Liputan6.com, Jakarta Bunga kertas atau bougenville menjadi pilihan populer untuk mempercantik pekarangan karena bunganya berwarna cerah dan dapat tumbuh rimbun. Namun, tanaman ini tidak selalu mudah berbunga jika ditanam tanpa memperhatikan media, pencahayaan, serta pola perawatannya. Memahami cara menanam bunga kertas sejak awal dapat membantu pertumbuhannya lebih optimal.
Pekarangan yang mendapat sinar matahari cukup bisa menjadi tempat ideal bagi bougenville untuk tumbuh subur. Tanaman ini juga memiliki karakter yang relatif mudah dirawat setelah beradaptasi dengan lingkungan. Meski begitu, kesalahan saat memilih bibit, menyiapkan media tanam, atau menyiram dapat membuat pertumbuhan kurang maksimal.
Agar bougenville tumbuh rimbun sekaligus rajin menghasilkan bunga, proses penanaman perlu dilakukan dengan tepat sejak awal. Cara menanam bunga kertas mencakup pemilihan bibit, persiapan pot atau lahan, penempatan tanaman, hingga penyiraman setelah ditanam. Berikut langkah-langkah yang dapat diterapkan di pekarangan rumah.
Advertisement
Menyiapkan Media Tanam dan Lokasi Tanam Bunga Kertas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311876/original/021192100_1785466813-f2e8f81f-a184-4b73-8fe4-058661b7381c.jpeg)
Persiapan awal cara menanam bunga kertas berpusat pada dua hal, yakni media tanam berpori dan lokasi yang terpapar matahari. Media yang gembur serta cepat kering membuat akar leluasa bernapas sekaligus terhindar dari pembusukan.
-
Pilih Lokasi Terbuka: Tempatkan tanaman di area yang menerima sinar matahari langsung minimal 6 jam sehari, misalnya halaman depan atau tepi pagar.
-
Racik Media Berpasir: Campurkan tanah gembur, pasir atau sekam bakar, dan kompos agar media bersifat porous. Gunakan media tanam yang subur atau racikan campuran media tanam murah meriah sebagai alternatif hemat.
-
Pastikan Drainase Lancar: Pakai pot berlubang di bagian dasar, atau buat bedengan sedikit tinggi bila menanam langsung di tanah.
-
Atur Jarak Tanam: Beri jarak antar-tanaman saat ditanam di tanah supaya tajuk leluasa melebar dan sirkulasi udara tetap terjaga.
Advertisement
Cara Menanam Bunga Kertas dari Stek Batang
Di antara berbagai teknik, stek batang menjadi metode paling populer dalam praktik cara menanam bunga kertas karena murah, cepat, dan berpeluang besar berhasil. Bibit hasil stek pun mewarisi sifat induk sehingga warna bunganya seragam.
Waktu paling ideal mengambil stek adalah ketika tanaman sedang aktif tumbuh, dengan memilih batang setengah berkayu yang keras di pangkal tetapi masih lentur di ujung. Dari potongan batang itu, akar baru umumnya mulai terbentuk dalam waktu sekitar tiga hingga empat minggu, ditandai dengan adanya tahanan saat batang ditarik perlahan.
-
Pilih Batang Dewasa: Ambil batang setengah berkayu yang sehat dan bebas hama sepanjang sekitar 15-20 cm. Teknik ini sama seperti cara memperbanyak tanaman hias dari stek batang pada umumnya.
-
Potong Menyerong: Potong pangkal batang secara miring dan meruncing memakai gunting tajam yang bersih agar jaringan tidak rusak. Langkah ini penting dalam cara stek tanaman untuk pemula.
-
Kurangi Daun: Sisakan beberapa daun di ujung dan buang daun bagian bawah untuk menekan penguapan berlebihan.
-
Tancapkan ke Media: Benamkan batang sedalam 5-10 cm ke media tanam, lalu padatkan dan tegakkan dengan bilah bambu jika perlu.
