Liputan6.com, Jakarta - Warna biru termasuk salah satu warna yang tergolong langka ditemukan secara alami pada bunga, sehingga kehadiran tanaman hias berbunga biru selalu terasa istimewa di tengah taman. Nuansa biru mampu menghadirkan kesan sejuk dan tenang, sekaligus menjadi kontras menarik ketika berpadu dengan hijaunya dedaunan di sekitarnya.
Menariknya, pilihan tanaman berbunga biru tidak terbatas pada satu bentuk saja. Ada yang tumbuh merambat dan menjalar di teralis, ada yang membentuk rumpun rapat di permukaan tanah, hingga yang menjulang tinggi dengan gugusan bunga mencolok di ujung tangkainya. Setiap jenis punya kebutuhan tumbuh dan karakter berbeda, sehingga pemilihannya bisa disesuaikan dengan konsep taman maupun kondisi lingkungan rumah.
Kalau sedang mencari inspirasi warna baru untuk memperkaya koleksi tanaman di rumah, Berikut Liputan6.com merangkum delapan tanaman hias berbunga biru yang layak dipertimbangkan, lengkap dengan ciri khas dan cara merawatnya agar tumbuh subur dan rajin berbunga.
Advertisement
1. Plumbago Biru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354510/original/012701200_1790053340-13965.jpg)
Plumbago biru atau Plumbago auriculata merupakan tanaman semak yang mudah menarik perhatian berkat kumpulan bunganya yang berwarna biru muda hingga kebiruan pucat. Kelopak bunganya sederhana dengan lima bagian yang melebar, sehingga memberikan tampilan lembut saat muncul bergerombol di ujung ranting. Tanaman asal Afrika Selatan ini tumbuh rimbun dan kerap dijadikan pembatas taman atau penghias area terbuka.
Agar tumbuh optimal, plumbago biru membutuhkan paparan sinar matahari yang cukup sepanjang hari serta tanah dengan drainase baik, karena kondisi media tanam yang terlalu basah dapat mengganggu kesehatan akarnya. Pemangkasan rutin juga disarankan untuk menjaga bentuk tanaman tetap rapi sekaligus merangsang pertumbuhan tunas dan bunga baru.
Advertisement
2. Evolvulus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354511/original/055102100_1790053340-37925.jpg)
Evolvulus glomeratus memiliki bunga mungil berwarna biru cerah yang terlihat kontras di antara daun hijau keabu-abuan. Kebiasaan tumbuhnya yang rendah dan melebar membuat tanaman ini cocok dimanfaatkan sebagai penutup tanah atau penghias tepian taman. Meski ukuran bunganya kecil, kemunculannya dalam jumlah banyak mampu menghasilkan hamparan warna biru yang terlihat hidup.
Karakter tumbuhnya yang menjuntai juga membuat evolvulus menarik ditanam dalam pot gantung. Tanaman ini menyukai sinar matahari melimpah dan media tanam yang mampu mengalirkan kelebihan air dengan baik. Agar tampilan taman lebih dinamis, warna birunya bisa dipadukan dengan tanaman berbunga putih atau kuning di sekitarnya.
3. Bunga Telang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546152/original/005508500_1775276007-WhatsApp_Image_2026-04-04_at_10.59.37.jpeg)
Bunga telang adalah tanaman merambat dengan pesona khas melalui bunga berwarna biru pekat yang bagian tengahnya tampak lebih terang. Bentuk bunganya mudah dikenali karena berbeda dari kebanyakan tanaman hias yang umum menghiasi pekarangan. Selain bernilai dekoratif, bunga tanaman ini sudah lama dimanfaatkan sebagai pewarna alami dalam berbagai olahan tradisional di sejumlah wilayah Asia.
Sebagai tanaman merambat, bunga telang dapat diarahkan tumbuh pada pagar, teralis, atau penyangga lain agar pertumbuhannya lebih teratur. Tanaman ini menyukai kondisi hangat dan cahaya matahari yang memadai, sehingga cukup relevan ditanam di taman beriklim tropis seperti Indonesia. Kombinasi bunga biru dan dedaunan hijau yang lebat memberikan aksen warna kuat tanpa membutuhkan konsep taman yang rumit.
Advertisement
4. Hydrangea Biru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5464345/original/077146000_1767686220-pexels-michalrobak-33647752.jpg)
Hydrangea macrophylla terkenal berkat gugusan bunganya yang besar dan mampu tampil dalam warna biru, memberikan kesan dramatis pada taman. Pada kultivar tertentu, warna bunga berkaitan erat dengan kondisi kimia tanah, termasuk tingkat keasaman dan ketersediaan aluminium yang diserap tanaman. Karakter unik ini membuat tampilan hydrangea bisa berbeda tergantung lingkungan tempatnya tumbuh.
Hydrangea umumnya menyukai tanah yang lembap dengan drainase baik, serta lokasi yang terlindung dari paparan panas matahari berlebihan, meski kebutuhan cahayanya bisa berbeda sesuai iklim setempat. Gugusan bunganya yang padat sudah cukup menjadi pusat perhatian, sehingga tanaman ini tidak perlu ditemani terlalu banyak elemen dekoratif lain di sekitarnya.
5. Agapanthus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5288289/original/013098400_1752904244-tanaman_agapanthus_wikipedia.jpg)
Agapanthus praecox memiliki gugusan bunga berbentuk menyerupai terompet kecil yang berkumpul di ujung tangkai tinggi. Warna biru hingga biru keunguan pada bunganya berpadu menarik dengan daun panjang yang tumbuh membentuk rumpun di bagian bawah. Siluet tersebut menciptakan dimensi vertikal yang membuat tanaman ini terlihat menonjol saat ditempatkan bersama tanaman hias berukuran lebih rendah.
