Liputan6.com, Jakarta - Memiliki ayam tetapi belum sempat membuat kandang permanen bukan berarti harus membiarkannya berkeliaran tanpa perlindungan. Kandang ayam darurat bisa dibuat menggunakan bahan yang mudah ditemukan di sekitar rumah, seperti bambu dan kayu bekas, sehingga kebutuhan tempat tinggal ayam dapat segera terpenuhi tanpa mengeluarkan banyak biaya.
Bambu dapat dimanfaatkan sebagai rangka atau dinding, sedangkan kayu bekas bisa digunakan untuk memperkuat struktur, membuat pintu, maupun menyangga bagian tertentu. Berikut penjelasan cara membuat kandang ayam darurat dari bambu dan kayu bekas, yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (30/9).
Siapkan Bahan dan Alat yang Dibutuhkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258562/original/026968600_1781360440-somah_wooden__3_.jpg)
Sebelum mulai membuat kandang, siapkan terlebih dahulu bahan yang tersedia agar proses pengerjaan tidak terhenti di tengah jalan. Berikut bahan dan alat yang perlu disiapkan:
- Bambu yang masih kuat dan tidak lapuk
- Kayu bekas yang masih kokoh
- Kawat ram atau jaring
- Tali pengikat
- Paku
- Engsel pintu
- Terpal atau seng bekas untuk atap
- Palu
- Gergaji
- Tang
- Meteran
- Pisau atau alat pemotong bambu
Advertisement
Tentukan Lokasi Kandang yang Tepat
Lokasi menjadi bagian penting sebelum bambu dan kayu mulai dirangkai karena kandang yang berada di tempat kurang tepat akan lebih mudah lembap dan kotor. Pilih area yang tidak tergenang air, memiliki permukaan cukup rata, serta mendapatkan sirkulasi udara yang baik agar bagian dalam kandang tidak terlalu pengap.
Sebaiknya kandang tidak diletakkan langsung di area yang mudah terkena genangan ketika hujan. Jika kondisi tanah cukup rendah, bagian dasar kandang dapat dibuat sedikit lebih tinggi menggunakan balok kayu, bambu, batu, atau material lain yang kuat sehingga lantai tidak langsung bersentuhan dengan tanah yang basah.
Pertimbangkan pula akses untuk membersihkan kandang dan memberi makan ayam. Kandang yang terlalu sempit atau ditempatkan di sudut yang sulit dijangkau akan menyulitkan perawatan sehari-hari. Lokasi yang mudah diawasi juga membantu pemilik mengetahui jika terdapat kerusakan pada kandang atau gangguan dari hewan lain.
Buat Rangka Dasar dari Bambu dan Kayu Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338836/original/065983900_1788343247-2.jpeg)
Setelah lokasi ditentukan, buat terlebih dahulu rangka dasar sesuai ukuran kandang yang diinginkan. Bambu yang masih kuat dapat dipasang sebagai tiang pada setiap sudut, kemudian bagian atas dan bawahnya dihubungkan dengan bambu atau kayu bekas agar terbentuk kerangka yang stabil.
Pastikan setiap sambungan terikat atau terpaku dengan kuat sebelum memasang bagian dinding. Untuk kandang sementara, tali dapat digunakan sebagai pengikat tambahan, tetapi sambungan yang menjadi penopang utama sebaiknya diperkuat dengan paku atau metode pengikat lain yang tidak mudah terlepas.
Jangan hanya memperhatikan kekuatan bagian bawah karena atap dan dinding juga membutuhkan penyangga yang cukup. Jika menggunakan bambu yang panjang dan relatif lentur, tambahkan penyangga melintang pada beberapa bagian supaya rangka tidak mudah bergeser ketika terkena angin atau tersenggol ayam.
Advertisement
Pasang Dinding agar Ayam Tetap Aman
Dinding kandang dapat dibuat menggunakan bilah bambu, papan kayu bekas, kawat ram, atau kombinasi beberapa bahan tersebut. Bambu dan kayu bisa digunakan pada bagian tertentu sebagai pembatas, sedangkan kawat ram dapat membantu menjaga ayam tetap berada di dalam kandang sekaligus memberikan ruang bagi udara untuk masuk.
Jarak antarbilah bambu perlu diperhatikan agar ayam tidak dapat menyelipkan kepala atau tubuhnya melalui celah tersebut. Untuk anak ayam, celah yang terlalu lebar juga dapat meningkatkan risiko ayam keluar dari kandang atau menjadi sasaran hewan lain.
