Liputan6.com, Jakarta - Air hujan bisa dimanfaatkan sebagai sumber air alternatif untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, terutama menyiram tanaman dan membersihkan area pekarangan. Agar tidak terbuang begitu saja, Anda bisa mengumpulkannya menggunakan penampung air sederhana yang dipasang di sekitar rumah.
Membuat sistem penampungan air hujan tidak selalu membutuhkan peralatan mahal atau instalasi yang rumit. Cukup siapkan drum atau tong bekas yang masih bagus, talang air, dan beberapa perlengkapan pendukung untuk membuat penampung air hujan sendiri di rumah.
Selain membantu menghemat penggunaan air bersih, sistem ini juga dapat mengurangi aliran air hujan yang langsung mengalir ke permukaan tanah. Berikut beberapa langkah membuat penampung air hujan sederhana di pekarangan yang bisa Anda praktikkan, dilansir dari laman The Grounded Homestead, Minggu (8/11).
Advertisement
1. Siapkan Drum atau Tong sebagai Tempat Penampungan
Langkah pertama adalah menyiapkan wadah untuk menampung air hujan. Anda bisa menggunakan drum plastik, tong bekas, atau tangki khusus penyimpanan air yang ukurannya disesuaikan dengan luas pekarangan dan kebutuhan penggunaan.
Jika ingin menghemat biaya, drum bekas dapat menjadi pilihan selama terbuat dari bahan yang aman dan sebelumnya tidak digunakan untuk menyimpan bahan kimia, minyak, atau zat berbahaya lainnya. Pastikan wadah dalam keadaan bersih dan tidak mengalami kebocoran.
Pilih wadah berwarna gelap atau tidak tembus cahaya untuk membantu menghambat pertumbuhan alga akibat paparan sinar matahari. Selain itu, gunakan wadah yang memiliki penutup agar air tidak mudah kemasukan kotoran.
Advertisement
2. Pilih Lokasi yang Dekat dengan Talang Air
Tempatkan drum di area pekarangan yang dekat dengan saluran pembuangan air dari atap atau talang air. Lokasi ini memudahkan air hujan mengalir langsung menuju wadah penampungan tanpa membutuhkan terlalu banyak sambungan pipa.
Pastikan area tersebut memiliki permukaan tanah yang rata, padat, dan mampu menopang beban wadah ketika terisi penuh. Sebagai penopang, Anda bisa menggunakan paving block atau susunan blok beton yang kokoh.
Jika memungkinkan, buat posisi drum sedikit lebih tinggi dari permukaan tanah. Penempatan ini membantu air mengalir lebih mudah melalui keran yang dipasang pada bagian bawah wadah.
3. Pasang Penyaring pada Saluran Air Hujan
Sebelum air masuk ke dalam penampung, pasang saringan pada talang atau bagian saluran masuk drum. Gunakan kawat kasa atau jaring bermata kecil untuk menahan daun, ranting, dan kotoran berukuran besar agar tidak ikut terbawa.
Anda juga bisa menambahkan penyaring awal atau first flush diverter. Perangkat ini berfungsi menampung aliran air hujan pertama yang biasanya membawa debu, kotoran burung, serbuk sari, dan berbagai partikel yang menempel di permukaan atap.
Setelah bagian awal aliran tertampung, air hujan berikutnya dapat diarahkan menuju drum. Dengan cara ini, kotoran yang terbawa dari atap bisa dikurangi sebelum air disimpan.
Advertisement
4. Buat Lubang untuk Saluran Masuk dan Keran Air
Setelah wadah dan lokasi penampungan siap, buat lubang pada bagian atas drum sebagai saluran masuk air. Sesuaikan ukurannya dengan diameter pipa atau selang yang menghubungkan talang air dengan wadah.
Tutup bagian lubang masuk menggunakan kawat kasa atau jaring rapat. Pastikan tidak ada celah yang memungkinkan daun, serangga, maupun nyamuk masuk dan berkembang biak di dalam air.
Selanjutnya, buat lubang lain di bagian bawah drum untuk memasang keran. Letakkan keran beberapa sentimeter dari dasar wadah agar endapan kotoran halus dapat terkumpul di bagian bawah tanpa langsung menyumbat saluran keluarnya air.
Gunakan sambungan yang dilengkapi karet penyekat agar tidak terjadi kebocoran. Anda juga bisa menambahkan selotip khusus ulir pipa (Teflon tape) untuk membantu membuat sambungan lebih rapat.
