Cara Memperbanyak Bougenville dengan Warna Bunga Berbeda dalam Satu Tanaman, Coba 8 Langkah Ini

Ingin bougenville berbunga aneka warna dalam satu pot? Simak cara memperbanyak bougenville dengan warna bunga berbeda dalam satu tanaman yang satu ini.

Diterbitkan 01 November 2026, 10:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bougenville dikenal sebagai tanaman yang dapat menghiasi halaman rumah dengan bunga berwarna merah, ungu, putih, atau jingga. Tanaman ini juga dapat ditanam dalam pot untuk mengisi teras. Jika ingin menghadirkan beberapa warna dalam satu pot, ada beberapa cara memperbanyak bougenville dengan warna bunga berbeda dalam satu tanaman yang bisa dicoba.

Memiliki bougenville dengan beberapa warna bunga dapat membantu menghemat tempat, terutama jika halaman rumah terbatas. Satu tanaman dapat menghasilkan cabang dengan warna bunga berbeda ketika batang dari varietas lain disambungkan dengan tepat. Cara ini membutuhkan persiapan bahan, pemilihan batang, dan perawatan setelah penyambungan agar tanaman dapat tumbuh.

Cara memperbanyak bougenville dengan warna bunga berbeda dalam satu tanaman dapat dilakukan melalui teknik sambung batang atau grafting. Teknik ini menggabungkan batang bawah dari satu tanaman dengan batang atas dari varietas lain. Berikut ini adalah langkah-langkahnya yang telah dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber.

1. Pilih Tanaman Bougenville yang Akan Disambungkan

Tentukan tanaman bougenville yang akan menjadi batang utama. Pilih tanaman yang sudah tumbuh dan memiliki batang cukup kuat untuk menopang cabang tambahan. Tanaman yang sehat membantu proses penyambungan berjalan lebih baik. Periksa pula kondisi batang agar tidak terdapat bagian yang busuk atau terserang hama.

Siapkan tanaman bougenville lain yang memiliki warna bunga berbeda. Misalnya, tanaman utama berbunga ungu, sedangkan tanaman yang akan disambungkan berbunga putih atau merah. Pastikan warna bunga setiap tanaman sudah diketahui sebelum mengambil batang. Dengan begitu, cabang hasil sambungan dapat dipilih sesuai warna yang ingin ditambahkan.

Bougenville yang digunakan sebaiknya berasal dari jenis yang dapat disambungkan satu sama lain. Kesamaan kelompok tanaman membantu jaringan batang menyatu setelah proses penyambungan. Jika belum pernah melakukan teknik ini, mulailah dengan satu cabang terlebih dahulu. Cara tersebut memudahkan pemantauan tanpa harus mengubah banyak bagian tanaman sekaligus.

2. Siapkan Batang Bawah dan Batang Atas

Batang bawah berasal dari tanaman utama yang akan menjadi tempat tumbuhnya cabang baru. Pilih cabang yang cukup kuat dan memiliki ruang untuk penyambungan. Hindari batang yang masih terlalu muda, layu, atau mengalami kerusakan. Bagian ini akan menopang pertumbuhan cabang yang membawa warna bunga berbeda.

Batang atas atau entres diambil dari bougenville yang memiliki warna bunga sesuai kebutuhan. Pilih batang yang sehat, memiliki beberapa mata tunas, dan tidak sedang terserang hama. Potong entres dengan alat yang bersih. Usahakan proses pemotongan dan penyambungan dilakukan tanpa jeda terlalu lama agar batang tidak kehilangan banyak air.

Sesuaikan ukuran batang atas dengan cabang yang menjadi tempat sambungan. Batang yang ukurannya mendekati sama akan lebih mudah dipertemukan pada bagian kambium, yaitu lapisan jaringan di bawah kulit batang. Pertemuan kedua bagian ini membantu pembentukan jaringan penyatu. Gunakan bahan yang cukup untuk satu sambungan agar tidak banyak bagian terbuang.

3. Gunakan Alat Potong yang Bersih

Siapkan pisau sambung atau pisau tajam yang dapat menghasilkan potongan rapi. Bersihkan alat sebelum digunakan untuk mengurangi risiko perpindahan kotoran dan sumber penyakit. Siapkan pula tali pengikat khusus sambung tanaman atau pita plastik yang dapat menahan kedua batang agar tidak bergeser selama proses penyatuan.