Hindari menggunakan papan atau bambu yang memiliki ujung runcing dan serpihan tajam menghadap ke bagian dalam kandang. Bagian yang berpotensi melukai ayam sebaiknya dipotong, dirapikan, atau ditutup agar kandang darurat tetap aman digunakan meskipun dibuat dari bahan bekas.
Buat Pintu Kandang yang Mudah Dibuka dan Ditutup
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335483/original/035537500_1787989872-9926641750754632234.jpeg)
Pintu tidak perlu dibuat rumit selama ukurannya cukup untuk memasukkan tangan ketika memberi makan, mengambil ayam, atau membersihkan bagian dalam kandang. Kayu bekas dapat dirangkai menjadi bingkai sederhana, kemudian bagian tengahnya ditutup menggunakan bilah bambu atau kawat ram.
Pasang pintu pada salah satu sisi kandang menggunakan engsel yang masih berfungsi dengan baik. Jika tidak tersedia engsel, pintu sederhana dapat dibuat dengan sistem ikatan yang memungkinkan bagian tersebut dibuka dan ditutup tanpa harus membongkar rangka kandang.
Pastikan pintu dapat dikunci atau diikat dengan kuat setelah ditutup. Celah kecil di sekitar pintu juga sebaiknya tidak terlalu besar karena dapat menjadi jalan keluar ayam atau akses bagi hewan lain yang berpotensi mengganggu ayam, terutama pada malam hari.
Advertisement
Buat Atap dari Bahan yang Tahan Cuaca
Atap berfungsi melindungi ayam dari hujan dan panas matahari sehingga bagian ini tidak boleh dilewatkan meskipun kandang hanya bersifat sementara. Terpal, seng bekas yang masih bagus, atau bahan atap lain yang tidak mudah bocor dapat digunakan sesuai dengan ketersediaan.
Buat atap sedikit lebih lebar dibandingkan rangka kandang agar air hujan tidak langsung jatuh ke bagian dalam. Kemiringan juga perlu diperhatikan supaya air dapat mengalir dan tidak menggenang di atas permukaan atap, terutama jika menggunakan terpal.
Pastikan bahan atap terikat dengan kuat pada rangka bambu atau kayu. Atap yang longgar dapat mudah terangkat ketika terkena angin dan berpotensi merusak seluruh kandang. Jika memakai seng bekas, periksa bagian tepinya dan hindari sisi yang tajam atau berkarat parah.
Buat Lantai Kandang yang Mudah Dibersihkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338839/original/082841400_1788343247-5.jpeg)
Lantai kandang darurat dapat dibuat dari tanah yang kering, papan kayu, atau kombinasi bahan yang tersedia, tergantung kondisi lokasi dan jenis ayam yang dipelihara. Hal yang perlu diperhatikan adalah menjaga area tetap kering sehingga kotoran dan sisa pakan tidak membuat kandang terlalu lembap.
Jika menggunakan lantai tanah, pilih bagian yang tidak mudah tergenang dan dapat diberi lapisan bahan kering seperti sekam atau material alas yang sesuai. Alas tersebut perlu diganti ketika sudah terlalu basah atau kotor agar kondisi kandang tetap lebih nyaman bagi ayam.
Sementara itu, lantai berbahan kayu perlu diperiksa secara berkala karena kayu bekas yang terus-menerus terkena air dapat cepat lapuk. Jangan menggunakan papan yang sudah rapuh sebagai bagian lantai karena berat ayam, aktivitas membersihkan, dan kelembapan dapat membuatnya mudah patah.
Advertisement
Pastikan Sirkulasi Udara Tetap Lancar
Kandang yang tertutup terlalu rapat dapat membuat udara di dalamnya tidak bergerak dengan baik, terlebih jika jumlah ayam cukup banyak. Karena itu, bagian dinding tertentu sebaiknya menggunakan kawat ram atau bilah bambu dengan celah yang aman sehingga udara dapat keluar dan masuk.
Sirkulasi udara perlu tetap seimbang dengan perlindungan terhadap hujan dan angin. Dinding kandang tidak harus terbuka seluruhnya, tetapi bagian yang memungkinkan udara bergerak sebaiknya tidak ditutup menggunakan papan secara penuh tanpa mempertimbangkan ventilasi.
Pada malam atau ketika cuaca sangat berangin, bagian tertentu dapat ditambahkan penutup yang mudah dilepas jika diperlukan. Dengan begitu, kandang dapat disesuaikan berdasarkan kondisi cuaca tanpa menghilangkan ventilasi ketika udara sedang panas.