-
Simpan di Tempat Teduh: Letakkan pot di tempat teduh yang lembap tetapi tidak becek hingga tunas muncul. Bunga kertas termasuk tanaman bunga yang bisa diperbanyak dengan stek batang sebagaimana prinsip stek sebagai pembiakan vegetatif.
Menanam Bunga Kertas di Dalam Pot
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356981/original/073001600_1790228629-32efb31d-239a-48e4-b189-29d05266a50f.jpg)
Bagi pemilik lahan sempit, menanam di dalam wadah menjadi salah satu variasi cara menanam bunga kertas yang paling fleksibel. Uniknya, tanaman ini justru kerap lebih rajin berbunga ketika akarnya sedikit terkurung dalam pot.
Bunga kertas dalam pot cenderung berbunga lebih lebat dibanding yang ditanam langsung di tanah karena media di pot lebih cepat kering. Tanaman ini pun berbunga paling optimal saat akarnya sedikit sempit di dalam wadah.
-
Pilih Pot Berdrainase: Gunakan pot berdiameter cukup dengan lubang pembuangan air supaya media tidak tergenang. Pemilihannya mirip saat menyiapkan media tanam untuk tanaman dalam pot.
-
Isi Media Porous: Masukkan campuran tanah, pasir atau sekam, dan kompos seperti pada penanaman di tanah. Media dari tanah pot bekas yang didaur ulang juga bisa dimanfaatkan.
-
Tanam Bibit atau Stek Berakar: Posisikan pangkal akar sejajar dengan permukaan media, lalu tekan perlahan agar tanaman berdiri kokoh.
-
Jemur di Tempat Paling Terang: Letakkan pot di lokasi yang menerima matahari penuh, seperti sudut yang cocok untuk tanaman pot yang tahan panas.
-
Ganti Pot Bertahap: Saat akar memenuhi pot, pindahkan ke pot satu ukuran lebih besar saja agar media tidak terlalu lama basah, seperti prinsip menjaga tanaman tetap subur di pot kecil.
Advertisement
Merawat Bunga Kertas agar Rajin Berbunga
Tahap perawatan adalah penentu utama dalam cara menanam bunga kertas hingga benar-benar berbunga lebat. Kuncinya terletak pada pengaturan air, pemangkasan, pemupukan, dan sinar matahari yang seimbang.
-
Siram Secukupnya: Bunga kertas menyukai kondisi kering sehingga penyiraman berlebihan justru dapat menghambat pembungaan. Siram hanya ketika media mulai kering.
-
Terapkan Stres Air: Penyiraman yang dalam lalu dibiarkan mengering di antaranya justru memicu munculnya kuncup bunga. Hentikan siraman beberapa hari hingga daun sedikit layu, teknik yang serupa dengan cara merangsang pohon bougenville berbunga lebat.
-
Pangkas secara Rutin: Bunga kertas berbunga pada tunas pertumbuhan baru sehingga pemangkasan sebaiknya dilakukan menjelang musim tumbuh, tepat setelah masa berbunga. Pemangkasan ini bisa dipadukan dengan cara mengerdilkan pohon bougenville dan langkah merawat bunga bougenville agar tidak gampang rontok.
-
Pupuk Berkala: Berikan pupuk sekitar sebulan sekali dengan kandungan nitrogen rendah. Pupuk dengan kandungan nitrogen rendah membantu bunga kertas mengurangi pertumbuhan daun yang berlebihan sehingga energi tanaman dapat lebih banyak diarahkan untuk pembentukan bunga.
-
Jaga Sinar Matahari Penuh: Sebagaimana dilaporkan University of Florida, sinar matahari adalah faktor penentu, sebab makin banyak cahaya makin banyak bunga, sedangkan nitrogen berlebih hanya memicu tumbuhnya daun. Ikuti pula bocoran rahasia merawat bougainvillea agar bunganya lebat.