Jangan menggunakan alat yang berkarat atau tumpul karena potongan dapat menjadi tidak rata. Permukaan yang rusak menyulitkan kedua batang untuk bertemu dengan baik. Bersihkan tangan dan tempat kerja sebelum memulai. Letakkan semua perlengkapan di dekat tanaman supaya batang yang telah dipotong tidak dibiarkan terlalu lama.

Gunakan sarung tangan jika diperlukan, terutama saat menangani bougenville yang memiliki duri. Pegang batang dengan hati-hati agar kulitnya tidak terkelupas di bagian yang tidak perlu. Setelah semua bahan siap, tentukan posisi sambungan sebelum memotong cabang. Persiapan ini membantu proses berlangsung lebih teratur dan mengurangi kesalahan.

4. Potong Batang pada Bagian yang Akan Disambungkan

Pilih cabang tanaman utama yang sesuai untuk menerima entres. Buat potongan dengan pisau tajam sesuai metode sambung yang digunakan. Salah satu cara yang dapat dicoba adalah sambung celah, yaitu membuat celah pada batang bawah untuk menempatkan ujung batang atas. Lakukan pemotongan dengan hati-hati agar jaringan tidak rusak.

Pada batang atas, buat pangkal berbentuk baji supaya dapat masuk ke celah batang bawah. Usahakan permukaan potongan tetap rata dan tidak tersentuh terlalu banyak. Bagian yang dipertemukan perlu menempel dengan baik. Jika ukuran batang berbeda, atur posisinya agar lapisan kambium pada setidaknya satu sisi saling bertemu.

Hindari memegang permukaan potongan secara langsung karena kotoran dapat menempel pada jaringan yang terbuka. Jangan membiarkan batang atas terlalu lama terkena udara setelah dipotong. Jika belum yakin dengan cara membuat potongan, berlatihlah menggunakan ranting sisa terlebih dahulu. Ketepatan potongan berpengaruh terhadap peluang kedua bagian menyatu.

5. Satukan Batang dan Ikat Bagian Sambungan

Masukkan pangkal batang atas ke dalam celah batang bawah sampai kedua bagian menempel. Periksa kembali posisi lapisan kambium pada sisi yang dipertemukan. Bagian ini tidak harus bertemu di seluruh permukaan, tetapi perlu bersentuhan pada setidaknya satu sisi agar jaringan dapat berkembang dan membentuk sambungan.

Ikat bagian sambungan menggunakan pita khusus tanaman atau bahan pengikat yang sesuai. Ikatan harus cukup kuat untuk mencegah batang bergeser ketika terkena angin, tetapi tidak menekan hingga merusak jaringan. Jika memakai bahan yang tidak dapat meregang, pantau pertumbuhan batang dan lepaskan atau ganti ikatan ketika mulai terlalu ketat.

Pastikan entres tetap berada pada posisi yang benar setelah diikat. Jangan sering menarik atau menggoyangkan cabang untuk memeriksa sambungan karena tindakan tersebut dapat mengganggu pembentukan jaringan. Beri penanda pada cabang jika tanaman memiliki beberapa sambungan. Penanda memudahkan pemantauan warna bunga dan kondisi setiap cabang selama perawatan.

6. Letakkan Tanaman di Tempat yang Mendukung Pemulihan

Setelah penyambungan selesai, letakkan tanaman di tempat yang mendapat cahaya cukup tanpa paparan terik sepanjang hari. Hindari memindahkan pot berulang kali selama masa pemulihan. Perubahan posisi dan kondisi lingkungan dapat menambah tekanan pada tanaman yang sedang membentuk jaringan baru di bagian sambungan.

Siram media tanam sesuai kebutuhan agar tetap lembap, tetapi tidak tergenang. Air yang berlebihan dapat mengganggu kondisi akar. Periksa kelembapan media sebelum menyiram kembali. Jika tanaman berada di luar ruangan, lindungi dari hujan deras dan angin yang dapat menggoyangkan cabang sambungan, terutama pada masa awal setelah pemotongan.