Periksa Kekuatan Kandang Sebelum Ayam Dimasukkan
Setelah seluruh bagian selesai dipasang, jangan langsung memasukkan ayam sebelum melakukan pemeriksaan menyeluruh. Dorong perlahan beberapa bagian rangka untuk memastikan tiang tidak mudah bergeser, kemudian periksa kembali ikatan, paku, sambungan, pintu, dan bagian atap.
Perhatikan juga kemungkinan adanya ujung paku, kawat, serpihan kayu, atau potongan bambu yang mencuat ke dalam kandang. Bagian-bagian tersebut dapat menyebabkan ayam terluka ketika bergerak, sehingga harus dirapikan terlebih dahulu sebelum kandang digunakan.
Terakhir, periksa kandang dari sisi keamanan dan kenyamanan, termasuk kemungkinan ayam keluar melalui celah dinding maupun bagian bawah kandang. Kandang darurat memang tidak harus terlihat sempurna, tetapi struktur utamanya harus cukup kokoh, tidak mudah roboh, terlindung dari cuaca, dan memungkinkan ayam bergerak dengan aman.
Advertisement
Rawat Kandang Darurat agar Tetap Layak Digunakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355315/original/060091600_1790126225-57470d39-090d-40d2-82c3-877d0e89e065.jpg)
Kandang yang dibuat dari bambu dan kayu bekas tetap membutuhkan pemeriksaan rutin meskipun hanya digunakan sementara. Periksa kondisi rangka setelah hujan, angin kencang, atau ketika kandang sering dipindahkan karena bambu dan kayu dapat mengalami perubahan kondisi akibat kelembapan dan penggunaan.
Kebersihan juga perlu diperhatikan dengan membersihkan kotoran serta sisa pakan secara berkala. Bagian yang basah sebaiknya segera ditangani karena kelembapan berlebih dapat membuat kandang berbau, menarik serangga, dan mempercepat kerusakan material berbahan kayu atau bambu.
Jika ditemukan bambu retak, kayu lapuk, kawat terlepas, atau pintu tidak lagi tertutup dengan baik, lakukan perbaikan sebelum kerusakan menjadi lebih besar. Kandang darurat dapat digunakan sebagai solusi sementara, tetapi jika sudah tidak mampu memberikan perlindungan yang memadai, sebaiknya segera diperbaiki atau diganti dengan kandang yang lebih permanen.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Kandang Ayam Darurat
1. Apakah bambu cocok untuk membuat kandang ayam darurat?
Bambu dapat digunakan sebagai bahan kandang darurat selama kondisinya masih kuat, tidak lapuk, dan bagian tajamnya sudah dirapikan.
2. Apakah kayu bekas bisa digunakan untuk kandang ayam?
Kayu bekas dapat dimanfaatkan selama masih kokoh dan tidak memiliki paku, serpihan, atau bagian rusak yang dapat melukai ayam.
3. Bagaimana agar kandang ayam dari bambu tidak mudah roboh?
Gunakan tiang yang kuat, buat sambungan dengan kokoh, tambahkan penyangga melintang, dan pastikan bagian dasar kandang berdiri pada permukaan yang stabil.
4. Apakah kandang ayam harus memiliki atap?
Ya, atap membantu melindungi ayam dari hujan dan paparan panas secara langsung, sehingga kandang darurat sebaiknya tetap dilengkapi penutup bagian atas.
5. Berapa lama kandang ayam darurat dapat digunakan?
Tidak ada durasi yang sama untuk semua kandang karena ketahanannya bergantung pada kualitas bahan, konstruksi, cuaca, dan perawatan; lakukan pemeriksaan secara rutin untuk memastikan kandang masih aman.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362040/original/020203500_1790756057-Cek_fakta_gubernur_papua.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361803/original/099544000_1790748121-Cek_fakta_Bantuan_sembako.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361587/original/019138200_1790739278-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-30T103330.320.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361884/original/067792000_1790752835-73821b71-7827-47cf-82f7-d99d04e97e8d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5500555/original/021609900_1770870044-cangkang_telur_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358627/original/089567500_1790397883-1433085e-fa61-4272-9bf5-33edd211fb47.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358333/original/007305200_1790331897-68752783-b385-4e79-a9b4-a837c6934f55.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561645/original/062284300_1776755556-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339349/original/074610400_1788413011-steve-a-johnson-L2xhGmPmMNs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331031/original/012365900_1787471182-46397103-51ad-41c9-b637-353cf48ad399.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325532/original/071771800_1786872951-ef9ba71b-502b-457f-96aa-8768b96931b5.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324788/original/076323600_1786769554-68145bea-ece2-4eca-abc4-84eb04693e6f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319083/original/000781800_1786180839-watermarked_img_1053714619828272146.jpg)