Agapanthus dapat tumbuh optimal di lokasi yang memperoleh cahaya matahari cukup dengan tanah berdrainase baik. Saat musim berbunga tiba, tangkai-tangkainya muncul jauh di atas dedaunan sehingga memberikan aksen visual yang tegas tanpa terkesan terlalu ramai. Tanaman ini cocok dipertimbangkan untuk taman bergaya minimalis maupun area yang membutuhkan elemen bunga berbentuk arsitektural.
Advertisement
6. Delphinium
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4819107/original/026867100_1714628081-yoksel-zok-wE4grs4MpoA-unsplash.jpg)
Delphinium, khususnya jenis Delphinium elatum, dikenal sebagai salah satu tanaman hias yang mampu menghadirkan warna biru paling pekat di dunia bunga lewat tangkai bunganya yang tinggi dan menjulang. Bunganya tersusun rapat membentuk spike yang bisa mencapai ketinggian lebih dari satu meter, menjadikan delphinium sebagai titik fokus yang mencolok di bagian belakang taman bergaya cottage.
Delphinium menyukai sinar matahari penuh, meski di daerah beriklim panas sebaiknya diberi sedikit naungan pada siang hari agar bunganya tidak cepat layu. Tanaman ini membutuhkan tanah subur, gembur, dan berdrainase baik dengan kelembapan yang terjaga, karena akarnya rentan membusuk bila tergenang air. Penyiraman sebaiknya dilakukan langsung ke area akar agar daun tetap kering dan terhindar dari penyakit jamur.
7. Salvia Biru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5520691/original/079160200_1772629027-Salvia.jpg)
Salvia biru atau Salvia farinacea, yang juga dikenal dengan sebutan mealy sage, menampilkan spike bunga biru keunguan yang tersusun rapi di atas dedaunan hijau keabu-abuan. Tanaman ini kerap dipilih karena masa berbunganya yang panjang, mulai dari akhir musim semi hingga menjelang musim gugur di negara empat musim, dan cenderung berbunga hampir sepanjang tahun di iklim tropis.
Salvia biru tergolong tanaman yang tahan kekeringan setelah akarnya kuat mencengkeram tanah, sehingga cocok untuk taman yang minim perawatan. Tanaman ini tumbuh optimal dengan paparan sinar matahari penuh dan media tanam yang tidak becek, karena kelebihan air justru berisiko memicu penyakit jamur pada daunnya. Selain mempercantik taman, salvia biru juga dikenal efektif menarik kupu-kupu, lebah, dan burung kolibri.
Advertisement
8. Morning Glory Biru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5475074/original/088136000_1768549797-Bunga_Morning_Glory.jpg)
Morning glory biru, terutama varietas 'Heavenly Blue' dari Ipomoea tricolor, memikat lewat bunganya yang berbentuk terompet besar berwarna biru langit dengan bagian tengah putih krem. Sesuai namanya, bunga ini mekar penuh di pagi hari dan hanya bertahan sehari, tetapi kemunculannya terus berulang dari pertengahan musim panas hingga awal musim gugur sehingga tanaman tetap tampak berbunga sepanjang musim tanam.
Sebagai tanaman merambat yang tumbuh cepat, morning glory biru membutuhkan penyangga seperti teralis, pergola, atau pagar agar sulurnya bisa menjalar dengan rapi. Tanaman ini menyukai posisi dengan sinar matahari penuh serta tanah subur berdrainase baik, dan sebaiknya disiram secara teratur tanpa membuat media tanam tergenang. Memangkas bunga yang layu juga membantu mendorong pertumbuhan bunga baru secara lebih maksimal.
Tanya Jawab Seputar Tanaman Hias Berbunga Biru
1. Apa saja tanaman hias berbunga biru yang paling mudah dirawat?
Evolvulus, plumbago biru, dan salvia biru tergolong paling mudah dirawat karena cukup tahan kekeringan dan tidak rewel soal jenis tanah, asalkan mendapat sinar matahari penuh dan drainase yang baik.
2. Kenapa warna biru pada bunga tergolong langka?
Warna biru sejati jarang terbentuk secara alami pada bunga karena keterbatasan pigmen tertentu pada tumbuhan, sehingga tanaman yang benar-benar menghasilkan warna biru pekat, seperti delphinium, dianggap istimewa di dunia hortikultura.
3. Apakah warna biru pada hydrangea bisa berubah?
Bisa. Warna bunga hydrangea dipengaruhi oleh tingkat keasaman tanah dan ketersediaan aluminium yang diserap akar, sehingga tanaman yang sama dapat menghasilkan warna biru, ungu, atau merah muda tergantung kondisi media tanamnya.
4. Tanaman berbunga biru apa yang cocok untuk pot gantung?
Evolvulus paling cocok untuk pot gantung karena batangnya menjuntai alami melewati sisi wadah, sementara morning glory biru bisa dijadikan alternatif bila disandingkan dengan penyangga kecil di dalam pot.
5. Bagaimana cara agar tanaman berbunga biru rajin berbunga?
Pastikan tanaman mendapat sinar matahari cukup sesuai kebutuhannya, gunakan media tanam berdrainase baik, siram secukupnya tanpa membuat akar tergenang, dan rutin memangkas bunga yang layu agar tanaman terus merangsang pertumbuhan bunga baru.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353323/original/048061500_1789960533-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T101401.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354582/original/028931500_1790055624-cek_bansos_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8219788/original/059350900_1781079637-morning.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320201/original/046205800_1786340039-4208b3fc-ac57-4b9b-8e81-f9c2b38913d1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307620/original/027853700_1785051209-4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3343315/original/097583500_1610069587-7-manfaat-bunga-pepaya-untuk-kesehatan-lawsn-radikal-bebas-hingga-atasi-diabetes.jpg)