5. Tambahkan Saluran Pembuangan Air Berlebih
Bagian lain yang tidak boleh dilewatkan adalah saluran pembuangan air berlebih atau overflow. Buat lubang tambahan di dekat bagian atas drum, kemudian pasang sambungan pipa atau selang untuk mengalirkan air keluar ketika wadah sudah penuh.
Arahkan ujung selang menuju area taman, tanaman, atau saluran drainase yang aman. Hindari mengarahkan aliran air ke fondasi rumah karena dapat menyebabkan genangan dan meningkatkan risiko kerusakan akibat rembesan air.
Jika menggunakan beberapa drum sekaligus, wadah-wadah tersebut juga bisa dihubungkan menggunakan selang khusus. Ketika drum pertama terisi penuh, air akan mengalir menuju wadah berikutnya sehingga kapasitas penampungan menjadi lebih besar.
Advertisement
6. Periksa dan Rawat Penampung Air Secara Berkala
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392773/original/004480400_1794123271-54b1714f-b568-463a-99f8-af663b8321a8.webp)
Setelah seluruh bagian terpasang, periksa kembali sambungan pipa, keran, dan saluran pembuangan untuk memastikan tidak ada kebocoran. Pastikan pula air dapat mengalir dengan lancar dari talang menuju drum.
Perawatan rutin diperlukan agar penampung tetap berfungsi dengan baik. Bersihkan talang air dan saringan dari daun atau kotoran yang menumpuk, serta periksa kondisi selang dan sambungan secara berkala.
Jangan lupa memastikan penutup drum terpasang rapat dan saringan tidak memiliki celah. Langkah ini penting untuk mencegah nyamuk berkembang biak di dalam wadah penampungan.
Jika air mulai berbau, berubah warna, atau terlihat banyak endapan, bersihkan wadah sebelum digunakan kembali. Air hujan yang ditampung melalui sistem sederhana ini sebaiknya digunakan untuk kebutuhan nonkonsumsi, seperti menyiram tanaman dan membersihkan peralatan pekarangan, bukan langsung diminum.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Penampung Air Hujan Sederhana di Pekarangan
1. Apa saja bahan yang dibutuhkan untuk membuat penampung air hujan sederhana?
Bahan yang dibutuhkan antara lain drum atau tong plastik, talang air, pipa atau selang, kawat kasa sebagai penyaring, keran, sambungan pipa, dan penutup wadah.
2. Apakah air hujan yang ditampung bisa langsung digunakan?
Air hujan yang ditampung dapat digunakan untuk kebutuhan nonkonsumsi, seperti menyiram tanaman dan membersihkan pekarangan. Namun, air tersebut tidak boleh langsung diminum tanpa melalui proses pengolahan dan pengujian kualitas yang sesuai.
3. Bagaimana cara menjaga penampung air hujan agar tetap bersih?
Bersihkan talang dan saringan secara berkala, pastikan wadah selalu tertutup rapat, serta periksa saluran masuk dan pembuangan air. Perawatan ini membantu mengurangi penumpukan kotoran dan mencegah nyamuk berkembang biak di dalam penampung.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360361/original/012138900_1790634421-IMG-20260928-WA0086_1.jpg__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323076/original/064136000_1786599582-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-13T123857.729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382447/original/017524100_1792996400-Anies_Cek_Fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385238/original/034787500_1793247276-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392772/original/000986400_1794123271-f8aecd1b-8018-4f8c-a745-2306a7f5d845.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391954/original/072137000_1793958689-Vertical_500x656_-_Dayatana.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345690/original/067748100_1789050705-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_21.02.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344472/original/056989200_1788947104-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_4.34.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329986/original/052581700_1787307659-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.03.26.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308204/original/009529000_1785132477-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_12.46.15_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304577/original/005200700_1784721544-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_18.12.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291253/original/086637400_1783510555-WhatsApp_Image_2026-07-08_at_17.07.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290264/original/065273200_1783441564-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.36.04.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290208/original/083376600_1783432448-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.29.47.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290170/original/059488200_1783429797-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_19.50.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9271167/original/049315200_1783170039-WhatsApp_Image_2026-07-04_at_17.30.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8974535/original/013451500_1782983178-1106e511-c5ef-46a5-8b74-de1fd75e92f8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262336/original/070728700_1781780140-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_17.41.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292496/original/090511000_1783600392-NTB_Karbon.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1588019/original/097014900_1538998899-PG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392062/original/015622700_1793969928-WhatsApp_Image_2026-11-06_at_12.54.23_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392763/original/090716500_1794122497-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392748/original/041592800_1794121337-Gemini_Generated_Image_j3v009j3v009j3v0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392762/original/095382000_1794122497-c49dc9c2-07ae-46d6-a133-90e18a0c4764.jpg)