Masalah Umum saat Menanam Bunga Kertas dan Solusinya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546094/original/025018700_1775273035-bou.jpg)
Meski tergolong tanaman bandel, bunga kertas tetap bisa menghadapi sejumlah kendala, terutama saat pertumbuhan dan pembungaannya tidak sesuai harapan. Mengenali gejalanya sejak dini memudahkan penanganan sebelum tanaman benar-benar merana.
-
Hanya Rimbun Daun tanpa Bunga: Umumnya dipicu kurangnya matahari atau pupuk nitrogen berlebih. Prinsip cahaya penuh ini juga berlaku seperti saat merawat pohon hias anting putri agar rajin berbunga.
-
Daun Menguning: Sering menjadi tanda penyiraman berlebih, jadi biarkan media mengering di antara waktu penyiraman.
-
Daun Rontok: Bisa merupakan proses alami seusai masa berbunga yang lalu diikuti tumbuhnya tunas baru, tetapi bisa juga akibat air yang berlebihan.
-
Akar Membusuk: Dipicu media yang terlalu lembap dalam waktu lama, sehingga drainase pot wajib dipastikan lancar.
-
Serangan Hama: Kutu daun dan kutu putih dapat mengganggu tunas baru; kutu daun bisa disemprot air atau sabun insektisida, sedangkan ranting berkutu putih sebaiknya dipangkas.
-
Waspadai Duri: Batangnya berduri tajam sehingga kenakan sarung tangan tebal saat memangkas. Karakter ini membuatnya sering dipilih sebagai pagar hidup, termasuk dalam daftar tanaman bunga yang dibenci ular.
-
Tumbuh Terlalu Liar: Cabangnya cepat memanjang, jadi kendalikan dengan pemangkasan teratur dan rambatkan pada penyangga. Cocok dijadikan tanaman berbunga lebat untuk penutup pagar maupun tanaman untuk rumah menghadap barat.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Bunga Kertas
Akar pada stek umumnya mulai terbentuk dalam waktu sekitar tiga hingga empat minggu. Setelah tanaman cukup kuat, bunga bisa mulai bermunculan dalam hitungan bulan, tergantung intensitas cahaya, penyiraman, dan pemupukan.
Kenapa bunga kertas hanya rimbun daun tetapi tidak berbunga?
Penyebab tersering adalah kurangnya sinar matahari, media yang terlalu sering disiram, atau pupuk dengan kandungan nitrogen tinggi. Pindahkan ke tempat paling terik, kurangi frekuensi menyiram, dan terapkan sedikit stres air agar tanaman terpicu berbunga.
Apakah bunga kertas bisa ditanam di dalam pot?
Bisa, bahkan sering lebih rajin berbunga karena media di pot cepat kering. Gunakan pot berlubang, media porous, dan letakkan di lokasi paling banyak matahari, mirip konsep kombinasi bunga hias dan tanaman buah dalam pot di teras rumah.
Dengan memahami setiap tahapan mulai dari media tanam, stek batang, penanaman di pot, hingga perawatannya, bunga kertas dapat tumbuh subur dan mewarnai pekarangan sepanjang tahun. Selain mempercantik rumah, bougenville juga dikenal sebagai tanaman hias populer yang perawatannya bersahabat bagi para pemula.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358245/original/052346800_1790327542-HOAX__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358342/original/058812500_1790333709-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356980/original/042581900_1790228629-6b0f3dca-893a-4dfd-b8bf-e3fae47067b5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353866/original/038717600_1789981293-xWViVVCw2gCIfbj1igmX8bvKdDCIOSy1fJn3yO3m.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353394/original/021937900_1789962697-01M2T6ZFQVYZH7EV0SR4J72WZW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353391/original/083820900_1789962693-01M2T6Y6DYXTGFMNHBV3JW3Y87.jpg)