Jangan langsung memberi pupuk dalam jumlah banyak setelah proses penyambungan. Tanaman perlu waktu untuk menyesuaikan diri dan membentuk jaringan penghubung. Amati kondisi daun dan batang secara berkala. Jika entres mulai mengering atau menghitam, periksa kemungkinan kegagalan sambungan sebelum memutuskan untuk mengulang proses pada cabang lain.

7. Periksa Pertumbuhan dan Lepaskan Ikatan pada Waktunya

Perhatikan perubahan pada batang atas selama beberapa minggu setelah penyambungan. Tunas yang mulai tumbuh dapat menjadi tanda bahwa entres masih hidup, tetapi belum memastikan sambungan sudah kuat. Hindari menarik cabang untuk menguji kekuatannya. Biarkan jaringan berkembang sambil menjaga tanaman dari gangguan fisik.

Lama penyatuan bergantung pada kondisi tanaman, jenis sambungan, cuaca, dan keterampilan saat melakukan pemotongan. Karena itu, jangan menetapkan satu batas waktu yang berlaku untuk semua tanaman. Periksa ikatan secara berkala. Jika batang mulai membesar dan ikatan menekan kulitnya, kendurkan atau lepaskan dengan hati-hati ketika sambungan sudah cukup kuat.

Jika sambungan gagal, potong bagian yang mati menggunakan alat bersih dan biarkan tanaman pulih sebelum mencoba kembali. Kegagalan dapat terjadi ketika kambium tidak bertemu, entres kehilangan air, atau batang bergeser. Evaluasi penyebabnya sebelum mengulang proses. Cara ini membantu memperbaiki teknik dan mengurangi kerusakan pada tanaman utama.

8. Atur Cabang agar Setiap Warna Tetap Tumbuh

Setelah sambungan berhasil tumbuh, amati perkembangan setiap cabang. Pangkas tunas liar yang muncul dari batang bawah jika pertumbuhannya mengambil banyak sumber daya dari cabang sambungan. Namun, jangan memotong seluruh daun secara berlebihan karena tanaman tetap memerlukan daun untuk menghasilkan energi bagi pertumbuhannya.

Atur cabang dengan memangkas bagian yang saling bertumpuk atau tumbuh ke arah yang mengganggu. Gunakan alat bersih dan potong seperlunya. Pengaturan ini membantu setiap cabang memperoleh cahaya dan ruang untuk berkembang. Perhatikan pula penyangga jika cabang tambahan membuat salah satu sisi tanaman menjadi lebih berat.

Warna bunga yang muncul akan mengikuti varietas pada cabang yang berhasil disambungkan. Hasilnya tidak selalu langsung terlihat setelah sambungan tumbuh karena bougenville memerlukan waktu untuk berbunga. Tetap rawat tanaman sesuai kebutuhan air, cahaya, dan pemangkasan. Dengan perawatan tersebut, beberapa cabang berwarna dapat tumbuh pada satu tanaman.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Bougenville dengan Berbagai Warna

Apakah bougenville bisa memiliki beberapa warna bunga dalam satu tanaman?

Bisa. Beberapa varietas bougenville dapat digabungkan melalui teknik sambung batang. Setiap cabang yang berhasil disambungkan dapat menghasilkan bunga sesuai varietas asalnya.

Bagaimana cara membuat bougenville berbunga dua warna?

Sambungkan batang dari varietas yang memiliki warna bunga berbeda pada tanaman utama. Pastikan potongan batang bertemu dengan tepat, lalu rawat sambungan sampai tumbuh.

Apakah bougenville bisa diperbanyak melalui stek batang?

Bisa. Bougenville dapat diperbanyak melalui stek batang. Namun, stek dari satu varietas umumnya menghasilkan tanaman dengan warna bunga yang sama dengan tanaman induknya.

Berapa lama sambungan bougenville bisa menyatu?

Waktunya bergantung pada kondisi tanaman, cuaca, dan cara penyambungan. Periksa pertumbuhan tunas serta kondisi ikatan secara berkala tanpa menarik cabang untuk menguji sambungan.

Mengapa sambungan bougenville gagal tumbuh?

Sambungan dapat gagal karena kambium tidak bertemu, batang bergeser, entres kehilangan air, atau jaringan mengalami kerusakan. Gunakan alat bersih dan jaga sambungan tetap pada posisinya.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6