Delivery Management (PADMA) Sistem ini memungkinkan proses monitoring pengisian hingga validasi transaksi dilakukan secara real-time, sehingga meningkatkan transparansi, efisiensi, serta traceability dalam distribusi avtur kepada maskapai penyelenggara haji, seperti Garuda Indonesia dan Saudia. Implementasi ini turut memperkuat penerapan prinsip Good Corporate Governance dan akuntabilitas layanan.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari peran strategis Pertamina Patra Niaga dalam memperkuat kehadiran negara melalui layanan energi yang andal, serta mendukung kelancaran ibadah haji masyarakat Indonesia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6