8 Cara Memperbanyak Bunga Kertas, Panduan Lengkap untuk Pemula

Cara memperbanyak bunga kertas lewat stek dan cangkok dengan mudah. Panduan lengkap memilih batang, media tanam, hingga perawatan agar cepat berakar.

Diterbitkan 26 Oktober 2026, 16:40 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bunga kertas dikenal karena warna brakteanya yang meriah dan tahan panas. Jika ingin koleksi bertambah tanpa membeli bibit, cara memperbanyak bunga kertas lewat stek batang adalah pilihan paling praktis, murah, dan cocok untuk pemula di rumah.

Menurut Homes & Gardens, situs berkebun asal Inggris, stek semi-lunak dan stek batang keras adalah metode yang paling umum dipakai. Keuntungan utamanya adalah penghematan biaya, dan akar biasanya muncul dalam empat hingga enam minggu atau lebih.

Selain stek, ada juga cangkok dan biji dengan hasil yang berbeda. Agar berhasil, Anda perlu memahami waktu, media tanam, dan perawatan yang tepat. Berikut delapan langkah dan tips yang bisa langsung dipraktikkan di kebun maupun di pot, Liputan6.com, Senin (26/10/2026).

1. Pilih Indukan yang Sehat dan Berbunga Lebat

Keberhasilan perbanyakan dimulai dari tanaman induk. Pilih bunga kertas yang sudah dewasa, tumbuh subur, dan bebas dari hama seperti kutu putih atau tungau. Hindari batang dengan daun menguning, layu, atau berbercak, karena bibit dari indukan yang lemah cenderung gagal berakar dan mudah membusuk.

Pilih juga indukan dengan warna bunga yang Anda sukai, sebab stek akan menghasilkan tanaman dengan sifat yang sama persis. Cara ini menjaga warna dan bentuk bunga tetap konsisten, sesuatu yang tidak bisa dijamin jika memakai biji.

2. Kenali Jenis Stek: Semi-Lunak dan Batang Keras

Stek semi-lunak diambil dari batang muda yang mulai mengeras. Cirinya masih lentur tetapi tidak terlalu lembek, dan menurut Homes & Gardens, stek semi-lunak bisa menjadi cara paling mudah memperbanyak bunga kertas. Stek batang keras diambil dari cabang yang sudah berkayu dan lebih tua.

Ia lebih tahan terhadap pembusukan, tetapi umumnya lebih lama berakar. Untuk pemula, mulailah dengan stek semi-lunak. Jika punya cukup bahan, coba keduanya sekaligus agar Anda tahu mana yang paling cocok dengan kondisi iklim dan media di lingkungan Anda.

3. Potong dengan Alat Steril dan Teknik yang Tepat

Gunakan gunting atau pisau tajam yang sudah dibersihkan dengan alkohol agar tidak menularkan penyakit. Potong batang sepanjang 15–20 cm, tepat di bawah buku daun, karena di titik inilah akar paling mudah muncul. Buang daun di bagian bawah dan sisakan dua atau tiga daun di bagian atas.

Jika daun terlalu lebar, gunting setengahnya untuk mengurangi penguapan. Hindari berlama-lama setelah memotong. Segera tanam stek agar ujung batang tidak mengering dan peluang berakar tetap tinggi.

4. Siapkan Media Tanam yang Porous

Bunga kertas tidak suka tanah becek. Campurkan tanah, pasir, dan sekam bakar atau perlit dengan perbandingan seimbang agar media gembur dan air mudah mengalir. Media yang terlalu padat membuat pangkal stek membusuk sebelum sempat berakar.

Gunakan pot kecil berlubang drainase, lalu basahi media hingga lembap, bukan basah kuyup. Buat lubang tanam dengan pensil atau kayu agar lapisan hormon di ujung stek tidak terkelupas saat dimasukkan. Tanam sedalam sepertiga panjang batang dan padatkan media di sekelilingnya agar stek berdiri tegak.

5. Gunakan Hormon Perangsang Akar (Opsional)

Hormon perangsang akar berbentuk bubuk atau gel dapat mempercepat dan meningkatkan keberhasilan stek. Celupkan ujung batang yang baru dipotong, ketuk perlahan untuk membuang kelebihan, lalu tanam. Jika tidak punya, Anda bisa memakai alternatif alami seperti air rendaman bawang merah atau madu encer.

Hasilnya memang tidak sekuat produk khusus, tetapi cukup membantu. Ingat, hormon hanyalah pendukung. Faktor penentu tetap kualitas stek, kelembapan, dan cahaya. Jangan terlalu banyak memakai hormon karena justru bisa menghambat pertumbuhan akar.

6. Tempatkan di Lokasi Terang dan Jaga Kelembapan

Letakkan pot di tempat yang terang tetapi tidak terkena sinar matahari langsung yang terik, misalnya teras dengan naungan paranet. Siram secukupnya setiap hari agar media tetap lembap, dan hindari genangan. Untuk menjaga kelembapan udara, tutup stek dengan plastik bening atau botol bekas yang dipotong, lalu buka sesekali agar udara bisa bersirkulasi.

Menurut sumber yang sama, sebaiknya mengambil beberapa stek sekaligus untuk memperbesar peluang berhasil. Bersabarlah, karena pada tahap ini tidak ada tanda-tanda pertumbuhan yang terlihat dalam beberapa minggu pertama.

7. Coba Metode Cangkok sebagai Alternatif

Jika stek kurang berhasil, cangkok atau layering bisa jadi pilihan. Homes & Gardens juga menyebutkan metode ini sebagai cara lain memperbanyak bunga kertas. Caranya, lukai sedikit kulit cabang yang lentur, tekuk ke tanah, lalu timbun bagian yang terluka dengan media dan tahan memakai batu atau kawat.

Biarkan cabang tetap menempel pada induk sampai akar terbentuk. Setelah berakar, potong dan pindahkan ke lokasi baru. Metode ini lebih lambat, tetapi tingkat keberhasilannya tinggi karena bibit tetap mendapat nutrisi dari tanaman induk selama proses berlangsung.

8. Pindahkan ke Pot Besar Setelah Berakar

Tanda stek sudah berakar adalah munculnya tunas atau daun baru dan batang yang tidak goyah saat disentuh. Pada tahap ini, pindahkan bibit ke pot lebih besar berisi campuran tanah subur dan kompos. Lakukan secara hati-hati agar akar halus tidak rusak, dan siram setelah pemindahan.

Biarkan bibit beradaptasi di tempat teduh beberapa hari sebelum dijemur penuh. Setelah kuat, beri pupuk seimbang secara berkala dan pangkas ujungnya agar bercabang. Dengan perawatan ini, bunga kertas hasil perbanyakan Anda akan tumbuh sehat dan siap berbunga lebat.

Pertanyaan Seputar Cara Memperbanyak Bunga Kertas

Berapa lama stek bunga kertas berakar?

Umumnya empat hingga enam minggu, tetapi bisa lebih lama tergantung suhu, jenis stek, dan kelembapan media.

Kapan waktu terbaik untuk menyetek bunga kertas?

Musim tumbuh yang hangat, saat tanaman aktif bertunas, adalah waktu terbaik. Hindari menyetek saat tanaman sedang stres atau cuaca terlalu ekstrem.

Bisakah bunga kertas diperbanyak dengan biji?

Bisa, tetapi cara ini kurang umum. Homes & Gardens menyebut stek lebih sering dipakai daripada biji. Hasil dari biji juga bisa berbeda dari induknya.

Apakah stek bunga kertas bisa dirooting di air?

Bisa, namun peluang busuk lebih besar. Media tanam porous seperti campuran tanah, pasir, dan sekam bakar umumnya memberi hasil lebih stabil.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6